Pelantikan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2013 - 2017. -
Menangkap Pesan IDB Tentang Problem SosialSebelum acara konferensi yang diselenggarakan oleh IDB di Tajikistan secara resmi dibuka,... |
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di Mata IDBDari sekian banyak perguruan tinggi yang mendapatkan bantuan pendanaan dari IDB, baik... |
Mencari Isyarat Keberagamaan di TajikistanInformasi pertama kali yang saya dapatkan ketika nyampai di Tajikistan adalah menyangkut... |
|
More in: Artikel Prof. Dr. Imam Suprayogo |
Selamat dan sukses atas dilantiknya Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2013 - 2017. -
Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2013/2014. Info lengkap: http://pmb.uin-malang.ac.id -
Jalin silaturrahim dan sharing pengetahuan bersama sivitas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan bergabung di UinBLOG. -








![]() | Hari ini | 9874 |
![]() | Kemarin | 24587 |
![]() | Minggu ini | 93267 |
![]() | Bulan ini | 565035 |
![]() | Total | 29156202 |
| Kebersamaan PTAIN dalam Melaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SMPB) |
|
|
|
| Minggu, 05 Februari 2012 16:23 |
|
Pada tanggal 2 Perbruari 2012 bertempat di ruang pertemuan Kantor Kementerian Agama, di Jl, Thamrin Jakarta, telah dilaksanakan acara launching SMPB-PTAIN tahun 2012 oleh Menteri Agama. Pada acara itu hadir pula Dirjen Pendidikan Islam, Direktur Perguruan Tinggi Islam, Direktur Utama Bank Mandiri beserta jajaran Direksi dan staf, para rektor UIN, IAIN dan Kertua STAIN serta undangan lainnya.
Sudah tiga tahun berturut-turut, saya ditunjuk oleh Menteri Agama sebagai Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru secara nasional. Saya rasakan agak berbeda, persiapan penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2012 ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Para Rektor UIN dan IAIN dan ketua STAIN, tampak telah merasakan adanya keuntungan yang cukup besar dengan adanya kebersamaan dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru ini.
Selain itu, penerimaan mahasiswa baru secara nasional memang merupakan keharusan dari Kementerian Agama. Jumlah calon mahasiswa baru yang diterima melalui SPMB-PTAIN minimal 60 % dari seluruh yang diterima pada tahun itu. Selebihnya, PTAIN boleh melaksanakan seleksi secara mandiri, namun pendaftaran ujian masuk baru boleh dilaksanakan setelah SPBM-PTAIN selesai dilaksanakan. Ketentuan Dirjen Pendidikan Islam tersebut rupanya diterima oleh semua pimpinan PTAIN.
Pada acara launching dan penanda tanganan naskah kerjasama antara Panitia SPMB-PTAIN tahun 2012 dan Bank Mandiri, juga diserahkan secara simbolik beasiswa oleh Direktur Utama Bank Mandiri kepada Menteri Agama yang selanjutnya akan diperuntukkan bagi mahasiswa baru PTAIN sebanyak 520 orang, dengan jumlah sebesar 3 milyard rupiah lebih. Masing-masing PTAIN akan mendapatkan jatah untuk 10 mahasiswa.
Beberapa keuntungan dari pelaksanaan seleksi mahasiswa baru secara bersama, selain akan terjadi efisiensi dan kemudahan bagi para peserta, juga akan memberikan informasi tentang input mahasiswa masing-masing PTAIN yang tersebar di seluruh Indonesia. Para calon mahasiswa akan mengikuti ujian masuk dengan standar soal yang sama secara nasional, sehingga kualitas input masing-masing PTAIN akan dapat diketahui. . Pelaksanaan seleksi masuk menjadi efisien oleh karena penyusunan soal ujian maupun pengolahan hasilnya dilaksanakan secara bersama. Keuntungan lain, calon mahasiswa boleh mengikuti ujian di PTAIN terdekat dengan tempat tinggalnya, sekalipun mereka memilih PTAIN lain yang lebih jauh. Dalam ujian masuk itu, peserta juga dibolehkan memilih lebih dari satu pilihan jurusan yang ada di PTAIN yang berbeda.
Saya melihat pada acara lauching SPMB-PTAIN tersebut ada gairah atau semangat baru dari masing-masing Pimpinan PTAIN untuk membangun kebersamaan dalam rangka meraih kemajuan bersama. Semangat itu juga diinspirasi oleh sambutan Menteri Agama. Beliau menjelaskan bahwa kajian Islam tidak selayaknya didikotomikan antara ilmu agama dan ilmu umum. Menteri Agama memberikan perspektif bahwa ilmu harus dilihat secara utuh dan komprehensif. Pandangannya itu menjadi sangat jelas, ketika menyitir al Qur’an Surat Ali Imran ayat 119 dan 120. Di sana disebutkan tentang konsep ulul al baab, yaitu orang-orang yang berdzikir tatkala berdiri, duduk dan berbaring; dan orang-orang yang selalu memikirkan ciptaan Allah baik di langit dan di bumi dan kemudian meyakini bahwa semua yang diciptakan oleh Allah tidak ada yang sia-sia.
Dengan menyitir ayat tersebut, maka Menteri Agama mengajak para pimpinan PTAIN untuk memahami kembali wilayah kajian Islam yang sedemikian luas. Kajian Islam yang terbatas dan sempit hanya akan melahirkan pikiran-pikiran sempit dan terbatas pula. Dengan demikian, Perguruan Tinggi Islam diharapkan mampu membawa para mahasiswa dan sivitas akademika memahami Islam dalam kontek luas hingga berhasil melahirkan sarjana yang tidak saja benar dalam melakukan kegiatan ritual, tetapi juga memiliki keluasan ilmu pengetahuan, berkualitas unggul, membangun keadilan dan berwatak profesional. Inilah buah kebersamaan dari pelaksanaan SPMB-PTAIN, yaitu bahwa pimpinan PTAIN akan memiliki persepsi yang sama dalam membangun pendidikan Islam yang lebih ideal. Wallahu a’lam. |