Pohon Ilmu UIN Maliki

Tentang Situs

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website Kami?
 

Sekilas Info

Kalender Akademik UIN MALIKI Malang 2011/2012 dapat di download di_sini


Jadwal Kegiatan Layanan Online UIN MALIKI Malang 2011/2012 semester genap dapat di download di sini


Kalender Akademik UIN MALIKI Malang 2012/2013 semester gasal dapat di download di_sini


Download Surat Permohonan Company Profile Rekanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang


Download Form Isian Data Rekanan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Pengunjung

Kami memiliki 345 Tamu online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini13897
mod_vvisit_counterKemarin29370
mod_vvisit_counterMinggu ini72703
mod_vvisit_counterBulan ini544471
mod_vvisit_counterTotal29135638
Wujudkan Taman Demokrasi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Aries Musnandar   
Minggu, 08 Juli 2012 05:23

INDONESIA telah memasuki era demokrasi. Di mana-mana orang bebas mengemukakan pendapat, bahkan terkesan "kebablasan" dengan melakukan unjuk rasa di jalan-jalan umum yang lalu lintasnya macet.

Berunjuk rasa di sembarang tempat dan sembarang waktu membikin runyam kondisi jalan umum yang dilalui publik. Kran demokrasi yang telah dibuka tidak boleh ditutup kembali. Hanya saja mungkin perlu saluran yang tepat dan memadai.

Maka saya usulkan agar di setiap kota diadakan taman demokrasi yang membolehkan masyarakat yang ingin menyampaikan unek-unek dan aspirasinya di taman yang khusus diperuntukkan buat mereka.

Taman itu bisa berupa sebuah lapangan luas semacam di negara demokrasi seperti Inggris yang memiliki taman demokrasi yang berada di wilayah "Hyde Park Corner". Di lokasi itu rakyat dan masyarakat bebas berekspresi dan menyalurkan pendapat, gagasan, ide bahkan kritik pedas kepada siapa pun yang dilindungi oleh undang-undang.

Taman demokrasi di setiap daerah diperlukan agar penyaluran aspirasi tidak dilakukan dengan cara-cara yang malah mengganggu pengguna jalan sehingga membuat masyarakat lainnya terganggu.

Dengan adanya taman demokrasi di kota-kota, maka kita telah belajar bagaimana seharusnya berpendapat tanpa mengganggu orang lain. Maka kepentingan semua pihak dapat terakomodasi dengan baik.

(ditulis oleh: Aries Musnandar - pada tanggal 07 Juli 2012 05:52 WIB telah dikirimkan ke berbagai media dan dimuat sebagai sebuah gagasan)