Pohon Ilmu UIN Maliki

Tentang Situs

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website Kami?
 

Sekilas Info


Kalender Akademik UIN MALIKI Malang dapat di download di_sini

Pemberitahuan Pembuatan KTM 2009 dapat di download di_sini

Pengunjung

Kami memiliki 85 Tamu online
Perkembangan UIN Malang Cukup Pesat PDF Cetak E-mail
Jumat, 20 Maret 2009 07:46
GEMA-Kedatangan mantan Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. H. Yahya Muhaimin di UIN Malang, ternyata tidak disia-siakan oleh birokrat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mereka langsung mengadakan pertemuan di gedung pertemuan perpustakaan lantai dua (6/2).
Pertemuan dialogis yang dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing birokrasi tersebut khusus berdialog mengenai permasalahan pendidikan masa depan. Dalam pembukaannya, Imam Suprayogo, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang     mengatakan bahwa UIN ingin menciptakan pendidikan dengan metode baru yang memiliki ‘digdoyo’ (memunculkan kekuatan baru. red). “Semoga dengan kedatangan mantan menteri pendidikan nasional ini dapat memberikan masukan-masukan dan arahan soal pendidikan ke depan, harusnya seperti apa sehingga langkah-langkah ke depan cocok untuk merespon masa depan,” harapnya.

Masalahnya, tambahnya, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selama ini terus melakukan upaya peningkatan di bidang akademisnya dan penulisan karya ilmiah dari para dosen. “Selama dua tahun terakhir ini, UIN Press telah menerbitkan buku sebanyak 131 judul buku dari berbagai hasil penelitian para dosen UIN Malang,” bebernya.
Di tengah pertemuan tersebut,  Prof. Dr. H. Yahya Muhaimin menilai bahwa perkembangan yang terjadi di UIN Malang cukup pesat, baik perubahan di bidang sarana perkuliahan, maupun fasilitas gedung yang megah.
Dalam waktu dua tahun UIN Malang mampu menerbitkan buku sebanyak 131 judul buku. “ini merupakan perkembangan yang luar biasa, pasalnya di UGM tidak pernah mencetak buku sebanyak itu,” ungkapnya.
Akan tetapi, kata guru besar UGM tersebut, alangkah baiknya jika buku-buku tersebut di seminarkan agar mendapatkan masukan dan kritikan untuk menyempurnakan hasil tulisan tersebut. “Itu akan menjadikan hasil tulisan dan penelitian dosen UIN lebih baik,” ungkapnya. (*)