Hanif Dhakiri: 3 Hal Untuk Menghadapi Era Persaingan
Abadi Wijaya Jumat, 18 November 2016 . in Berita . 724 views
1084_hanif-dhakiri.jpg
Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri bersama Rektor UIN Maliki Mudjia Rahardjo saat akan mengisi kuliah tamu di Aula Rektorat Lt. 5, Kamis (17/11).

 

GEMA-Kampus Ulul Albab kembali kedatangan orang penting. Kali ini Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif Dhakiri.

Sebelumnya UIN Maliki juga kedatangan Ibu Risma Wali Kota Surabaya. Dengan tema Ketenagakerjaan di Indonesia Peluang dan Tantangan menteri kelahiran Salatiga ini mengajak mahasiswa UIN khususnya untuk bisa bersaing di era global. Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Maliki Mudjia Rahardjo dan segenap petinggi kampus lainnya. Kuliah tamu ini dilaksanakan di Aula Rektorat Lt. 5, Kamis (17/11).

Dalam sambutannya Prof. Mudji sangat mengapresiasi kehadiran Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. “Kampus ini harus menciptakan para pemimpin makanya kita harus mencontoh orang-orang penting,” ungkapnya dengan penuh harapan. Umat Islam saat ini masih dalam keadaan berkembang. Rektor kelahiran Blitar ini ber-azam untuk mengembalikan kejayaan Islam masa lalu melalui UIN Malang. “Oleh karena itu, kampus ini harus sering dikunjungi oleh orang besar,” tegasnya.

Sementara itu menteri yang menyelesaikan studi S2 di UI ini menyampaikan, negara ini memang banyak sekali ditimpa masalah. Maka dari itu perlu disiapkan SDM sebaik-baiknya untuk menghadapi era persaingan ini. Ada tiga hal yang harus dimiliki oleh generasi pekerja saat ini. Yang pertama, mereka harus mempunyai karakter. Kejujuran, disiplin, dan akhlak mulia adalah realisasi dari karakter. “Tentunya mahasiswa UIN sudah pasti memiliki satu hal ini,” ujar bapak dari tiga orang anak ini. Yang kedua adalah kompetensi, dalam dunia kerja haruslah mempunyai skill sesuai dengan standar yang dibutuhkan. Dan ketiga inovasi atau kreativitas, elemen terakhir ini untuk membantu dalam berkompetisi di era persaingan saat ini.

Menurutnya, jika tiga hal tersebut dimiliki para mahasiswa maka tidak akan ada yang hidup susah. “Di era persaingan memang kita harus bangkit dan tanamkanlah karakter sebaik baiknya,” tegas menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK tersebut. Karena karakter adalah hal yang paling sulit dibentuk dari seseorang. (ars/nhl)

(Ajay)