Rektor Minta Kabiro Keuangan Tingkatkan Pelayanan


» Jumat, 3 Maret 2017 13:15, Oleh: Abadi Wijaya, Kategori: BeritaHit: 371

1142_lepas-jabatan.jpg
LEPAS JABATAN: Cholidah dan Mahfudz Shodar saat menandatangani surat penyerahan jabatan di Ruang Rektor.

GEMA-Usai menjabat selama tiga tahun sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Cholidah resmi melepas masa kerjanya, Kamis (2/3). Jabatannya saat ini digantikan oleh Mahfudz Shodar, mantan Kepala Kantor Wilayah Propinsi Jawa Timur. Tepatnya di Ruang Rektor Gedung Rektorat Lt. 1, Cholidah secara resmi menandatangani surat penyerahan jabatan. Tidak hanya disaksikan oleh Rektor dan Wakil Rektor UIN Malang, para dekan dan petinggi kampus juga menjadi saksi momen resmi tersebut.

Saat memberi sambutan, Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si mengapresiasi kinerja yang dipimpin oleh wanita kelahiran 1957 tersebut. Ia mengatakan, “Bu Cholidah sangat cepat dalam merespon kebijakan-kebijakan kampus maupun pemerintah.” Guru Besar Sosiolingustik tersebut juga mengatakan bahwa kinerja seperti itu penting untuk dilanjutkan oleh penerusnya. Meskipun pekerjaan tidak selalu berjalan mulus, namun menurutnya hingga saat ini hasil kinerja kabiro keuangan sudah sangat baik. Ia juga mengatakan, meskipun tahun lalu kampusnya sempat menduduki sepuluh besar penyerap terendah di antara perguruan tinggi yang lain, ia berharap kabiro yang baru dapat terus memaksimalkan kinerjanya. Agar, universitas yang dijuluki Kampus Ulul Albab tersebut menjadi Badan Layanan Umum (BLU) pelaksana remunasi terbaik. “Saya harap kedepannya, kabiro beserta staffnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Saat diwawancarai, Cholidah mengatakan bahwa dirinya merasa bersyukur telah menyelesaikan tugasnya dengan baik meskipun beberapa kendala menjadi tantangannya. “Tentunya dengan bantuan dan kerjasama dari berbagai pihak, akhirnya saya dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik,” tegasnya. Ia melanjutkan, “Seperti yang dikatakan pak rektor tadi, meskipun kita pernah berada pada posisi penyerapan yang rendah, itu bukan karena kita yang tidak bisa, tapi karena SK yang disediakan belum ada.” Di sisi lain, masih kata Cholidah, ada belanja modal yang belum tuntas karena kondisi tertentu. Meskipun begitu, ia berharap penggantinya nanti dapat bekerja lebih baik darinya dengan bantuan semua pihak kampus.

Mahfudz Shodar, mengonfirmasi bahwa dirinya akan menjalankan tugas sesuai dengan visi misi UIN Malang. Menurutnya, dengan jabatan barunya ini ia merasa mendapat tantangan baru. “Meskipun masih terasa berat bagi kami, jabatan ini merupakan ilmu baru bagi kami,” ujarnya saat wawancara. Ia juga berharap dapat berkerjasama dan saling mendukung dengan berbagai pihak kampus. Sehingga, kata Mahfudz, semua program yang dirancang oleh rektor bisa terlaksana dengan baik.(hni)

 

(Ajay)