Dukung Kemerdekaan Palestina


» Kamis, 4 Mei 2017 09:01, Oleh: Abadi Wijaya, Kategori: BeritaHit: 529

1165_kuliah-umum.jpg

GEMA-Kementerian Luar Negeri RI bekerjasama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar aksi solidaritas kepeduliannya terhadap kemerdekaan Palestina. Wakil Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Taher Ibrahim Abdallah Hamad, mengajak seluruh sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut mendukung terhadap upaya kemerdekaan Palestina. Rabu, (3/5).

Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Ronny Prasetyo Yuliantoro dalam sambutannya mengatakan polemik yang membelenggu Palestina dari kecaman Israel hingga saat ini terus memakan korban kemanusiaan. Polemik dua negara tersebut harus secepatnya diselesaikan, setidaknya Dewan Keamanan PBB terus menekan agar Israel segera menghentikan pembangunan ilegal di negara Palestina. Untuk mengatasi kekalutan masalah Palestina setidaknya ada tiga poin yang harus diperhatikan yaitu situasi dunia, aktor pelaksana politik luar negeri, dan teknologi. “Sebagai agent of change kalian juga termasuk dalam aktor politik yang membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut,” tegas Ronny.
Meski tidak mudah, pemerintah Indonesia, tegas dia, akan terus menggalang dukungan agar perseteruan dua negara tersebut menemukan titik solusi menuju perdamaian. Untuk itu, melalui kegiatan kuliah umum dengan tema “Dukungan Indonesia Kepada Palestina dan Peran Pemuda dalam Mendukung Diplomasi Politik” ini diharapkan mampu menggugah dan menggerakkan pemuda Indonesia untuk turut serta mendukung kemerdekaan Palestin. “Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah Indonesia dalam mendukung kedaulatan di Palestina,” katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Malang Prof. Mudjia Rahardjo, M.Si, menghimbau kepada seluruh mahasiswa UIN Malang agar lebih peka terhadap permasalahan global. Menjadi mahasiswa tidak hanya membaca buku dan belajar di kelas saja. Akan tetapi, harus peka terhadap permasalahan global dan ikut mengatasinya. “Permasalahan global PR bagi semua mahasiswa,” tegasnya.
Prof. Mudji juga menegaskan bahwa UIN Malang ingin melakukan kerjasama dengan Kementerian Luar Negeri dalam upayanya mebahas permasalahan Global. “Sudah lama sekali Saya ingin melakukan kerjasama UIN Malang dengan Kementerian Luar Negeri khususnya dalam membahas permasalahan Palestina ini,” ujarnya. (kns)

(Ajay)