BELAJAR KOLABORATIF DAN MANDIRI
Iffatunnida Selasa, 20 Februari 2018 . in Berita . 372 views
1398_relo.jpg

GEMA-Menyemangati mahasiswa untuk lebih aktif di kelas tentu menjadi tugas semua dosen. Berbagai macam teknik pengajaran pun menyasar tujuan tersebut. Salah satunya pembelajaran kolaboratif di kelas. Yuta Otake, salah satu dosen RELO di UIN Malang berbagi pengalaman mengajarnya dalam workshop yang diadakan Unit PKPBI, Selasa (20/2).

Menurut Yuta, mahasiswa akan lebih berpartisipasi dalam kelas jika atmosfir belajar menyenangkan. “You cannot make your students sit and do the exercises in the textbook for some hours,” jelasnya. Karenanya, ia mengajak seluruh peserta workshop untuk mempraktikkan beberapa kegiatan.

Selain bergerak menggunakan body language, pria kelahiran New York tersebut juga mengajak peserta untuk bergerak di dalam ruang workshop. Ia yakin ‘running dictation’ sangat ampuh untuk membunuh kebosanan dalam kelas.

Namun, masih menurut Yuta, mahasiswa juga harus belajar mandiri. Mereka tidak bisa seterusnya bekerjasama untuk mengerjakan proyek, misalnya. Mengajarkan mahasiswa mandiri sejak dini tentu menghindarkan mereka dari terlalu bergantung pada teman sekelasnya.

Banyaknya tujuan pembelajaran di suatu institusi kadang tidak berimbang dengan jam mengajar di kelas. Karenanya, pemateri berusia 32 tahun itu pun menyemangati para dosen untuk tetap optimis. “Never lose the passion. If we see something is wrong, then it is our job to change it,” tuturnya. (nd)

(INFOPUB)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up