WR I: EMPAT PROGRAM PRIORITAS
Abadi Wijaya Rabu, 11 April 2018 . in Berita . 55 views
1446_wr-1.jpg

GEMA-Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Zainuddin, MA. memaparkan rencana program prioritas keakademikannya, salah satunya soal percepatan guru besar, penyusunan Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia (KKNI) pada seluruh Prodi, Program 1000 buku UIN Malang, dan sertifikat ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) (10/4).
Mantan Dekan Fakultas Tarbiyah itu meminta agar seluruh prodi melakukan percepatan terhadap para dosen yang belum S-3 agar segera melanjutkan studinya hingga program doctoral. Sementara, bagi yang sudah S-3 diminta secepatnya menyiapkan segala kebutuhannya untuk mengejar percepatan guru besar. “Saat ini jumlah guru besar di UIN Malang masih 7 orang, dan itu masih sangat,” paparnya.
Selain percepatan guru besar, diharapkan masing-masing prodi memiliki kurikulum berbasis KKNI. Secara konseptual KKNI ini memiliki empat empat parameter keilmuan, yaitu ilmu pengetahuan (science), pengetahuan (knowledge), pengetahuan praktis (know-how), dan keterampilan (skill). “Untuk itu saya harapkan setiap prodi memiliki standar kurikulum berbasis KKNI,” harapnya.
Selain itu, Zainuddin juga menghimbau kepada seluruh dosen di lingkungan UIN Malang agar berlomba-lomba menulis buku, baik buku ajar ataupunn buku hasil risetnya. Melalui program menulis 1000 buku ini diharapkan para dosen UIN Malang semakin produktif. Pasalnya, menulis itu butuh kemauan yang kuat dan dampaknya bagi lembaga ini sangat besar. “Jangan pernah takut salah dalam menulis,” tegasnya.
Menyoal persiapan sertifikasi AUN-QA ini, dia menegaskan UIN Malang mau tidak mau harus memenuhi standarisasi pelayanan pendidikan bersertifikat AUN-QA.
AUN merupakan organisasi jejaring universitas di tingkat Asean yang memiliki tujuan memperkuat dan memperluas kerjasama di bidang pendidikan tinggi antar negara di Asean.
Saat ini, kata dia, Indonesia mempunyai empat perguruan tinggi yang menjadi anggota AUN-QA dan mendapatkan assessment AUN-QA tiap tahunnya yaitu UI, UGM, ITB, dan UNAIR. “Jadi selain mengintegrasikan keilmuan, UIN Malang juga harus mempersiapakn proses internasionalisasi lembaga. Tentunya SDM nya juga harus disiapkan dengan matang,” pungkasnya.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up