WR III: FOKUS PENATAAN STRUKTURAL
Abadi Wijaya Rabu, 11 April 2018 . in Berita . 138 views
1447_gus-is.jpg


GEMA-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Isroqunnajah melakukan evaluasi terhadap struktur keorganisasian di bagian Kemahasiswaan. Dia menata strukturalnya menjadi lima bidang. Bidang Keorganisasian, Bidang Minat dan Bakat, Bidang Kesejahteraan, Bidang Publikasi dan Dokumentasi, serta Bidang Mahasiswa Asing (10/4).
Untuk bidang Keorganisasian, difokuskan lebih pada pemberdayaan SDM di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), leadership, character building, workshop, OMIK, pendampingan OMIK dan pelaksanaan Pemilu Raya (Pemira). “Berdasarkan fakta di lapangan, pesta demokrasi mahasiswa dalam ajang pemira yang ikut andil mencoblos hanya 30 persen saja dari total 16 ribu mahasiswa UIN Malang,” paparnya.
Data tersebut, kata Gus Is sapaan akrab Dr. Isroqunnajah menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Malang minat keorganisasiannya sangat sedikit, hal ini perlu dilakukan formula khusus agar mahasiswa baru UIN Malang memiliki kemauan yang kuat untuk mengembangkan soft skill nya. Baik di tingkatan UKM, ataupun Omik pada umumnya. “Keaktifan mahasiswa di organisasi OMIK akan memberikan dampak yang signifikan bagi kemandirian mereka kelak,” terangnya.
Sementara itu, khusus di bidang publikasi dan dokumentasi, UIN Malang harus memperbanyak kerjasama dengan para awak media. Baik media elektronik maupun cetak. Jika kerjasama ini dibangun, tentunya akan meningkatkan publikasi prestasi baik di tingkatan lembaga hingga mahasiswa. “Sehingga, prestasi-prestasi yang diraih bias terpublikasikan kepada publik,” paparnya.
Misalnya saja, kata dia, ada mahasiswa UIN Malang menjuarai lomba baik tingkat nasional maupun internasional bisa dipublikasikan baik di media elektronik maupun etak. “Prestasi-prestasi yang diraih oleh mahasiswa UIN Malang sangat banyak sekali, akan tetapi yang terpublikasikan hanya sebagian kecil saja,” terangnya.
Hal ini perlu dilakukan kerjasama dengan para media agar proses publikasi prestasi baik akademik maupun non akademik tersebut bisa terpublikasikan. “Dampak dari publikasi ini sangat luar biasa bagi Uin Malang,” tegasnya.
Sementara itu persoalan mahasiswa asing ini perlu dilakukan evaluasi agar prosentasi penerimaan jumlah mahasiswa asing terus ditambah, baik melalui pola kerjasama dengan kedutaan luar negeri maupun dengan pihak Kemenag. “Jangan sampai UIN menerima mahasiswa asing yang tidak sesuai dengan harapan UIN Malang, karena hal itu justru akan menambah masalah tersendiri,” evalnya menegaskan.

(Ajay)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up