Daftar Penulis: Iffatunnida


IPK TURUN KARENA OMIK, BUBARKAN!
Jumat, 20 April 2018 . in Berita . 111 views
1459_omik.jpg

GEMA-Pasca Pemilu Raya, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Malang mengadakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK), Kamis (19/4). Sri Harini, Dekan Fakultas Saintek melantik pengurus OMIK di fakultasnya di Auditorium Fakultas Saintek Lt. 4.
Ia memperingatkan agar seluruh pengurus tidak menjadikan OMIK sebagai alasan menurunnya indeks prestasi. Pasalnya, banyak kasus mahasiswa yang aktif di organisasi namun melalaikan tugas utama sebagai mahasiswa. “Kalau saya dengar kasus seperti itu lagi, OMIK saya bubarkan!” tegasnya.
Di samping itu, Rini berpesan, kewajiban mengemban tugas OMIK harus dilaksanakan dengan tanggung jawab. Jika program kerja sebelumnya belum rampung, maka tugas mereka untuk menuntaskannya selama setahun ke depan. “Tentu saja dengan harapan agar mendapatkan hasil yang lebih baik,” imbuhnya. Menurutnya, sebuah organisasi menjadi besar dan sukses jika mampu menghargai peninggalan pimpinan di masa lalu.
Selain calon anggota OMIK Fakultas Saintek, acara tersebut juga dihadiri oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) dari berbagai fakultas, dan pimpinan masing-masing jurusan. (na/nd)

Lebih Lanjut »
DOSEN UIN MALANG WAJIB TERDAFTAR DI SINTA
Kamis, 19 April 2018 . in Berita . 96 views
1458_lukman.jpg

GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menempati peringkat kelima dari ribuan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Peringkat ini disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Jurnal Ilmiah di Rumah Jurnal, Rabu (18/4). Peringkat universitas dan dosen dapat dilihat di situs Science and Technology Index (SINTA).
Dr. Lukman menjelaskan, SINTA merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini meliputi kinerja peneliti/penulis, jurnal, dan institusi untuk mendorong publikasi ilmiah. “Tahun ini seluruh dosen dari berbagai universitas termasuk UIN Malang wajib terdaftar dalam SINTA,” tegasnya.
Menurutnya, situs ini dapat memantau kualitas dosen dalam publikasi karya ilmiah baik berupa buku maupun jurnal. Untuk mengangkat peringkat universitas, maka dosen dapat bersaing secara sehat melalui situs tersebut.
Dari 500 dosen yang ada di Kampus Ulul Albab, sebanyak 189 dosen yang telah terdaftar di SINTA. Selain untuk melihat kualitas universitas dan dosen, SINTA juga berfungsi menaikkan jabatan dosen. “Grafik peningkatan kualitas dosen juga mempengaruhi pendapatannya,” imbuhnya. (mil/nd)

Lebih Lanjut »
PENTINGNYA KODE ETIK PUBLIKASI
Kamis, 19 April 2018 . in Berita . 41 views
1457_irwansyah.jpg

GEMA-Prof. Dr. Irwansyah, MH. berbagi info di depan puluhan pengelola jurnal yang mengikuti workshop Peningkatan Kualitas Jurnal hari kedua, Kamis (19/4). Ia menekankan perlunya persyaratan teknis tata kelola di setiap jurnal. Salah satunya ialah pencantuman kode etik publikasi.
Prof. Irwan menjelaskan, etik publikasi dibutuhkan untuk melindungi profesi penulis. “Salah satunya melindungi tulisan dari tindak plagiasi di masa depan,” paparnya.
Untuk menhindari plagiasi, lanjut dosen Universitas Hasanuddin tersebut, penulis perlu diarahkan untuk mengutip langsung dari sumber asli. Referensi artikel ilmiah pun harus berasal dari sumber primer. “Sitasi itu 75% dari karya ilmiah dan 25% dari buku,” imbuhnya.
Asesor jurnal di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi ini yakin, jika semua penulis menaati kode etik ini, maka tidak akan ada lagi kasus laporan plagiasi. “Jika semua penulis berkualitas seperti itu, maka akan berimbas pada naiknya kualitas jurnal,” tuturnya optimis. (mil/nd)

Lebih Lanjut »
JURNAL AKREDITASI: TINDAK TEGAS PLAGIASI
Rabu, 18 April 2018 . in Berita . 107 views
1454_jurnal.jpg

GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibarahim Malang menyelenggarakan pelatihan peningkatan kualitas jurnal, Rabu (18/4). Peserta merupakan perwakilan pengelola jurnal dari universitas seluruh Malang Raya dan luar kota Malang. Agenda terfokus pada pembenahan kualitas menuju jurnal terakreditasi. Mengawali sesi, materi tentang pencegahan plagiasi yang sedang marak di lingkungan pendidikan dipaparkan.
Dr. Rohmani Nur Indah menyampaikan, permasalahan utama dalam publikasi jurnal nasional maupun internasional adalah plagiasi. Pimpinan Redaksi Jurnal el Harakah ini menjelaskan, ciri-ciri plagiasi terdapat pada isi jurnal yang tidak disadur, pengambilan data dari penulis lain, tidak mencantumkan referensi, dan unsur kesengajaan lainnya. “Perilaku penjiplakan perlu ditindak tegas agar tidak menciptakan budaya plagiat,” tegasnya.
Redaksi Jurnal el Harakah, lanjutnya, memiliki kebijakan tersendiri apabila author diduga melakukan tindak plagiasi. “Karya dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki,” tambahnya. Selanjutnya, jika karya penulis ditolak, redaktur akan memberikan opsi jurnal lain yang sesuai dengan tulisannya.
Penolakan plagiasi dalam jurnal terakreditasi UIN Malang ini pun berjenjang. Jenjang ini meliputi surat penjelasan terkait penolakan, diberikan surat peringatan, menghubungi instansi penulis, hingga mem-blacklist penulis. “Bahasa saat melakukan penolakan pun harus santun, sehingga silaturahmi tetap terjalin dengan baik,” jelas Dosen Sastra Inggris tersebut. (mil/nhl)

Lebih Lanjut »
PERIKATAN SEBAGAI PENYANGGA KEGIATAN BISNIS
Rabu, 11 April 2018 . in Berita . 107 views
1450_hbs.jpg

GEMA-Hukum Perikatan atau dikenal dengan Hukum Kontrak merupakan kajian ilmu yang menjadi dasar pendidikan Jurusan Hukum Bisnis Syariah. Pihak Fakultas Syariah mendatangkan Prof. Dr. Moch. Isnaeni, Guru Besar Hukum Acara, untuk memberi pengetahuan tentang Hukum Perikatan Perbandingan, Selasa (10/3). Kegiatan Kuliah Tamu dengan tema tersebut terlaksana di Aula Rektorat Lt. 5.
Di Aula Rektorat Lt. 5, Prof. Isnaeni memaparkan perikatan baik yang terjadi karena perjanjian maupun undang-undang merupakan penyangga segala kegiatan bisnis. “Tidak bisa dipungkiri bahwa segala kegiatan manusia selalu berhubungan dengan kerjasama dan interaksi dengan sesama manusia,” papar guru besar di Universitas Airlangga Surabaya ini.
Sehingga, lanjutnya, hukum perikatan menjadi penting untuk selalu dikaji perkembangannya serta menjadi tolak ukur dalam melakukan kegiatan bisnis. “Hidup ini selalu ada ikatannya dengan orang lain, apalagi kegiatan bisnis jangan hanya belajar masalah modal dari mana tapi pelajarilah berinteraksi dengan perikatan tersebut,” tuturnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Syariah, Dr. Saifullah, M.Hum. menyatakan, beberapa kajian hukum perdata yang didalamnya membahas mengenai perjanjian/kontrak tak cukup menelaah tentang dasar hukumnya. Namun perkembangan tentang hukum itu baik tentang asas, syarat maupun kajian kontemporernya perlu lebih dalam untuk dipelajari. “Materi kita pada hari ini merupakan titik ukur dasar pendidikan bagi calon-calon sarjana hukum,” paparnya. (mir/nd)

Lebih Lanjut »
RILIS KOMUNITAS ENTREPRENEUR
Selasa, 10 April 2018 . in Berita . 63 views
1444_kopma.jpg

GEMA-Dalam rangka HUT ke-18, UKM Kopma Padang Bulan menggelar seminar nasional Generasi Muda Menjunjung Pilar Ekonomi Koperasi yang Berdaya Saing di Era Digital. Dalam kesempatan yang sama, rektor meresmikan Komunitas Entrepreneur UIN Malang di Aula Rektorat Lt. 5 (5/4).
Komunitas ini dimaksudkan untuk menjadi wadah silaturahmi. Selain itu, juga bisa menjadi ajang temu menuju kerjasama antar pengusaha di UIN Malang.
Rektor Prof. Abdul Haris menerangkan kembali nilai-nilai dasar koperasi. Sebagai salah satu soko guru atau pilar ekonomi di Indonesia, koperasi seharusnya dikelola dengan baik. Transparansi dalam pelaporan kegiatan juga menjadi pembeda koperasi dengan unit usaha lainnya.
Di dalam kampus, lanjut Prof. Haris, koperasi mahasiswa menjadi wadah berlatih entrepreneurship. “Yang dipatok bukan laba, tapi yang terpenting adalah merubah mental mahasiswa agar berjiwa peduli,” jelasnya.
Kepala Bagian Kemahasiswaan Abdul Aziz mengungkapkan visi luhur koperasi. Menggiatkan budaya kerjasama dan gotong royong dipercaya dapat membangun kesejahteraan bangsa. “Melalui Kopma ini kita wujudkan visi luhur tersebut agar menjadi mahasiswa yang selalu berkembang,” ajaknya.
Seminar nasional ini dihadiri 200 peserta juga 13 perwakilan dari universitas di Indonesia. Selain jajaran pimpinan kampus, asisten Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan jajaran Dinas Koperasi Kota Malang pun turut hadir. (kh/nd)

Lebih Lanjut »
UNIT TUROTS: BAHAS ISU KEKINIAN
Rabu, 4 April 2018 . in Berita . 355 views
1443_turots.jpg

GEMA-Beberapa saat lalu marak isu jual beli organ manusia dan juga rombongan Indonesia yang melantunkan syair hubbul wathan saat sa’i. Bermaksud memecahkan hukum keduanya, Unit Turots Fakultas Syariah mengadakan Hillul Masail Mu’asyiroh (HMM), Jumat (30/3). Seluruh peserta dibagi menjadi delapan grup yang terdiri dari lima orang. Pengurus mengundang mushohih dari LBMNU PC Malang.
Muhammad, pembimbing Unit Turots, menyatakan peserta harus mencari referensi akurat sebelum mengungkapkan hasil diskusi. Sumber literatur harus merujuk kitab-kitab mu’tabar seperti al madzahib al arba’ah. “Ketika menyatakan opini harus menyertakan judul kitab, jilid, halaman, dan tahun pencetakannya,” jelasnya.
Di penghujung acara, forum menyimpulkan kedua hukum terhadap isu yang diangkat. Ada dua pendapat terkait jual beli organ tubuh. Pertama, jumhur ulama mengharamkan karena yang terjadi saat ini ialah proses ilegal yang diambil pelaku bisnis tersebut. Kedua, ada perbedaan pendapat dalam Mazhab Hanbali. Isu tersebut dibolehkan jika dalam keadaan darurat dan menyangkut kelangsungan hidup manusia. Namun, sebagian lain tetap menyetujui pendapat jumhur ulama.
Isu kedua, oleh HMM, dihukumi haram. Meski tidak ada hukum Islam yang melarang perbuatan tersebut, forum memperhatikan dari segi etika pelaksanaan ibadah di tanah suci.
Said, mushohih forum HMM, mendukung penuh acara yang digagas Fakultas Syariah tersebut. Ia ingin agar HMM makin giat membahas isu-isu kontemporer di masyarakat. Tentunya, sebagai pembelajaran bagi kaum yang awam akan hukum Islam. “Acara seperti ini yang akan melahirkan generasi bangsa yang peka terhadap permasalahan dan kemudian menyelesaikannya dengan cara yang intelek,” tutur perwakilan dari LBMNU PC Malang itu. (ofi/nd)

Lebih Lanjut »
RAIH JUARA DEBAT DI MALAYSIA
Selasa, 3 April 2018 . in Berita . 264 views
1442_debat.jpg

GEMA-Dua tim debat UIN Malang berhasil mencetak prestasi dalam ASEAN Arabic Debate yang diadakan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Minggu (1/4). Tim tersebut beranggotakan Muhammad Syahni Arja, Imamuddin Mukhtar, Abduttawab Lahni, Athifah Khairun Nisa, Nandang Nurdiansah, dan Aad Nur Sayyidus Syuruur. Mereka merupakan anggota klub debat Silaturahmi Ilmiah Bahasa (SIB) UIN Malang dan El Jidal Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA).
Tim ini menduduki posisi ketiga, bersaing dengan 24 delegasi dari empat negara lainnya. Mereka berhasil melewati babak penyisihan dan delapan besar setelah melawan dua tim asal Universiti Kebangsaan Malaysia dan Islamic International University Malaysia.
Nandang mengungkapkan, ia dan timnya melakukan persiapan selama dua minggu penuh untuk menghadapi kompetisi ini. Meskipun sempat disibukkan dengan Ujian Tengah Semester, mahasiswa BSA tersebut bersyukur tim UIN Malang dapat mengikuti kompetisi dengan baik. “Alhamdulillah, tidak ada kesulitan selama kompetisi berlangsung,” tuturnya.
Lebih dari itu, Nandang mengaku senang dapat bertemu para debater negara-negara sahabat. Ia mengaku banyak belajar tentang cara berpikir dan karakteristik para delegasi dari tiap negara. “Kami juga bisa membandingkan dengan kualitas tim debat kami,” ujar mahasiswa semester 4 tersebut.
Selanjutnya, ia berharap agar pengalaman mereka bersaing di kompetisi internasional dapat memotivasi mahasiswa lain supaya lebih berprestasi. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti bahwa UIN Malang juga dapat berbicara di forum internasional.
ASEAN Arabic Debate sendiri merupakan ajang debat antar negara ASEAN yang diadakan setiap tahun oleh USIM. Kompetisi yang berlangsung sejak 2007 ini awalnya merupakan kompetisi dua tahunan. Pada 2018, terdapat empat negara yang berpartisipasi sebagai peserta meliputi Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei. (zaw/nd)

Lebih Lanjut »
QLC: FORUM MAHASISWA PASCASARJANA
Senin, 2 April 2018 . in Berita . 661 views
1441_qlc.jpg

GEMA-Mahasiswa pascasarjana UIN Malang masih menunjukkan eksistensinya untuk menjadi generasi ulul albab. Dalam Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS), mereka menggelar agenda mingguan Quran Learning Campaign (QLC). Diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai prodi, agenda dilangsungkan di Ruang Auditorium Rumah Singgah Lt.3, Sabtu (31/3).
Achmad Djalaluddin mengungkapkan, QLC merupakan forum diskusi ilmiah. Fokusnya ialah kajian integrasi keilmuan dengan nilai-nilai al Quran. Karena berasal dari beragam prodi di pascasarjana, topiknya pun beragam seperti Ekonomi Islam, Bahasa Arab, serta studi keislaman lainnya. Dalam forum itu, mahasiswa mendapat giliran presentasi. “Kami ingin mahasiswa pascasarjana meningkatkan wawasan bidang studinya dengan tetap merujuk pada al Quran,” jelasnya.
Salah satu pembina QLC ini menyatakan target komunitasnya. Selain merumuskan konsep ilmu dalam al Quran, “Kami juga menargetkan kajian Juz Amma sesuai aspek program studi di Pascasarjana.” Nantinya, lanjut Kaprodi S2 Ekonomi Syariah itu, QLC ingin menerbitkan buku yang merupakan hasil dari diskusi ilmiah mereka.
Muhajirin, Ketua HIMMPAS, berharap agar QLC dapat memberikan fasilitas bagi mahasiswa yang ingin menuangkan ide dan karyanya. “Tentunya kami ingin para anggota bisa meng-upgrade kemampuan berpikir kritisnya di sini,” tutur mahasiswa asal Sulawesi Selatan ini. (don/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up