Daftar Penulis: Iffatunnida


SUTIAJI: SEMUA DARI ALLAH SWT
Rabu, 15 Agustus 2018 . in Berita . 16 views
1573_sutiaji.jpg
WEJANGAN: Walikota Malang terpilih, Sutiaji menjadi pembicara utama di PBAK Fakultas Ekonomi 2018

GEMA-Fakultas Ekonomi mengundang Walikota Malang terpilih Sutiaji di hari ketiga rangkaian PBAK 2018, Rabu (15/8). Di hadapan mahasiswa baru FE, ia menekankan pentingnya mendekatkan diri pada Allah swt sebagai Dzat yang menentukan segalanya.
Ia menuturkan, kunci kesuksesan manusia yang paling utama tentunya ridlo Tuhan. “Adik-adik maba semua kuliah di sini juga karena rahmat Allah,” jelasnya. Karena, semua yang terjadi dalam kehidupan seseorang tidak lepas dari campur tangan Sang Pencipta.
Pria berkacamata tersebut juga mengingatkan betapa pentingnya khusnudzon (prasangka baik). Dengan selalu berpikiran baik, maka jiwa seseorang akan selalu damai. Selanjutnya, ia menganjurkan agar tidak bergantung pada orang lain. “Maka kembangkan diri dengan beragam kemampuan agar bisa mandiri,” sambungnya.
Alumni pesantren di Tambak Beras, Jombang tersebut juga yakin bahwa sikap fokus dan konsisten akan membawa seseorang pada impiannya. Namun, tentunya ada hal yang juga perlu diimbangi. “Bekal spiritual sangat diperlukan untuk menyeimbangkan duniawi. Karenanya, tidak salah memilih UIN Malang sebagai tempat mempelajari integrasi ilmu agama dan umum,” jabarnya.
Selain itu, pasangan Sofyan Edi Jarwoko dalam memimpin Kota Malang tersebut juga memaparkan penanaman jiwa wirausaha. Dengan menjadi wirausaha, seseorang telah membantu negara mengurangi tingkat pengangguran. “Dampak positifnya ialah roda perekonomian akan melesat tinggi,” ujarnya.
PBAK FE bertempat di Auditorium Utara Lt. 4, Fakultas Sains dan Teknologi. Meskipun ruangan terlihat penuh sesak, maba tetap antusias mengikuti sajian materi dari panitia. Rangkaian PBAK akan berakhir Kamis (16/8). (ptt/syf/nd)

Lebih Lanjut »
HUMANIORA: TANGGAPI BERITA HOAX
Rabu, 15 Agustus 2018 . in Berita . 17 views
1572_pbakhum.jpg
KRITIS: Ngainun Na’im menekankan pentingnya bersikap kritis menanggapi segala informasi yang tersebar di medsos

GEMA-Rangkaian PBAK 2018 hari kedua hingga keempat diatur langsung oleh tiap fakultas. Fakultas Humaniora membahas fenomena berita palsu (hoax) dengan menghadirkan Dosen IAIN Tulungagung Dr. Ngainun Na’im sebagai pemateri, Rabu (15/8). Materi ini dipilih berdasar tema besar universitas yang mengusung anti radikalisme, termasuk hoax.
Maraknya media sosial di kalangan generasi muda tidak diimbangi dengan kecerdasan dalam pemakaiannya. Akibatnya, banyak informasi tak terpercaya yang tersebar tanpa sumber jelas. “Bersikap kritis untuk setiap informasi yang kalian terima. Jangan ditelan mentah-mentah,” sarannya.
Karena, lanjut Na’im, berita hoax yang terlanjur tersebar akan sangat sulit dihentikan. “Bahkan meluruskan kebenarannya pun butuh waktu lama,” imbuh Pria berusia 43 tahun ini. Mengecek orisinalitas hingga teori suatu informasi diperlukan agar pengguna medsos makin bijak.
Penulis The Power of Reading ini lalu menceritakan pengalamannya mengawali dunia literasi. Ia tertarik dengan tulisan sejak menggeluti literasi Bahasa Jawa. Sejak menempuh studi sarjananya, ia mulai mencoba menulis artikel untuk beberapa media cetak. “Setelah sekitar 21 kali penolakan, artikel pertama saya pun terbit,” kisahnya.
Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu melanjutkan, terbitan awal itu lah yang membangkitkan semangat dan percaya dirinya dalam berkarya. Hasil karyanya pun ia gunakan untuk membayar biaya studi magisternya secara mandiri. (ilm/nd)

Lebih Lanjut »
MULAI BUAT SKALA PRIORITAS
Rabu, 15 Agustus 2018 . in Berita . 21 views
1571_skala.jpg

GEMA-Pelaksanaan PBAK FITK hari kedua mengundang Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya, Husniatus Salamah, Rabu (15/8). Mahasiswa baru FITK diajak untuk menyeimbangkan kegiatan akademik dan non akademik menggunakan skala prioritas.
Salamah menjelaskan, kebutuhan mahasiswa tentu banyak. Sehingga, mereka merasa bingung mendahulukan yang mana. Maka, mahasiswa harus pandai memilah dan memilih hal yang akan dimasukkan dalam skala prioritas. “Rencana yang teratur akan membuat mahasiswa makin bersemangat meraih tujuan hidup,” tuturnya.
Tentunya, lanjut alumni UIN Malang 31 tahun lalu itu, membuat sasaran tidak bisa dilakukan sembarangan. “Pertimbangkan kemampuan individu agar tidak keluar dari rencana,” sarannya.
Setelah itu, ia menyambung, sikap istiqomah harus disiapkan. Sikap tersebut diyakini dapat menghasilkan capaian yang maksimal.
PBAK FITK 2018 ini dilaksanakan di Gedung Sport Center dengan jumlah maba sebanyak 815. Panitia mengusung tema Aktualisasi Pendidikan Karakter Mahasiswa guna Membentuk Guru Bangsa yang Berjiwa Ulul Albab. (aqa/nd)

Lebih Lanjut »
AJAK MABA BIJAK DENGAN BAYAR PAJAK
Rabu, 15 Agustus 2018 . in Berita . 18 views
1570_pbakpajak.jpg

GEMA-Di hari kedua PBAK Fakultas Ekonomi, Pimpinan KPP Pratama Malang Dr. Budi Harjanto menjadi pemateri utama, Rabu (15/8). Kedatangannya sekaligus menjelaskan pentingnya menjadi warga negara yang taat pajak.
Dalam sesi bertema Tax Centre (MoU dan Kuliah Tamu-Pajak bagi Peningkatan Ekonomi Nasional) ini, ia menuturkan kegunaan pajak bagi Indonesia. Pajak yang dibayarkan akan menyejahterakan warga. “Jadi pajak itu benar-benar dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” jelas Budi.
Dalam slide materinya, ia menerangkan sasaran pajak yang dibayar warga negara Indonesia. Pertama, tentu ranah pendidikan. Melalui Program Indonesia Pintar, pemerintah menarget sebanyak 19.600 jiwa. Selanjutnya ialah Bantuan Operasional Sekolah sebanyak 56.000 jiwa. Beasiswa Bidikmisi juga masuk dalam daftar sebanyak 401.500 jiwa. Pajak juga diperuntukkan bagi Pembangunan Sekolah sebanyak 61.200 serta tunjangan profesi.
Seluruh maba FE ditempatkan di Auditorium Utara Fakultas Sains dan Teknologi. Meski jadwal PBAK padat, maba terlihat semangat karena pemateri yang dihadirkan ialah pemateri yang berwawasan dan ahli di bidangnya. Walikota terpilih Kota Malang, Sutiaji juga dijadwalkan mengisi salah satu sesi di PBAK FE. (syf/nd)

Lebih Lanjut »
PERSIAPKAN SARJANA HUKUM PROFESIONAL
Rabu, 15 Agustus 2018 . in Berita . 7 views
1569_pbaksyariah.jpg
PROFESIONAL: Gunadi Handoko berbagi pengalaman selama menjalani profesi sebagai Advokat

GEMA-Panitia PBAK Fakultas Syariah mengundang Advokat kenamaan, Gunadi Handoko. Di hadapan 550 mahasiswa baru fakultas itu, Gunadi menegaskan pentingnya memenej hidup dengan baik, Rabu (15/8).
Menurutnya, manajemen diri akan menentukan nasib baik seseorang. “Sulit rasanya mencapai kesuksesan jika tidak mengatur hidup dengan rapi,” sambungnya. Ia pun menyebutkan lima unsur dasar manajemen yang harus dipahami tiap individu.
Anggota Ikatan Advokat Indonesia itu menyatakan planning, actuating, organizing, controlling, dan evaluating penting diterapkan. Dalam penerapannya, tentu akan menemukan kegagalan. “Gagal bukan karena kita tidak kompeten. Ada pepatah, kegagalan itu kesuksesan yang tertunda,” ujarnya bersemangat.
Fase gagal pun juga perlu diperhitungkan oleh seseorang. Maka, pengelolaan waktu, perluasan jaringan kerja, dan konsistensi juga dibutuhkan.
Ia pun menambahkan materinya dengan makna keadilan. Sebagai calon sarjana hukum, mahasiswa harus memahami benar konsep itu. “Keadilan di ranah hukum tidak bisa dipandang dari satu sisi,” jelas pendiri Malang Lawyers Club ini.
PBAK Fakultas Syariah dipusatkan di Aula Lt. 3 Gedung Pusat Bahasa. Acara berlangsung dari pagi hingga sore hari. Untuk hari ketiga dan keempat rangkaian PBAK ini, peserta diwajibkan mengenakan pakaian batik. (ofi/nd)

Lebih Lanjut »
PSIKOLOGI: BUAT GRUP SOSMED MAHASISWA DAN WALINYA
Selasa, 14 Agustus 2018 . in Berita . 38 views
1568_pbakpsiko.jpg

GEMA-Banyaknya mahasiswa yang menyelesaikan kuliahnya di ambang batas drop out, tentu menjadi konsen setiap fakultas. Dalam PBAK 2018 Fakultas Psikologi, Dekan Dr. Siti Mahmudah menyampaikan program baru fakultasnya di hadapan 241 maba, Selasa (14/8).
Pihaknya berencana membuat grup sosial media yang beranggotakan mahasiswa serta walinya. Dalam grup tersebut, nantinya wali mahasiswa dapat mengontrol kegiatan anaknya. Pihak fakultas juga akan mengadakan evaluasi rutinan berdasar komunikasi tersebut. “Dengan interaksi berbagai arah ini, kami ingin fakultas ini juga mahasiswanya semakin berkembang ke arah positif,” tuturnya.
Tak hanya sekedar berinteraksi, Bu Mamah, sapaan akrabnya, juga ingin adanya saling support dalam grup tersebut. Sehingga apapun kesulitannya akan dapat ditemukan solusinya. “Solusi yang kita dapat nantinya menjadi bahan perbaikan proses studi,” jelasnya.
Tentu, gebrakan baru Fakultas Psikologi ini menyimpan misi. Dekan lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu berharap agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam 8 semester (4 tahun). “Dengan diawasi langsung oleh wali masing-masing, tentu mahasiswa akan memiliki semangat dan bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan studinya,” tutupnya.
PBAK Fakultas Psikologi dihadiri oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag., Wakil Rektor Dr. Isroqunnajah, serta jajaran dosen fakultas tersebut. Prof. Haris berharap, fakultas ini akan segera membuka program magister agar semakin berkembang.
Sedangkan Dr. Isroqunnajah menyampaikan sejarah kampus UIN Malang hingga berkembang seperti sekarang. Ia juga menyisipkan visi misi kampus yang harus diresapi warga baru Kampus Ulul Albab. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
KIAT SUKSES ALA DEKAN FE
Selasa, 14 Agustus 2018 . in Berita . 41 views
1567_pbakeko.jpg

GEMA-Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) hari kedua fokus pada materi kefakultasan. Fakultas Ekonomi (FE) mengumpulkan seluruh mahasiswa barunya di Auditorium Utara, Fakultas Sains dan Teknologi, Selasa (14/8). Dekan FE Dr. Nur Asnawi membagi kiat sukses di acara bertema Aktualisasi Gerakan Mahasiswa Ekonomi di Era Milenial sebagai Manifestasi Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat.
Menurutnya ada empat hal yang harus diperhatikan untuk membuka pintu kesuksesan. Pertama, literasi atau memperbanyak membaca. Kebiasaan membaca buku harus dilakukan bahkan sejak masih kecil. “Karena sekarang rakyat Indonesia cenderung menghabiskan waktunya bermain gadget,” tambahnya.
Kiat kedua, lanjutnya, ialah mengasah kemampuan. Asnawi menyebut, skill berbahasa asing adalah salah satu yang harus dipelajari. Mengingat zaman yang sudah mengglobal, menguasai bahasa asing tentu mempunyai nilai plus. “Makanya di UIN Malang, program dwi bahasa di tahun pertama dan kedua sangat diwajibkan,” jelasnya.
Kiat selanjutnya ialah networking. Terlalu akrabnya seseorang dengan gadget dan dunia maya berimbas pada kehidupan sosialnya. Karena itu lah, Asnawi mengingatkan kepada maba FE agar berteman dengan kalangan yang luas. “Perbanyak relasi, suatu saat kalian pasti akan saling membantu untuk mengembangkan diri,” paparnya.
Yang terakhir, ia ingin agar maba FE bersikap serius namun tetap santai. Ia tidak ingin mahasiswa terlalu fokus belajar hingga stres. “Hadapi hidup dengan senyum dan kebahagiaan,” ujarnya mengutip kata bijak.
Dalam kesempatan itu pula, Asnawi menyampaikan bahwa FE UIN Malang masih menjadi salah satu jujugan favorit. Dari data yang terhimpun, peminat Prodi Akuntansi 1875 pendaftar, Prodi Manajemen 3844 pendaftar, dan Prodi Perbankan Syariah 11805 pendaftar. (syf/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR IAIN GORONTALO PASRAHKAN ANAKNYA DI KAMPUS HIJAU
Senin, 13 Agustus 2018 . in Berita . 68 views
1566_temu-wali.jpg

GEMA-Sosialisasi mengenai sistem akademik bagi wali mahasiswa baru dilaksanakan secara bersamaan dengan Wisuda Tahfiz XI. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Sport Center ini dihadiri oleh seluruh civitas akademik UIN Malang, Sabtu (11/8).
Keberadaan UIN Malang yang menjadi salah satu kampus islam terbaik di Indonesia, memiliki dua jenis pendidikan di dalamnya. Pertama, pendidikan formal seperti pada kebanyakan kampus. Kemudian pendidikan non formal melalui Pusat Mahad Al Jamiah (PMJ) selama satu tahun di awal perkuliahan. Kegiatan mahad menjadi poin khusus bagi kampus yang memiliki visi Integrasi Islam dan Sains ini.
Acara temu wali kali ini dihadiri oleh Drs. Lahaji Haedar, M.Ag. Rektor IAIN Sultan Amei Gorontalo ini merupakan orang tua wali mahasiswa baru angkatan 2018. Kedatanagan orang nomor satu di Kampus Islam Gorontalo ini menjadi perhatian khusus.
Menurutnya, UIN Malang dengan sistem mahadnya telah menginspirasi banyak perguruan tinggi.”Bahkan kami di Gorontalo telah mencoba menerapkan sistem mahad ini, namun belum sempurna,” ungkap pria kelahiran 14 April ini.
“Dengan ini saya sebagai perwakilan wali mahasiswa menyerahkan anak kami agar menjadi cendekiawan muslim yang moderat,” tutupnya. (aqa/nhl)

Lebih Lanjut »
KHOFIFAH: GEN Z SUKA CARI PENGALAMAN
Senin, 13 Agustus 2018 . in Berita . 83 views
1565_khofifah-pbak.jpg

GEMA-Materi pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 langsung disampaikan oleh Khofifah Indar Parawansa, Senin (13/8). Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 itu mengawali materinya dengan pengenalan Generasi Z.
Menurut data yang dipaparkan, mahasiswa baru (maba) yang kali ini mengikuti PBAK 2018 tergolong Gen Z. Karena terlahir di awal tahun 2000, generasi ini memiliki beberapa karakteristik.
Akrabnya Gen Z dengan gadget, tutur Khofifah, menjadi ciri utama mereka. Gadget pula yang mendekatkan diri mereka dengan beragam media sosial. Sehingga tidak heran jika Gen Z terlihat aktif di dunia maya. “Beragam informasi yang mereka dapatkan membuat mereka jadi ingin tahu banyak hal,” ujar wanita kelahiran 1965 itu.
Imbasnya ialah ke karakteristik berikutnya, yakni generasi yang gig eco. Karena ingin tahu, mereka cenderung mencari banyak pengalaman. Salah satunya dalam hal pekerjaan. “Gen Z akan lebih memilih pekerjaan yang tidak mengikat dalam jangka waktu panjang,” jelas wanita yang pernah menjabat Menteri Sosial itu.
Generasi tersebut, masih kata Khofifah, akan memiliki riwayat kerja yang banyak dengan kurun waktu yang singkat. Kebanyakan dari mereka, tertarik dengan kerjaan yang berhubungan teknologi seperti programmer. “Bahkan, bisa jadi, tren menjadi PNS akan menghilang beberapa tahun lagi,” sambungnya.
PBAK 2018 yang diikuti 3.424 maba berlangsung hingga Kamis (16/8). Di hari pertama dan kedua, maba dikenalkan dengan visi misi UIN Malang dalam berbagai sesi keuniversitasan. Selanjutnya, pengenalan fakultas dilakukan dan diatur oleh setiap fakultas. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144 Telp. +62 (341) 551-354
keyboard_arrow_up