NAMA MATA KULIAH HARUS JELAS
Iffatunnida Kamis, 7 Februari 2019 . in Berita . 361 views
1809_handoyo.jpg
WORKSHOP: Assoc. Prof. Handoyo Puji Widodo saat mengisi materi di Workshop EAP yang diselenggarakan PKPBI.

 

GEMA-Banyak hal mengenai pembelajaran bahasa asing yang harus dibenahi. Unit Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) mengundang seluruh dosen pengampu English for Academic Purposes (EAP) untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah berjalan, Senin (4/2). PKPBI khusus mengundang Assoc. Prof. Handoyo Puji Widodo untuk mengisi workshop di Home Theatre Fakultas Humaniora tersebut.
Pria yang menjadi Associate Professor di Shantou University, Guangdong, Cina ini menyoroti nama mata kuliah bahasa asing yang tidak jelas. Menurutnya, penamaan mata kuliah seharusnya mencerminkan target akhir pembelajaran. Jika hanya sekedar Bahasa Inggris satu dan dua, maka target tidak akan terpampang jelas.
Lain halnya, lanjut dia, jika diganti dengan kemampuan yang diajarkan. Seperti Reading, Writing, dan sebagainya. Bahkan, penamaan sesuai skill menurutnya masih harus lebih khusus lagi. “Misalnya English for Academic Oral Presentations yang mengarahkan mahasiswa untuk lihai dalam presentasi di seminar internasional, atau Academic Reading in Social Sciences yang fokus pada penambahan kemampuan baca bagi yang di jurusan sosial,” jelas pemilik gelar Ph.D dari Universitas Adelaide, Australia tersebut.
Ia pun menyoroti silabus mata kuliah Bahasa Inggris di beberapa perguruan tinggi yang terkesan monoton. “Di setiap pertemuan, kegiatannya sama, ceramah, diskusi, dan presentasi. Tidak variatif,” lugasnya.
Seharusnya, dosen lebih mengeksplorasi lagi gaya pengajaran untuk level mahasiswa. Apalagi, tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan awal bahasa asing yang sama. “Yang lebih tahu keadaan mahasiswa ya dosen sendiri, membaca hasil penelitian tentang pengajaran akan membantu kita mencari gaya pengajaran yang cocok,” tutur pria yang berdomisili di Banyuwangi ini.

1810_eap.jpg

Workshop yang diberi tema The Design of EAP Materials: Content-Based, Text-Based, and Task-Based Approaches ini dihadiri pula oleh dosen-dosen Bahasa Inggris dari luar UIN Malang. Uzlifa, peserta asal Universitas Islam Lamongan menuturkan, ia sangat tertarik dengan tema yang ditawarkan PKPBI. “Kayak gini ini kan kami butuh, Mbak. Biar pas  ngajar itu ada variasinya,” ujar ibu satu anak ini. (nd)

(INFOPUB)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up