Skip ke Konten

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang, Siap Perkuat Pendidikan Berkarakter

23 Juli 2026 oleh
Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang, Siap Perkuat Pendidikan Berkarakter
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Prestasi membanggakan kembali diraih sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., resmi dilantik sebagai salah satu dari 11 anggota Dewan Pendidikan Kota Malang oleh Wali Kota Malang, Dr. Wahyu Hidayat, S.E., M.M., dalam sebuah prosesi yang berlangsung di BBPPMPV BOE (eks VEDC) Malang. Kamis, 23 Juli 2026.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat peran Dewan Pendidikan sebagai mitra strategis pemerintah untuk memberikan pertimbangan, rekomendasi, serta masukan terhadap berbagai kebijakan pendidikan demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Malang.

Bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Ahmad Barizi merupakan pengakuan atas kontribusi akademisi kampus dalam mendorong pembangunan pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.

Menanggapi amanah tersebut, Prof. Ahmad Barizi menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Malang Mbois Berkelas. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari pesatnya pembangunan infrastruktur, melainkan dari kualitas manusia yang dibentuk melalui sistem pendidikan yang bermutu.

"Selaras dengan cita-cita Bapak Wali Kota tentang Malang Mbois Berkelas, saya meyakini bahwa pendidikan adalah kunci utama. Kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kualitas manusia yang dibentuk melalui pendidikan," ungkapnya.

Sebagai Guru Besar Ilmu Tasawuf, Prof. Ahmad Barizi menilai pendidikan masa depan harus mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan karakter, dan kedalaman spiritual. Pendidikan, menurutnya, tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik maupun penguasaan keterampilan semata, tetapi harus menjadi sarana pembentukan manusia yang berintegritas, visioner, dan mampu menghadapi perubahan zaman.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan pendidikan di Kota Malang, mulai dari implementasi sistem zonasi, meningkatnya kompleksitas kehidupan masyarakat perkotaan, hingga perubahan perilaku generasi muda di era digital. Tantangan tersebut membutuhkan pendekatan pendidikan yang lebih adaptif sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.

Salah satu gagasan yang diusung Prof. Ahmad Barizi adalah pengembangan konsep green school, yaitu menciptakan lingkungan belajar yang hijau, nyaman, dan menyenangkan sehingga sekolah menjadi ruang yang mendorong kreativitas, inovasi, serta pengembangan potensi peserta didik secara optimal.

Selain itu, ia mendorong penguatan sinergi antara sekolah, pesantren, dan lembaga kebudayaan sebagai upaya menjaga kesinambungan pendidikan karakter. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar proses pendidikan tetap berpijak pada nilai-nilai agama, budaya lokal, serta kearifan yang menjadi identitas bangsa.

"Kita harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, dan integritas. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu mempersiapkan manusia untuk hidup bermakna sekaligus mampu menjawab tantangan global," tegasnya.

Keberadaan Prof. Ahmad Barizi di Dewan Pendidikan Kota Malang diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih komprehensif. Pengalaman panjangnya sebagai akademisi dan Guru Besar Ilmu Tasawuf diyakini akan memperkuat arah pembangunan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, etika, dan peradaban masyarakat.

Pelantikan ini sekaligus menegaskan peran aktif UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi para akademisinya. Dengan semangat integrasi Islam dan sains yang menjadi ciri khas kampus, UIN Malang terus menghadirkan pemikiran dan sumber daya terbaik untuk mendukung lahirnya pendidikan yang unggul, humanis, dan berdaya saing global.


di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Abadi Wijaya
Fotografer: Istimewa
Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang, Siap Perkuat Pendidikan Berkarakter
Ajay 23 Juli 2026
Share post ini
Label
Arsip