MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan bahwa satu tahun masa pengabdian menjadi fondasi awal dalam mewujudkan transformasi dan reputasi internasional kampus. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Lustrum ke-13 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bertajuk “Refleksi 1 Tahun Mengabdi: Sinergi Mewujudkan UIN Maliki Bereputasi Internasional” yang berlangsung di Gedung Rektorat lantai 5, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa satu tahun pertama merupakan proses adaptasi sekaligus awal dari berbagai agenda pengembangan kampus. Menurutnya, masih terdapat banyak mimpi, inovasi, serta kontribusi kepada masyarakat yang perlu diwujudkan secara bersama-sama. “Satu tahun mengabdi ini hanyalah sebuah awal. Angka satu ini adalah fondasi bagi kita semua. Masih banyak mimpi besar kampus ini yang harus kita wujudkan, masih banyak inovasi yang harus kita ciptakan, dan masih banyak masyarakat yang harus kita layani dengan lebih baik lagi,” ungkap Rektor.
Pada bidang akademik, Rektor memaparkan sejumlah capaian UIN Maulana Malik Ibrahim Malang selama satu tahun terakhir. Sebanyak 68 persen program studi telah meraih akreditasi unggul, sementara capaian akreditasi internasional yang pada 2025 berada di angka 21 persen ditargetkan meningkat menjadi 64 persen pada 2026. Selain itu, UIN Malang mencatat peningkatan jumlah riset dari 120 judul pada 2025 menjadi 285 judul pada 2026. Kampus juga memberikan ruang riset mandiri bagi 302 dosen serta mendorong pengembangan riset berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dan ekoteologi.
Tidak hanya bidang akademik dan riset, pengembangan sarana prasarana, prestasi mahasiswa, hingga transformasi digital turut menjadi bagian dari agenda pengembangan UIN Malang. Rektor menyampaikan sejumlah rencana strategis, di antaranya pengembangan rumah sakit pendidikan, kawasan IQRA, serta Edupark di Kampus 3. Pada bidang kemahasiswaan, tercatat 591 prestasi mahasiswa pada tahun ini dan 129 mahasiswa memperoleh sertifikasi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis. Sementara itu, transformasi digital terus dikembangkan melalui integrasi berbagai layanan kampus. Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga soliditas dan bergerak bersama dalam mewujudkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang unggul dan bereputasi internasional. “Mari kita terus merapatkan barisan, menjaga soliditas, dan melangkah bersama demi mencapai visi dan mimpi besar kita semuanya,” pungkasnya.