MALIKI ISLAMIC
UNIVERSITY-Proses
validasi mahasiswa baru (maba) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memasuki hari
kedua, Selasa, 11 Agustus 2026. Maba dan para wali masih memadati area Gedung
Perkuliahan A dan B, Kampus 1 sebagai tempat validasi. Kepala Bagian Akademik,
Imam Ahmad, M.Ag., menyatakan bahwa tidak ada kendala apapun selama proses
validasi. Baik pihak kampus, maupun maba sudah mengetahui informasi yang
dibutuhkan selama validasi per fakultas dan Ma’had al-Jami’ah.
Ia melanjutkan,
setiap harinya, pihak kampus membagi kuota validasi agar tidak terjadi
penumpukan. “Setiap hari, rata-rata 1.500 kuota yang disediakan, jadi per hari
ini, seharusnya bisa mendekati 3.000 mahasiswa yang sudah melakukan proses
check-in,” terang Imam. Menurut pantauan Bidang Akademik, sesi pagi terbilang
luang. “Biasanya ramainya di sesi siang setelah Sholat Dhuhur,” imbuhnya.
Talitha Siregar, maba
Prodi Hukum Tata Negara, menuturkan tidak ada permasalahan apapun saat
melakukan validasi. Setiap fakultas sudah dipisahkan per ruang, sehingga tidak
ada antrian yang memanjang. Para maba juga sudah diminta menyiapkan 10 berkas
yang dibutuhkan untuk proses check-in, di antaranya ialah Ijazah atau Surat
Keterangan Lulus SMA, Surat Pernyataan, serta bukti pembayaran. “Tadi hanya
bingung terkait pakaian, apa boleh bebas atau ada ketentuannya, selain itu
tidak ada masalah apapun,” tutur maba asal Medan tersebut.
Proses validasi
maba masih akan berlangsung hingga Jumat, 14 Agustus 2026 pada jam kerja. Setelah
melakukan validasi, maba diarahkan menuju asrama mahasiswa (ma’had) sesuai
dengan pembagian yang sudah ditetapkan kampus. Bagi maba yang ditempatkan di Kampus 3, pihak UIN Malang menyediakan layanan shuttle dari area validasi, Kampus 1.