MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kampus Ulul Albab berhasil mencatatkan dua capaian strategis sekaligus pada tahun 2026, yakni masuk dalam jajaran Top 100 Universitas Indonesia versi Webometrics Juli 2026 serta menjadi salah satu PTKIN dengan tiga jurnal terindeks Scopus. Kamis, 23 Juli 2026.
Capaian tersebut semakin menegaskan komitmen UIN Malang dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, pengembangan riset, serta publikasi ilmiah bereputasi internasional. Di tengah persaingan yang semakin ketat antarperguruan tinggi, UIN Malang mampu menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu PTKIN yang terus berkembang dan berdaya saing.
Menanggapi capaian tersebut, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan reputasi kampus.
Menurutnya, prestasi yang diraih saat ini bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus melakukan perbaikan dan penguatan kualitas akademik di berbagai bidang.
“Justru capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta keberdampakan di tingkat nasional maupun internasional melalui penguatan jurnal terindeks Scopus dan peningkatan publikasi ilmiah dosen serta mahasiswa,” lanjutnya.
Rektor juga menegaskan bahwa penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah akan terus menjadi perhatian utama kampus. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak karya akademik yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan masyarakat.
“Ke depan, semakin banyak dosen dan mahasiswa yang menghasilkan publikasi, serta semakin banyak program studi yang berkembang, maka akan semakin banyak pula jurnal berkualitas yang dapat dihasilkan,” tegasnya.
Dua prestasi yang diraih pada tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus bergerak maju dalam memperkuat reputasi akademik, baik melalui peningkatan visibilitas institusi di tingkat nasional maupun melalui pengembangan publikasi ilmiah yang diakui oleh komunitas akademik internasional.