Skip to Content

Simfoni FM UIN Malang Cetak Bibit Penyiar Muda Lewat DKD XXVI

September 13, 2026 by
Simfoni FM UIN Malang Cetak Bibit Penyiar Muda Lewat DKD XXVI
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Gelombang semangat generasi muda untuk menekuni dunia penyiaran kembali terdengar dari Simfoni FM. Stasiun radio komunitas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu sukses menggelar Diklat Keradioan Dasar (DKD) XXVI pada 13 September 2026.
Kegiatan tahunan tersebut mendapat sambutan antusias dari mahasiswa. Sebanyak 110 peserta mendaftar untuk mengikuti pelatihan yang menjadi salah satu pintu masuk bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang kepenyiaran.

DKD XXVI tidak sekadar mengajarkan peserta berbicara di depan mikrofon. Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai keterampilan yang menjadi fondasi seorang penyiar dan pegiat radio.

Pada hari pertama, peserta diajak mengenal kepemimpinan, kesimfonian, event organizer, hingga manajemen keradioan. Materi kemudian berlanjut pada hari kedua dengan pembelajaran yang lebih teknis, meliputi script writing, news, production, music, serta olah vokal.

Antusiasme peserta semakin terasa ketika mereka memasuki sesi simulasi siaran. Ruang pelatihan berubah menjadi arena bagi para calon penyiar untuk menguji keberanian, kreativitas, kemampuan komunikasi, dan karakter suara mereka.

Ketua Pelaksana DKD XXVI, Saniyatu Salsabila, yang dikenal dengan nama siar Anya, turut memberikan suntikan motivasi kepada peserta. Ia mendorong para calon penyiar agar memanfaatkan seluruh proses pelatihan untuk menggali dan mengembangkan potensi diri.
“Jadikan ruang diklat ini sebagai tempat menempa karya dan merajut mimpi,” tutur Anya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menjadi penyiar tidak berhenti pada kemampuan berbicara. Ada proses belajar, latihan, keberanian mencoba, serta konsistensi untuk terus berkembang.

Semangat itu terlihat sepanjang pelaksanaan DKD XXVI. Peserta aktif mengikuti materi, terlibat dalam simulasi, dan membangun interaksi positif satu sama lain. Kebersamaan yang tumbuh selama pelatihan turut menciptakan suasana belajar yang dinamis dan penuh energi.

Dari ruang diklat tersebut, Simfoni FM berharap lahir talenta-talenta baru yang tidak hanya mampu menghidupkan siaran, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dan siap berkontribusi dalam berbagai bidang.

Rangkaian DKD XXVI ditutup dengan pemberian penghargaan kepada kelompok yang dinilai paling menonjol selama kegiatan. Kelompok Top Chart dinobatkan sebagai Kelompok Terajin, sementara Kelompok Love Cast meraih predikat Kelompok Terheboh.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keaktifan, kekompakan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia dan seluruh peserta. Senyum dan kebersamaan yang terekam dalam momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan baru para peserta di dunia penyiaran.

Melalui DKD XXVI, Simfoni FM UIN Malang kembali menegaskan perannya sebagai ruang belajar dan berkarya bagi mahasiswa. Dari balik mikrofon, suara-suara baru dipersiapkan untuk menyampaikan gagasan, menghibur, sekaligus memberi inspirasi. Satu diklat telah selesai. Perjalanan untuk mengudara baru saja dimulai.



Editor: Humas
Reporter: Hengki Arga Saputra (Billy)
Fotografer: Simfoni
Simfoni FM UIN Malang Cetak Bibit Penyiar Muda Lewat DKD XXVI
Ajay September 13, 2026
Share this post
Tags
Archive