Skip to Content

UIN Malang Melesat di Panggung Dunia, Bukti Kampus Ulul Albab Kian Mendunia

April 9, 2026 by
UIN Malang Melesat di Panggung Dunia, Bukti Kampus Ulul Albab Kian Mendunia
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kampus berlogo Ulul Albab ini terus menunjukkan taringnya di kancah global, membuktikan bahwa visi menuju perguruan tinggi bereputasi internasional bukan sekadar slogan. Kamis, 9 April 2026.
Rektor UIN Malang, Ilfi Nur Diana, secara terbuka menyampaikan deretan capaian prestisius yang berhasil diraih. Dalam pemeringkatan dunia QS World University Rankings by Subject untuk bidang Theology, Divinity & Religious Studies, UIN Malang berhasil menembus peringkat 101–150 dunia. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas akademik kampus telah diakui secara internasional.
Tidak berhenti di situ, UIN Malang juga masuk dalam QS Asian University Rankings dengan posisi di atas 1300 serta menduduki peringkat 203 di kawasan Asia Tenggara. Posisi ini mempertegas langkah UIN Malang dalam memperluas pengaruhnya di level regional.
Di tingkat nasional dan dunia Islam, performa UIN Malang juga tak kalah impresif. Berdasarkan pemeringkatan uniRank, UIN Malang menempati posisi kedua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan peringkat 21 World Islamic University. Sementara itu, versi EduRank menempatkan UIN Malang di posisi ketiga PTKIN dan peringkat 43 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia.
Fenomena ini sejalan dengan tren positif PTKIN secara nasional. Dalam rilis uniRank 2026, delapan UIN berhasil menembus 100 besar dari total 611 perguruan tinggi di Indonesia. Selain UIN Malang, daftar tersebut diisi oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Intan Lampung, UIN Alauddin Makassar, serta UIN Ar-Raniry.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, menilai capaian ini sebagai indikator meningkatnya visibilitas dan reputasi PTKIN di ruang digital global. Menurutnya, keunggulan ini tidak hanya mencerminkan kualitas akademik, tetapi juga kemampuan adaptasi kampus dalam menghadapi era teknologi informasi.
Ia menjelaskan bahwa pemeringkatan uniRank memiliki pendekatan berbeda karena berbasis pada indikator web yang objektif dan independen. Dengan kata lain, popularitas dan eksistensi digital kampus menjadi faktor penting yang tidak bisa dimanipulasi.
Lebih jauh, Sahiron menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh PTKIN untuk terus berbenah. Tidak hanya dalam penguatan digital, tetapi juga dalam peningkatan mutu akademik, riset, serta kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Ke depan, PTKIN harus mampu mengintegrasikan keunggulan akademik dengan transformasi digital agar tidak hanya unggul dalam visibilitas, tetapi juga dalam kualitas dan dampak,” tegasnya.
Capaian UIN Malang ini seolah menjadi jawaban atas pertanyaan lama: apakah kampus berbasis keislaman mampu bersaing di level global? Jawabannya kini semakin jelas. Bukan hanya mampu, tetapi juga siap melesat lebih jauh.



Editor: Humas
Reporter:
Fotografer: Ajay
UIN Malang Melesat di Panggung Dunia, Bukti Kampus Ulul Albab Kian Mendunia
Ajay April 9, 2026
Share this post
Tags
Archive