Skip ke Konten

Penguatan Kurikulum Berbasis Pemodelan, Prodi Teknik Lingkungan UIN Malang Siapkan Lulusan Adaptif

8 April 2026 oleh
Penguatan Kurikulum Berbasis Pemodelan, Prodi Teknik Lingkungan UIN Malang Siapkan Lulusan Adaptif
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Program Studi Teknik Lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berbenah menghadapi tantangan kualitas lingkungan yang kian kompleks. Melalui kegiatan Review Kurikulum bertema “Penguatan Kurikulum Teknik Lingkungan Berbasis Pemodelan untuk Menjawab Tantangan Kualitas Lingkungan Modern”, prodi ini menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, pukul 09.00–12.00 WIB di Ruang Rapat Teknik, Gedung Teknik 1 Kampus 3 tersebut diikuti oleh delapan peserta yang terdiri dari dosen dan pemangku kepentingan internal.
Dalam forum ini, isu pencemaran udara, air, dan tanah menjadi sorotan utama. Perkembangan persoalan lingkungan yang semakin kompleks dinilai menuntut pendekatan baru dalam pembelajaran, salah satunya melalui integrasi pemodelan kualitas lingkungan.
Ketua Prodi Teknik Lingkungan, Ar. Dr. Aulia Fikriarini Muchlis, M.T., IAI., menekankan bahwa pembaruan kurikulum bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki daya saing tinggi. “Kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus perkembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Evy Hendriarianti, S.T., M.MT., dosen Teknik Lingkungan ITN Malang yang memiliki kepakaran di bidang pemodelan kualitas lingkungan. Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam menjawab persoalan lingkungan modern.
“Kurikulum Teknik Lingkungan pada dasarnya bersifat dinamis dan harus senantiasa berkembang mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks tantangan kualitas lingkungan modern yang semakin kompleks, penguatan kurikulum berbasis pemodelan menjadi sangat penting agar lulusan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu melakukan analisis dan prediksi secara komprehensif,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada evaluasi kurikulum yang sedang berjalan dengan mengacu pada standar nasional dan internasional, seperti pedoman Bakerma Teknik Lingkungan serta kriteria akreditasi global seperti IABEE dan ABET. Evaluasi mencakup capaian pembelajaran lulusan (CPL), struktur mata kuliah, hingga relevansinya terhadap kebutuhan industri.
Sementara itu, sesi kedua diarahkan pada penguatan dan pengembangan kurikulum. Diskusi mengerucut pada strategi integrasi pemodelan, baik melalui penguatan materi dalam mata kuliah yang sudah ada maupun pengembangan mata kuliah baru yang lebih aplikatif.
Melalui diskusi interaktif dan pertukaran gagasan, forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Kurikulum ke depan diharapkan lebih adaptif, responsif, serta mampu membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis berbasis teknologi.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Prodi Teknik Lingkungan UIN Malang tidak ingin sekadar mengikuti arus, tetapi siap berada di depan dalam menjawab tantangan kualitas lingkungan global. Karena di era sekarang, memahami masalah saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah kemampuan memprediksi dan memberi solusi.


di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Abadi Wijaya
Fotografer: PTL
Penguatan Kurikulum Berbasis Pemodelan, Prodi Teknik Lingkungan UIN Malang Siapkan Lulusan Adaptif
Ajay 8 April 2026
Share post ini
Label
Arsip