Skip to Content

Di Balik Prasasti Depan Rektorat UIN Malang

Di Balik Prasasti Depan Rektorat UIN Malang
June 5, 2026 by
Di Balik Prasasti Depan Rektorat UIN Malang
Faiqotul himmah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY -  Prasasti yang berdiri di depan Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya berfungsi sebagai penanda identitas kampus. Di balik keberadaannya, tersimpan filosofi yang mencerminkan nilai keilmuan, spiritualitas, dan perjuangan yang menjadi landasan pendidikan di UIN Malang.

Hal tersebut disampaikan oleh mantan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Imam Suprayogo, saat menjelaskan makna yang terkandung dalam prasasti tersebut. Menurutnya, keberadaan prasasti dirancang sebagai pengingat bagi seluruh civitas akademika mengenai tujuan pendidikan yang dikembangkan di lingkungan UIN Malang.

Prof. Imam menjelaskan bahwa tanah yang berada di bawah prasasti tersebut diambil dari sejumlah lokasi yang memiliki keterkaitan dengan perjuangan para Walisongo. Pengambilan tanah tersebut dilakukan sebagai simbol penghormatan terhadap peran ulama dalam menyebarkan Islam dan membangun peradaban di Nusantara.

“Tanah yang berada di bawah prasasti ini diambil dari tempat-tempat yang berkaitan dengan perjuangan Walisongo. Hal ini dimaksudkan agar kampus memiliki ikatan nilai dengan perjuangan para ulama terdahulu,” ujarnya.

Menurut Prof. Imam Suprayogo, simbol tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.

Ia menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang menempuh pendidikan di UIN Malang diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, wawasan yang luas, serta kepekaan terhadap persoalan kemanusiaan. Nilai tersebut selaras dengan konsep Ulul Albab yang menjadi salah satu landasan pengembangan pendidikan di UIN Malang.

Dalam pandangannya, sosok Ulul Albab merupakan pribadi yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual. Selain memiliki kemampuan berpikir yang baik, mahasiswa juga diharapkan memiliki hati yang lembut, akhlak yang mulia, dan semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” jelasny

Prof. Imam menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para ulama perlu terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi muda. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut hadirnya sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab moral.

Filosofi prasasti rektorat tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan kepada seluruh civitas akademika. Melalui simbol tersebut, kampus berharap dapat terus melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, karakter yang kuat, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sebagai salah satu ikon kampus, prasasti di depan Gedung Rektorat tidak hanya merepresentasikan identitas institusi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan spiritualitas, dan pengabdian kepada kemanusiaan.


Editor: Humas
Reporter: Faiq
Fotografer: Faiq
Di Balik Prasasti Depan Rektorat UIN Malang
Faiqotul himmah June 5, 2026
Share this post
Tags
Archive