Skip ke Konten

Rektor UIN Malang untuk Maba: Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi

18 Agustus 2026 oleh
Rektor UIN Malang untuk Maba: Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi
Ajeng Ayu Kemala

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY | KAMPUS I - “Jangan sampai mulut kita berbicara merdeka, tapi jari-jari kita di media mencerca tiada henti.”

Pesan tersebut disampaikan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Ilfi Nur Diana, kepada mahasiswa baru dalam amanat upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan kampus, Senin (17/8). Di tengah derasnya arus informasi dan penggunaan media sosial, mahasiswa diminta tidak mudah terprovokasi serta lebih bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital.

Prof. Ilfi mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui ucapan. Menurutnya, kebebasan juga harus disertai tanggung jawab dalam menggunakan media sosial, termasuk menjaga perkataan dan tidak menyebarkan kebencian, kebohongan, maupun provokasi.

“Jangan sampai mulut kita berbicara merdeka, tapi jari-jari kita di media mencerca tiada henti, memfitnah, menyebar kebencian, kebohongan, keculasan, dan memprovokasi antar teman,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian utama dalam amanat yang disampaikan Rektor. Mahasiswa baru sebagai generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dinilai memiliki tantangan untuk dapat memanfaatkan media digital secara bijak.

Selain persoalan media sosial, Prof. Ilfi juga mengaitkan tantangan mahasiswa dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi harus tetap diiringi dengan akhlak dan kemampuan manusia dalam mengambil keputusan secara bijaksana.

“AI boleh semakin cerdas dan luar biasa, tapi manusia harus tetap bijaksana. Teknologi boleh semakin maju, tapi akhlak tidak boleh tertinggal,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak mahasiswa baru untuk membangun karakter sebagai generasi Qur’ani yang bermartabat dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi.

“Jadilah generasi Qur'ani yang tidak mudah terprovokasi, yang bermartabat dan berbudi. Jangan pernah lelah untuk mencapai cita-cita, jangan pernah putus asa untuk menutup kekurangan, teruslah gali kelebihan kalian,” pesannya.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu menjaga integritas dan menggunakan ilmu serta teknologi untuk memberikan manfaat bagi manusia dan lingkungan.

Pesan tersebut menjadi bagian dari refleksi kemerdekaan yang disampaikan dalam upacara HUT ke-81 RI di UIN Malang: bahwa kemerdekaan di era digital tidak hanya berarti bebas berbicara, tetapi juga mampu bertanggung jawab atas apa yang disampaikan dan dilakukan.

di dalam Berita

Editor: Humas
Reporter: Ajeng Ayu Kemala
Fotografer: Khoirul M
Rektor UIN Malang untuk Maba: Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi
Ajeng Ayu Kemala 18 Agustus 2026
Share post ini
Label
Arsip