MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi melaksanakan Seleksi Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026. Sebanyak 1.078 peserta memilih mengikuti ujian di kampus 1 UIN Maliki Malang yang digelar di Gedung Laboratorium Teknologi Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) lantai 3. Senin, 8 Juni 2026.
Seleksi nasional yang menjadi salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini berlangsung dalam lima sesi dan dilaksanakan menggunakan sistem berbasis komputer untuk menjamin proses seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Malang, Ita Hidayatus Sholihah, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung di lokasi ujian, seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan tertib, kondusif, dan lancar.
"Seleksi UM-PTKIN tahun ini menggunakan sistem SSE berbasis komputer dengan dukungan penuh panitia dan tim teknis. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan," ujarnya saat meninjau lokasi ujian.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mematuhi tata tertib dan hadir tepat waktu agar proses seleksi dapat berjalan optimal.
"Kami mengimbau seluruh peserta hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku agar seleksi berjalan tertib dan lancar," tegasnya.
Lebih lanjut, Ita berharap seluruh peserta mampu memperoleh hasil terbaik dan dapat diterima di perguruan tinggi yang menjadi impian mereka.
"Kami berharap para peserta mendapatkan nilai maksimal dan berhasil lolos di kampus pilihannya. Namun bagi yang belum berhasil melalui jalur ini, masih tersedia kesempatan melalui jalur seleksi mandiri," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Akademik UIN Malang, Imam Ahmad, menjelaskan bahwa minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UIN Malang melalui jalur UM-PTKIN tahun ini cukup tinggi. Secara nasional, jumlah peminat UIN Malang mencapai 5.269 peminat.
Rinciannya, sebanyak 1.766 peserta memilih UIN Malang sebagai pilihan pertama, 1.865 peserta sebagai pilihan kedua, dan 1.638 peserta sebagai pilihan ketiga.
"Tingginya jumlah peminat menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki UIN Malang," ungkapnya.
Imam menambahkan, pada jalur UM-PTKIN tahun 2026 UIN Malang membuka 14 program studi yang seluruhnya merupakan program studi berbasis keagamaan. Dari total peminat tersebut, kuota mahasiswa baru yang akan diterima melalui jalur UM-PTKIN sebanyak 1.917 mahasiswa.
"Hasil seleksi UM-PTKIN akan diumumkan secara nasional pada 30 Juni 2026. Kami berharap seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik sesuai usaha yang telah dilakukan," pungkasnya.
Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 menjadi bagian penting dalam proses penjaringan calon mahasiswa unggul yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan PTKIN. Melalui sistem seleksi yang modern dan transparan, UIN Malang terus berkomitmen menghadirkan layanan penerimaan mahasiswa baru yang profesional, adil, dan berkualitas.