MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY — Upaya membangun budaya kerja yang bersih dan profesional terus diperkuat oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kali ini, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kampus diwajibkan mengikuti program E-Learning ASN Berintegritas.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M. Si melalui surat resmi bernomor 1603/Un.3/KP.02.1/04/2026 tertanggal 6 April 2026. Hingga berita ini dipublikasikan, para pendaftar terus mengalir. Senin, 13 April 2026.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari surat Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang memanggil peserta untuk mengikuti pelatihan berbasis daring tersebut.
Dalam surat edaran itu, seluruh ASN yang telah ditetapkan diwajibkan berkomitmen mengikuti program secara penuh, mulai dari proses registrasi hingga seluruh rangkaian pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pendaftaran untuk Batch 5 wilayah Jawa Timur dibuka hingga 7 Mei 2026 berdasarkan jadwal resminya, sementara pelaksanaan pembelajaran dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 15 Mei 2026 melalui platform pembelajaran daring Kementerian Agama.
Program ini tidak sekadar pelatihan administratif. Lebih dari itu, E-Learning ASN Berintegritas dirancang untuk memperkuat nilai-nilai dasar ASN, seperti kejujuran, tanggung jawab, serta etika dalam pelayanan publik.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas yang kuat dalam menjalankan tugas.
Dengan kebijakan ini, UIN Malang ingin memastikan bahwa seluruh dosen dan tenaga kependidikan memiliki standar yang sama dalam membangun tata kelola yang baik.
Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi, penguatan integritas menjadi fondasi penting. Bagi UIN Malang, ini bukan sekadar program pelatihan, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga kepercayaan publik.