Daftar Penulis: Abadi Wijaya


Meriah! UIN Malang Buka PBAK 2025 dengan Ragam Penampilan dan Penyematan Jas Almamater
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 341 views
9751_wew.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 di Lapangan Kampus 1 pada Minggu, 17 Agustus 2025. Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan mahasiswa, hingga ditutup khidmat oleh doa yang dipimpin langsung oleh dai kondang Ustadz Solmed.

Acara dimulai dengan penampilan tari Sangkuriang dari mahasiswa UIN Malang, disusul pembukaan resmi oleh MC. Suasana semakin meriah saat Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. beserta jajaran pimpinan universitas dan Ketua DEMA Universitas Muammar Sidiq memasuki lapangan dengan iringan marching band.

Dalam sambutannya, Muammar Sidiq menyampaikan pidato membara yang membangkitkan semangat mahasiswa baru. Hal serupa juga ditegaskan oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., yang menyampaikan pentingnya PBAK sebagai sarana pengenalan lingkungan kampus dan pembentukan karakter mahasiswa.

Untuk menambah kemeriahan, sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) turut unjuk kebolehan. Di antaranya Mapala Tursina (Mahasiswa Pecinta Alam), Resimen Mahasiswa (Menwa), dan Bela Diri Pagar Nusa, yang berhasil memukau para peserta dengan atraksi khas masing-masing.

9752_yey.jpg

Momen paling berkesan terjadi saat penyematan jas almamater kepada dua mahasiswa baru perwakilan (putra dan putri) oleh Rektor. Suasana semakin menggetarkan ketika seluruh mahasiswa baru secara serentak mengenakan jas almamater bersama-sama, menciptakan atmosfer penuh kebanggaan.

Sebagai penutup, Ustadz Solmed hadir memimpin doa, menambah khidmat acara sekaligus mengakhiri secara resmi pembukaan PBAK 2025 UIN Malang.

Dengan konsep meriah namun tetap khidmat, PBAK tahun ini diharapkan menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal, mencintai, dan berkontribusi bagi almamater serta masyarakat luas. (kml)

Reporter: Ajeng Ayu Kemala

Fotografer: Ahmad Fawwaz Wildani

Lebih Lanjut »
Peringatan HUT ke-80 RI dan Pembukaan PBAK UIN Malang: Wujud Nyata Kontribusi Kampus Untuk Bangsa
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 241 views
9750_opening-pbak.jpg


MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Lapangan utama Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi saksi bisu perpaduan dua momen penting: peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia dan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru tahun 2025. Acara yang berlangsung khidmat pada Minggu, 17 Agustus 2025 di lapangan utama UIN Malang ini menegaskan peran UIN Malang menciptakan pemimpin bangsa yang menjunjung tinggi nilai ulul albab.
Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran staf, dosen, dan sivitas akademika, serta sejumlah tamu undangan penting, mengenakan batik terbaik, yang tidak hanya simbol kebanggaan akan warisan budaya lokal tetapi juga penghormatan terhadap jasa para pahlawan, para peserta upacara menunjukkan kecintaan mereka kepada Tanah Air. Pemandangan ini seolah menyatukan semangat kebersamaan dan nasionalisme di bawah kibaran sang saka Merah Putih.
Upacara dipimpin langsung oleh Rektor UIN Malang, yang tidak hanya bertindak sebagai pemimpin upacara, tetapi juga sebagai perwakilan dari seluruh sivitas akademika yang berdedikasi untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa. Dalam keheningan upacara, doa-doa tulus mengalun ke langit, memohon keberkahan dan kemajuan untuk Indonesia. Suasana haru dan bangga bercampur menjadi satu, menandai komitmen UIN Malang untuk menjadi bagian dalam perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah.

Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan pembukaan PBAK yang disambut antusias oleh para mahasiswa baru. Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., secara langsung menyambut 4.971 mahasiswa baru, termasuk 10 mahasiswa asing dan mahasiswa non-Muslim yang turut serta. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam menjunjung tinggi moderasi beragama dan toleransi.
Acara ini juga dihadiri oleh Ustadz Solih Mahmoed Nasution. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa setiap individu memiliki potensi kepemimpinan, dan kampus Islam seperti UIN Malang berperan penting dalam menghasilkan pemimpin masa depan. “UIN Malang: Bukan Hanya Kampus, Tapi Pabrik Pemimpin Bangsa” begitulah tokoh ulama itu menyebutnya.
Pembukaan PBAK pagi ini bukanlah sekedar acara pembukaan. Ini adalah pengingat bagi seluruh sivitas akademika akan tanggung jawab mereka untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa. Kehadiran mahasiswa asing dan non-Muslim membuktikan bahwa UIN Malang adalah tempat di mana nilai-nilai menjadi satu dan saling berkolaborasi. Dengan dedikasi yang tak kenal lelah, UIN Malang terus bergerak maju, menjadi bagian dari perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih cerah.

 

Reporter & Fotografer : Faiqotul Himmah

Lebih Lanjut »
PBAK UIN Malang 2025: Kisah Inspiratif Mahasiswa Baru dalam Menyulam Asa
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 127 views
9744_pbak-mahasiswa.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Di pagi yang cerah, sorak semangat mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menggema memenuhi area Kampus satu, Minggu, 17 Agustus 2025 .Ratusan wajah penuh harapan hadir menyambut hari pertama dalam balutan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Tahun ini, UIN Malang menghadirkan PBAK dengan nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lebih efisien, lebih meriah serta memiliki kisah inspirasi dari para mahasiwa

Di antara ratusan mahasiswa baru, terselip kisah-kisah perjuangan yang menginspirasi. Adiba (16), mahasiswi baru asal Madura dari Prodi Arsitektur, menuturkan bagaimana ia harus berjuang lebih keras dalam dunia akademik. “Saya memang bukan anak yang pintar. Belajar terasa susah, kadang teman-teman main, tapi saya harus belajar sampai malam. Berangkat dari rumah menuju UIN jam 3 pagi, sampai UIN jam 9. Tapi saya ingin membanggakan orang tua dan lulus dalam 3,5 tahun,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa tinggal di ma’had menjadi pengalaman baru yang seru sekaligus mendidik. “Di ma’had lebih terjaga, lebih disiplin, dan membuat saya semakin yakin bisa meraih cita-cita.”

Sementara itu, Muhammad Fasi Ramadhan (20), mahasiswa baru Prodi Manajemen asal Pandaan, Pasuruan, menyimpan kisah perjuangan yang tak kalah menyentuh. Kehilangan salah satu orang tua membuatnya harus menjadi tulang punggung keluarga. “Orang tua tidak bisa datang karena biaya, satu sudah meninggal, dan yang lain bekerja. Hanya saya yang bisa membantu keluarga. Saya kuliah dengan biaya sendiri dan dapat UKT kisaran 1. Selagi kamu ingin kuliah, maka kuliahlah, jangan menyerah,” ungkapnya penuh semangat.
Meski menghadapi keterbatasan, Fasi tetap optimis. “Harapan saya, semoga UIN Malang semakin keren, mewah, dan menjadi universitas terbaik di dunia,” tambahnya dengan senyum percaya diri.

Bagi banyak mahasiswa baru, PBAK bukan hanya sekadar acara seremonial pengenalan kampus, tetapi juga sebuah titik awal perjalanan panjang. Di balik sorak, tawa, dan semangat kebersamaan, tersimpan tekad kuat untuk menempuh pendidikan tinggi sebagai jalan mengubah masa depan. Setiap kisah, baik dari Adiba, Fasi, maupun mahasiswa lain, menjadi bukti bahwa perjuangan dan mimpi bisa berjalan beriringan.

Reporter : Amelia Dea Divanda
Fotographer : Alberda Salma Fariha

Lebih Lanjut »
Presma Tekankan Moralitas sebagai Landasan Mahasiswa dalam Pembukaan PBAK 2025
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 178 views
9748_orasi-presma.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun akademik 2025/2026 di Lapangan Kampus I, Minggu, 17 Agustus 2025. Acara diawali dengan penampilan tari Sampur Dewi Sumbing yang disambut langsung oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si bersama jajaran wakil rektor dan dekan. Kehadiran marching band dan parade bendera fakultas turut menambah semarak suasana yang dihadiri ribuan mahasiswa baru.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Presma) Muamar Sidiq, mahasiswa Prodi Hukum Tata Negara, menyampaikan sambutan penuh semangat di hadapan mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk cerdas secara intelektual, tetapi juga harus menjunjung tinggi nilai dan moralitas. “Saya malu sebagai Presma jika saya tidak bisa memperjuangkan hak mahasiswa, saya malu jika tidak bisa memperjuangkan hak rakyat Indonesia. Kita hari ini tidak butuh orang pintar, kita hari ini tidak butuh orang cerdas, tapi kita hari ini butuh orang yang bermoral,” tegasnya.

Muamar juga mengingatkan agar mahasiswa baru senantiasa menjadi pribadi yang bermanfaat dan tidak melupakan rakyat sebagai bagian penting dari perjuangan. Pesan tersebut disambut antusias oleh ribuan mahasiswa baru yang mengenakan jas almamater biru, menandai semangat kebersamaan dalam memulai perjalanan akademik di UIN Malang. (n.a)

Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer : Alberda Salma Fariha

Lebih Lanjut »
Rektor Resmi Buka PBAK 2025, Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Ulul Albab
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 245 views
9747_bu-rektor-opening-pbak.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun akademik 2025/2026 di Lapangan Kampus I, Minggu, 17 Agustus 2025. Acara diawali dengan penyematan jas almamater oleh Rektor Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si kepada dua mahasiswa baru perwakilan, yang kemudian diikuti secara serentak oleh seluruh mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa mahasiswa baru harus meniatkan diri menjadi generasi Ulul Albab, yaitu generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual dan emosional. “Saya akan malu jika tidak bisa menjadikan kalian mahasiswa Ulul Albab. Niatkan hari ini untuk menjadi generasi Ulul Albab,” ujarnya.

Prof. Ilfi juga menekankan bahwa keberhasilan universitas tidak hanya bergantung pada kualitas kampus, tetapi juga pada kualitas mahasiswa. Ia berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga semangat belajar, berintegritas, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing global.

Di akhir penyampaiannya, Rektor menyampaikan capaian prestasi kampus yang patut dibanggakan. Pada tahun 2024, UIN Malang berhasil dinobatkan sebagai Universitas Islam terbaik ke-16 di dunia, sekaligus meraih peringkat pertama sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik se-Indonesia versi UniRank. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bersama untuk terus mengharumkan nama Maliki Islamic University di kancah nasional maupun global. (n.a)

Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer : Ahmad Fawwaz Wildani

Lebih Lanjut »
Paskibra UKM Pramuka UIN Malang Ceritakan Tantangan dan Harapan dalam Upacara 17 Agustus
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 233 views
9745_paskib.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kampus I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Minggu, 17 Agustus 2025, berlangsung khidmat dengan penampilan pasukan pengibar bendera (paskibra) dari UKM Pramuka UIN Malang. Di balik suksesnya prosesi pengibaran, terdapat persiapan panjang yang dilakukan oleh tim paskibra.

Naufal Fikri, mahasiswa PIPS angkatan 2022, mengungkapkan bahwa latihan sudah dimulai sejak akhir Juni, meskipun sempat terhenti karena liburan. “Latihan kembali aktif tanggal 26 Juli sampai sekarang. Biasanya sehari bisa sampai tiga kali latihan, tapi durasinya pendek. Kami juga sering latihan per pasukan tanpa pelatih,” jelasnya.

9746_paskib-bendera.jpg

Ia menambahkan bahwa tantangan utama adalah soal kehadiran peserta, sebab agenda latihan kerap berbenturan dengan kegiatan PBAK. Selain itu, latihan penyamaan gerakan, langkah, dan tempo juga menjadi pekerjaan penting. “Tahun ini juga berbeda dengan tahun lalu. Ada kendala pada pengait bendera, dan formasi yang dipakai lebih rumit. Kalau tahun lalu formasi sayap, tahun ini formasi angka 80,” terangnya.

Di akhir, Naufal bersama Ade Azka, mahasiswa PBS angkatan 2024, menyampaikan harapan agar penampilan paskibra tahun depan bisa semakin baik. “Semoga formasi ke depan lebih rapi, baik dari segi tempo maupun kekompakan,” ujar keduanya kompak.

Reporter : Amelia Dea Divanda & Nafiska Sayekti Ariyani
Fotografer : Alberda Salma Fariha

Lebih Lanjut »
UKM Paduan Suara PSMGGB UIN Malang Warnai Upacara 17 Agustus
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 175 views
9749_padus-upacara.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY–Upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kampus I UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Minggu, 17 Agustus 2025, turut diwarnai penampilan paduan suara dari UKM PSMGGB UIN Malang. Penampilan ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang khidmat sekaligus menampilkan semangat kebersamaan civitas akademika.

Fahim Nurfatih, mahasiswa MPI angkatan 2021, menjelaskan bahwa persiapan penampilan dimulai sekitar dua minggu sebelum hari H, karena merupakan annual event. “Dari tahun-tahun sebelumnya sudah ada rancangan lagu yang bakal ditampilkan selain lagu wajib,” ujarnya. Tantangan terbesar menurut Fahim adalah menjaga fokus saat latihan di Lapangan Sport Center yang kadang terganggu oleh lalu-lalang mahasiswa. “Untuk menghadapi tantangan itu, kami lebih mengandalkan self control. Di mana pun tempat latihannya, kami harus tetap fokus ke konduktor,” tambahnya.

Fahim juga menyebut momen penampilan kali ini sangat berkesan baginya. “Oh, kita masih bisa berkesempatan merayakan HUT Indonesia. Ini tahun ketiga aku mengisi, jadi sangat berkesan. Alat pendukungnya juga bagus dan menambah mood para penyanyi,” katanya. Ia menambahkan pesan untuk anggota paduan suara selanjutnya agar bisa meningkatkan semangat dan meriahkan penampilan, menjadikan standar tahun ini sebagai minimal.

Reporter : Nafiska Sayekti Ariyani & Amelia Dea Divanda
Fotografer : Ibrahim Al Hanif

Lebih Lanjut »
UIN Malang Gelar Upacara HUT RI ke-80 dan Buka PBAK 2025
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 275 views
9740_agst4.jpeg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar dua agenda besar pada Minggu, 17 Agustus 2025. Pagi harinya, seluruh sivitas akademika mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, disusul dengan pembukaan resmi Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru.

Upacara peringatan kemerdekaan diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera. Seluruh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa hadir mengikuti upacara dengan tertib. Suasana khidmat semakin terasa ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di tengah lapangan utama.

9739_agst2.jpeg

Setelah rangkaian upacara kemerdekaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan PBAK 2025. Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., dalam sambutannya menegaskan kembali bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademik semata. “Keberhasilan seseorang tidak hanya dinilai dari intelektualitasnya yang bagus. Semua itu akan percuma jika tidak mampu terserap di dunia kerja nantinya. Oleh karena itu, mahasiswa baru harus siap membekali diri dengan perjuangan tanpa banyak mengeluh dan memiliki kecerdasan emosional serta spiritualitas yang kuat,” ujarnya.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Malang, Muammar Sidiq, dalam sambutannya turut memberikan pesan motivatif. Ia menegaskan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang memiliki peran besar dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. “Generasi mahasiswa adalah agen perubahan. Kita bisa menjadikan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Jika ada sebuah ketidakadilan yang terjadi, maka hanya satu yang kita lakukan, lawan.” ucapnya.

9738_agst.jpeg

Laporan partisipasi PBAK yang di paparkan oleh Kepala Biro AUPK, Dr. Muhtar Hazawawi, M. Ag adalah sebanyak 4.971 mahasiswa baru resmi mengikuti PBAK tahun ini. Dari jumlah tersebut, 3.465 mahasiswa ditempatkan di Kampus I Malang, sedangkan 1.506 mahasiswa berada di Kampus III Batu. Menariknya, peserta PBAK tahun ini juga mencatat kehadiran 10 mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Thailand, Yaman, Tanzania, dan Amerika Serikat. Selain itu, terdapat pula mahasiswa non-Muslim yang ikut bergabung, mencerminkan keragaman UIN Malang sebagai kampus inklusif.

PBAK 2025 mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa baru. Salah satunya datang dari Muhammad Galuh Riski, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2021 sekaligus ketua pelaksana PBAK 2025. “Jumlah partisipasi panitia saja ada 500 orang, terdiri dari 350 mahasiswa dan sisanya dosen. Dan Terkait harapan saya, PBAK 2025 bukan hanya seremonial sesaat, tetapi bisa menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk lebih bermanfaat di masa depan,” jelas Galuh.

Kehadiran mahasiswa asing juga menambah warna tersendiri dalam pelaksanaan PBAK. Dengan interaksi lintas budaya dan latar belakang, mahasiswa baru diharapkan semakin terbuka terhadap keberagaman sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Acara pembukaan PBAK berlangsung meriah dengan berbagai penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sambutan, serta penyambutan simbolis mahasiswa baru. Ribuan mahasiswa duduk rapi di lapangan utama dengan atribut putih-putih khas PBAK, menciptakan pemandangan semarak di tengah semangat peringatan kemerdekaan.

 

9741_agst4.jpeg

Dengan tema “bangkit, Bersinergi, Berdaya Dalam Aksi”, PBAK tahun ini diharapkan mampu menanamkan semangat kebangsaan, religiusitas, sekaligus kesiapan global kepada mahasiswa baru. Perpaduan antara peringatan HUT RI ke-80 dan pembukaan PBAK 2025 menjadi momentum penting bagi UIN Malang dalam mencetak generasi intelektual yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing internasional.

Dua kegiatan besar yang digelar di hari yang sama ini menjadi simbol harmonisasi antara semangat kebangsaan dan semangat akademik. UIN Malang meneguhkan komitmen untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalis dan kepedulian sosial. (naf)

Reporter: Muh. Noaf Afgani
Fotografer: Ahmad Fawwaz Wildani

Lebih Lanjut »
Semarak Kemerdekaan, Tim Pengabdian Qoryah Toyyibah UIN Malang HidupkanSDN 03 Gadingkulon
Minggu, 17 Agustus 2025 . in Berita . 104 views
10069_gdg1.jpg

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Nuansa kemerdekaan 17 Agustus tahun ini terasa berbeda bagi warga Dusun Sempu, Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sebuah sekolah yang lama terbengkalai, SDN 03 Gadingkulon, kembali hidup dengan tawa anak-anak, antusiasme ibu-ibu, dan semangat kolaborasi lintas komunitas melalui acara Semarak Kemerdekaan 2025.

10070_gdg2.jpg

Kegiatan ini digagas oleh Tim Pengabdian Qoryah Toyyibah UIN Malang bersama Kementerian Desa dan Lingkungan Hidup DEMA UIN Malang, dengan dukungan berbagai komunitas sosial. Berlangsung pada 16 Agustus 2025, sehari sebelum upacara kemerdekaan di desa, acara ini menjadi momentum penting untuk menjadikan kembali gedung SDN 03 sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Sejak resmi ditutup pada 2023 karena kekurangan murid, SDN 03 Gadingkulon lebih sering sunyi dan terbengkalai. Namun, melalui acara Semarak Agustusan, bangunan tua itu mendadak penuh aktivitas. Berbagai stand edukasi dan hiburan digelar, mulai dari ruang cerita, ruang baca, healing art, cek kesehatan gratis, hingga terapi tradisional Bali dan kartu tarot Nusantara. Anak-anak tampak larut dalam kegiatan menggambar bebas di stand healing art dan membaca buku di ruang baca. “Rasanya senang, seperti sekolah lagi tapi lebih seru,” ungkap salah seorang anak desa dengan wajah ceria.

10071_gdg3.jpg

Sementara itu, stand kesehatan gratis menjadi daya tarik tersendiri bagi para lansia. Panitia bahkan menjemput warga untuk memastikan mereka bisa mendapat layanan pemeriksaan kesehatan. Ibu-ibu desa menjadi peserta paling antusias ketika senam berhadiah digelar. “Alhamdulillah acaranya seru dan ramai. Sekolah ini adalah sekolah masa kecil kami. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa sering diadakan, agar sekolah ini kembali hidup walau hanya setiap minggu,” tutur salah satu warga penuh harap.

Bagi Tim Qoryah Toyyibah, Semarak Agustusan tidak sekadar perayaan kemerdekaan, tetapi juga simbol kebangkitan aset publik yang lama terbengkalai. Pak Mahpur, ketua tim pengabdian menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata untuk menghidupkan kembali potensi SDN 03 Gadingkulon.

Harapan serupa datang dari pemuda desa. Mereka menilai perayaan tahun ini lebih meriah dibanding sebelumnya karena dilaksanakan di sekolah. Bahkan, untuk pertama kalinya, upacara bendera 17 Agustus di Dusun Sempu digelar di halaman SDN 03 Gadingkulon, memperkuat simbol bahwa gedung ini mulai hidup kembali. “Kami berharap Semarak Agustusan ini menjadi pintu pembuka. Selanjutnya, program-program berbasis pendidikan, literasi, hingga pemberdayaan ekonomi bisa terus dilaksanakan di sini,” tutur Alfin Mustikawan.

Dengan semangat kebersamaan, acara Semarak Agustusan 2025 berhasil membuktikan bahwa gedung sekolah yang lama sunyi dapat kembali menjadi pusat kehidupan desa. SDN 03 Gadingkulon kini tidak hanya menyimpan kenangan masa lalu, tetapi juga harapan baru bagi warga Dusun Sempu. (af)
Reporter: Muh. Noaf Afgani

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up