Daftar Kategori: Berita


KELOLA DANA KEMATIAN, MAHASISWA FE RAIH PRESTASI
Iffatunnida Rabu, 30 September 2020 . in Berita . 67 views
2974_presfe.jpg
KETIGA mahasiswa Fakultas Ekonomi ini meraih prestasi Karya Ilmiah Terbaik tingkat nasional

GEMA-Siapa sangka, dengan membantu masyarakat dalam mengelola dana kematian di desa, tim mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) berhasil meraih gelar membanggakan. Mereka tergabung dalam Sharia Economic Student Community (SESCOM), yaitu Zanuba, Wahab, dan Mirta. Dalam Temu Ilmiah Nasional ke-19 yang dihelat Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (KSEI FE UNP) pada 24 hingga 29 Agustus lalu, tim UIN Malang meraih gelar Penulis Karya Ilmiah Terbaik Tingkat Nasional.
Wahab menyatakan, pembahasan timnya masuk dalam sub tema Manajemen Keuangan Masjid. Karya mereka berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Dana Kematiaan Jamaah Masjid dalam Konsep Asuransi Jiwa Syariah (Studi Kasus di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Gununggronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang)”.
Ia menjelaskan, karya itu terinspirasi saat melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa di desa tersebut. Berawal dari percakapan dengan takmir masjid, ia mengetahui dana kematian yang terkumpul sangat besar. “Ada sekitar Rp. 85.000.000 yang dikelola oleh masjid,” ucapnya.
Selanjutnya, bersama Mirta, ia mewawancara pengelola dana tersebut untuk menggali data yang lebih akurat. Mereka menyimpulkan bahwa dana tersebut berpotensi untuk dikembangkan. “Contohnya saja untuk pengobatan jamaah yang sakit,” imbuh Mirta.
Zanuba pun menawarkan solusi berupa penerapan konsep asuransi jiwa syariah berbasis masjid (takaful masjid). Melalui konsep ini, iuran peserta atau premi yang dibayarkan akan lebih jelas rinciannya. “Jamaah masjid juga bisa mengajukan pencairan dana untuk pengobatan, biaya pasca kecelakaan, dan lainnya,” jelasnya. (*/nd)

Sumber: Fadil

Lebih Lanjut »
SENAT UIN MALANG RESMIKAN RIP KAMPUS
Iffatunnida Rabu, 30 September 2020 . in Berita . 56 views

 

2973_ripp.jpg

GEMA-Sidang senat untuk pembahasan dan pengesahan Rencana Induk Pengembangan (RIP) tahun 2021-2045 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dihadiri para pimpinan dan anggota senat, Rabu (30/9). Bertempat di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat lt.4, agenda tersebut dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. A. Muhtadi Ridwan. Ia mengajak seluruh yang hadir untuk menelaah dan mengkritisi isi RIP. Pedoman yang dipakai ialah sinergitas antara RIP dengan renstra (rencana strategis) kampus, Diktis, dan Kementerian Agama. "Ini semua untuk tahapan penyempurnaan dan masukan agar RIP sesuai dengan yang diharapkan," paparnya.
Prof. Muhtadi menjelaskan, RIP ibaratnya sebuat impian yang dimiliki seseorang. Untuk menggapai impian itu, maka dibutuhkan renstra yang berupa program-program. “Jadi renstra itu lebih detil,” imbuhnya.
Ia melanjutkan, RIP ialah terjemahan visi-misi dan nilai budaya yang dikembangkan kampus. Ia pun menjadi acuan untuk menyusun renstra di tingkat fakultas dan jurusan. Renstra yang nantinya telah disusun di setiap level, menjadi pijakan pembangunan yang berkelanjutan.
Pasca penyempurnaan RIP dalam rapat senat ini, Prof. Muhtadi ingin agar tiap fakultas segera merevisi sesuai petunjuk. “RIP akan dievaluasi setidaknya lima tahun sekali untuk menyesuaikan proses tata kelola sesuai dengan kondisi,” ujarnya. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
UIN MALANG SIAP BEREVOLUSI
Abadi Wijaya Rabu, 30 September 2020 . in Berita . 34 views
2970_sutiaji.jpg

GEMA-Tahun ini Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) akan menginjak usia ke-59 tepatnya nanti pada 28 Oktober 2020. Dalam semarak Dies Maulidiyah, kampus berlogo Ulul Albab ini, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Abd. Haris, M. Ag memberikan tema baru yang momentual, yakni dipilihnya Revolusi UIN Maliki menuju Smart Islamic University sebagai jargon agungnya. Sedangkan kick Off dimulainya serangkaian perayaan dies maulidiyah dilaksanakan di Lapangan Utama Kampus 1 UIN Maliki Malang. Selasa (29/9).
Hadir saat acara, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, M. Si, para Wakil Rektor, para kabiro, ketua senat, Kabbag kasubbag, para dekan beserta wakilnya, kepala unit-unit, dosen dan karyawan serta para tamu undangan mitra kerja sama universitas.
Dalam sambutannya, Prof. Haris sapaan akrab Rektor UIN Maliki menegaskan bahwa dirinya menginginkan pada Dies Maulidiyah ke-59 ini bagi UIN Maliki merupakan pijakan untuk berevolusi. "Mari kita semua saling mensupport dan mengisi agenda peringatan dies maulidiyah kali ini dengan nuansa yang berbeda. Kita harapkan hal ini mampu memberikan kesan bahwa saat ini di kampus tercinta kita ada perubahan fundamental. Tentu saja perubahan tersebut bersifat positif yang mampu mendorong terwujudnya Smart Islamic University, yakni suatu universitas Islam yang pintar dan cerdas," ungkapnya.

2969_kickoff.jpg
SENAM SEHAT: Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag senam bersama Walikota Malang Drs. H. Sutiaji dengan tetap menjaga protokol Covid-19 pada acara opening Kickoff Dies Maulidiyah ke-59 UIN Maliki Malang.


Cerdas yang dimaksud misalnya baik dalam tata kelola pelayanannya. Pelayanan pada stekholder, para sivitas akademik, masyarakat, dan lain sebagainya. Selain itu, UIN Maliki juga sedang gencar-gencarnya mewujudkan visinya untuk menuju universitas bertaraf internasional atau yang disebut dengan World Class University (WCU).
Sementara itu, Wali kota Malang, Sutiaji sebagai alumni dari UIN Maliki yang turut hadir saat acara mengungkapkan rasa syukur dan bangganya kepada UIN Maliki. "Alhamdulillah, saya bersyukur bisa menjadi alumni dan selalu menjaga almamater dari kampus ini," ucapnya. Kemudian, menurutnya selama 59 tahun ini, UIN Maliki dalam perkembangannya telah memberikan kontribusi positif baik bagi segi pengetahuan maupun pada kehidupan. Sutiaji juga menyatakan bahwa UIN Maliki telah menjadi filosofi hidup, filosofi berta'lim, berdakwah dan berbagi hal yang bermanfaat bagi seluruh umat.
Rangkaian kegiatan pun telah terjadwal untuk menyambut Dies Maulidiyah ke-59 UIN Maliki kali ini. Mulai dari berbagai macam lomba, baik lomba olahraga maupun seni religi, bakti sosial, penulisan sejarah, penghijauan, hingga seminar internasional (webinar). (ptt)

Lebih Lanjut »
KERJASAMA FE DAN PT NUTRIFOOD INDONESIA
Iffatunnida Selasa, 29 September 2020 . in Berita . 31 views
2971_femou.jpg

GEMA-Fakultas Ekonomi (FE) tetap memperluas kerjasama meski di masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease). Kali ini mereka menggandeng PT. NUTRIFOOD Indonesia, perusahaan yang memproduksi minuman kesehatan. Produk-produk mereka yang sangat dikenal masyarakat Indonesia di antaranya Nutrisari, HiLo, dan Tropicana Slim. Naskah kerjasama ditandatangani oleh Dekan FE Dr. Nur Asnawi dan perwakilan perusahaan yaitu Vito Dwiki Jhalu Adjie (Customer Development Associate Area Jawa Timur) dan dilakukan langsung di kantor PT. NUTRIFOOD Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9).
Vito menuturkan, dalam naskah kerjasama tersebut tertulis harapan dari kedua belah pihak untuk segera direalisasikan demi kebaikan bersama. Karena masa pandemi, maka beberapa kegiatan yang direncanakan akan berjalan daring, baik itu melalui aplikasi Zoom, Google Meet, dan lainnya. “Dan kami juga berharap kerjasama dengan UIN Malang ini berkelanjutan di masa mendatang,” tambah Vito.
Dekan FE, Dr. Nur Asnawi optimis bahwa kerjasama yang digagas ini akan meningkatkan reputasi kelembagaan fakultasnya. Dengan menambah kerjasama dengan perusahaan terkemuka, akan ada hal yang menguntungkan kedua pihak. “Kerjasama ini juga akan menjadi spirit sivitas akademik Fakultas Ekonomi untuk menjadi yang terdepan,” paparnya.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FE Prof. Dr. Achmad Sani juga menyambut baik program kerjasama ini. Usaha ini ialah salah satu realisasi networking dengan dunia usaha terkemuka di Indonesia. Akan ada banyak program dari PT. NUTRIFOOD Indonesia, Jakarta yang bisa diikuti sivitas akademik FE, seperti Nutrifood Leadership, Nutrifood Award, Nutrifood Research, dan Nutrifood Health. Selain itu, perusahaan tersebut juga membuka kesempatan bagi mahasiswa FE untuk magang, mengikuti seminar dan konferensi di PT. NUTRIFOOD Indonesia. “Semua program ini akan berimbas baik untuk meningkatkan reputasi FE,” jelas Prof. Sani. (*/nd)

Sumber: Prof. Dr. Achmad Sani

Lebih Lanjut »
KICK-OFF DIES MAULIDIYAH KE-59 UIN MALANG
Abadi Wijaya Selasa, 29 September 2020 . in Berita . 50 views
2969_kickoff.jpg
SENAM SEHAT: Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M. Ag senam bersama Walikota Malang Drs. H. Sutiaji dengan tetap menjaga protokol Covid-19 pada acara opening Kickoff Dies Maulidiyah ke-59 UIN Maliki Malang.

GEMA-Perhelatan agenda Dies Maulidiyah ke-59 Universitas Islam Negeri Maulana Malik ibrahim Malang secara resmi dibuka langsung oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. melalui kegiatan seremoni Kick-Off Dies Maulidiyah yang diselenggarakan di lapangan utama UIN Maliki Malang ini turut dihadiri oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang sekaligus sebagai alumni UIN Maliki Malang, Selasa (29/9).
Seperti biasanya, setiap momen penting Prof. Haris selalu menterjemahkan kegiatan itu dengan sajak pusinya yang khas seperti kutipan pusinya di bawah ini:

KICK OFF MEETING,
Dies Maulidiyah UIN Maliki ke-59.

Hari ini pertemuan untuk mulai.
Peringatan hari ulang tahun ke 59 UIN Maliki.
Angka 5 dan 9 yang bermakna sangat sakti.
Angka 5 isyaratkan persatuan dalam perbedaan seperti jari-jari.
Angka 9 memberi arti puncak gemilang sangat tinggi.
Pasti ditempuh dengan cara smart dan revolusi.
Perubahan cepat dalam mindset dan perilaku para pegawai.

UIN Maliki dengan umur yang sempurna.
59 tahun dari 28-10-1961 sampai 2020 waktu yang lama.
Mulai Fakultas Tarbiyah, STAIN, UIIS dan UIN Naliki Malang Raya.
Kini pasti menjadi harapan bangsa dan negara bahkan dunia.
Menjadi tempat orang yang ingin studi lanjut S1 sampai S3.
Bahkan menjadi tempat pengembangan Qaryah Thaiyibah.
Pusat pembelajaran bahasa dunia apa saja.
Penelitian yang menjadi keunggulan akademika.
Dengan dukungan sistem terbaik penuh dengan kehebatan media.

Mari kita mulai peringatan UIN Maliki.
Dengan rangkaian kegiatan yang sangat berarti.
Mulai webinar dan juga diskusi-diskusi pengembangan institusi.
Tingkatkan produktifitas karya ilmiah berbasis prodi.
Cepat perbanyak profesor dan studi S3 dosen harus selesai.
Bangun persatuan dan hindari konflik apakagi masalah pribadi.
Saling membantu dan menyokong tanpa pilih kasih.

Segera bergegas ikuti kegiatan pagi ini.
Berbaris dengan protokol covid 19 karena pandemi.
Jaga kesehatan dan tetap hati-hati sendiri-sendiri.
Teriakan UIN Maliki Maju dengan adakan revolusi.
UIN Maliki Malang menjadi Smart Islamic University.

Begitu kan Dies Maulidiyah UIN Maliki ini kita peringati?

Malang, 29-09-2020
'Abd Al Haris Al Muhasibiy

 

Lebih Lanjut »
EDUKASI PENTING BAGI MASYARAKAT TENTANG COVID-19
Iffatunnida Rabu, 23 September 2020 . in Berita . 74 views
2967_wen.jpg

GEMA-Ditetapkannya pesantren sebagai cluster baru penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease) di Indonesia tentu menjadi concern bagi pemerintah. Melalui webinar yang diselenggarakan Halal and Thoyyib Center (HTC) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Pendis Kemenag, Suwendi menegaskan bahwa pesantren harus memiliki edukasi yang memadai untuk menanggulangi Covid-19, Rabu (23/9).
Edukasi yang bisa diberikan ialah bagaimana masyrakat harus mengubah gaya hidup selama masa pandemi. Hingga saat ini, masih banyak orang yang tidak sepenuhnya menyadari pentingnya untuk tetap selalu higienis. Seperti menggunakan masker dengan benar dan membawa hand sanitizer. “Kita tidak sadar, segala hal yang kita pegang itu bisa saja jadi perantara banyak penyakit, termasuk Covid,” tutur Suwendi. Membawa hand sanitizer, menurutnya, sangat diperlukan karena kita tidak selalu punya akses untuk mencuci tangan dengan air.
Suwendi mengapresiasi HTC UIN Malang dengan mengadakan webinar yang memberikan edukasi terutama kepada mereka yang mengelola pesantren. Tak hanya itu, salah satu materi yang diberikan juga menurutnya sangat bermanfaat, yakni membuat hand sanitizer dengan bahan-bahan yang sudah ada di sekitar kita. “Ilmu mahal seperti ini kita apresiasi karena HTC UIN Malang bersedia membagikannya dengan gratis untuk kepentingan kita semua,” ujarnya. (nd)

Lebih Lanjut »
JADIKAN OBJEK AGAR TIDAK PUNAH
Iffatunnida Selasa, 22 September 2020 . in Berita . 73 views

 

2968_irr.jpg

GEMA-Setelah mengisi workshop khusus bagi calon guru besar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Irwan Abdullah mengisi seminar yang diprakarsai Pusat Studi Sosial Budaya di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Selasa (22/9). Seminar terbatas tersebut fokus pada kearifan sosial budaya Indonesia sebagai topik penelitian. Peserta seminar yang bertempat di Aula Gedung Rektorat lt. 5 itu ialah para dosen UIN Malang dari berbagai program studi.
Prof. Irwan menuturkan tidak sulit menemukan objek penelitian di Bidang Sosial Budaya selama calon peneliti peka. Pasalnya, banyak yang merasa, tidak ada kearifan lokal yang bisa dijadikan objek penelitian. Ada beberapa kearifan lokal di sekitar kita yang bisa dijadikan topik penelitian.
Etika dan hukum yang berlaku di suatu komunitas, menurut Prof. Irwan, sangat menarik untuk dibahas. Karena walau di area yang sama, bisa jadi ada beberapa macam komunitas yang juga berimbas pada perbedaan hukum. Calon peneliti juga bisa menggali informasi dari kelembagaan sosial atau adat di suatu wilayah. Tak hanya itu, falsafah hidup yang dipegang komunitas tertentu juga dapat dijadikan topik riset. “Selain itu, ada juga sumber-sumber tertulis seperti kitab yang dijadikan pedoman. Jangan biarkan kitabnya sampai rusak tanpa diteliti,” papar profesor asal Aceh ini.
Dengan menjadikannya sebagai topik penelitian, kearifan lokal di suatu daerah akan tetap terjaga. Karena, ada dokumentasi tertulis yang membahas kebudayaan tersebut sehingga dapat dipelajari oleh generasi selanjutnya.
Seminar yang dibatasi untuk 100 peserta ini merupakan salah satu rangkaian Dies Maulidiyah UIN Malang yang ke-59. Tahun ini, pihak kampus mengusung tema Revolusi UIN Maliki Malang Menuju Smart Islamic University. (nd)

Lebih Lanjut »
JANGAN PULANG SEBELUM TULISAN RAMPUNG
Iffatunnida Senin, 21 September 2020 . in Berita . 126 views
2959_gubesss.jpg

GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) memulai pembekalan para calon profesor di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (21/9). Sebanyak 20 dosen bergelar doktor masuk dalam gelombang pertama Bimtek Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi Internasional. Sebelum dikirim ke Yogyakarta untuk dilatih lebih intensif lagi, mereka mendapatkan materi awal di kampus. Guru besar dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Prof. Dr. Irwan Abdullah pun didatangkan.
Selama seminggu nantinya di Yogyakarta, Prof. Irwan menegaskan, seluruh calon profesor harus siap menyusun dua artikel ilmiah sekaligus. Pada prosesnya, mereka harus menghasilkan setidaknya satu artikel yang siap dikirimkan ke jurnal Scopus. “Tidak boleh pulang kalau artikelnya belum selesai,” tegas Guru Besar Bidang Ilmu Antropologi tersebut.
Menurutnya, menulis adalah proses sistematis. Ia tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru atau instan. Ada beberapa proses yang harus dilalui sebelum sebuah artikel itu dikatakan jadi. Bahkan ditolak oleh redaktur jurnal pun adalah proses. “Tidak boleh malu kalau artikelnya ditolak, apalagi putus asa dan berhenti menulis,” pesannya.
Ia mengungkapkan, ada satu hal krusial yang membuat sebuah artikel ditolak oleh jurnal terindeks Scopus. Yakni, tidak adanya transparansi data. “Data sendiri setidaknya ada tiga, tergantung mana yang kita tulis di metode penelitian,”ujar Prof. Irwan.
Ia memaparkan lebih lanjut tentang tiga data itu. Pertama, penulis lupa menuliskan hasil wawancara dalam kutipan di bodi artikel. Kedua, hasil observasi langsung tidak dimasukkan, entah itu berupa foto atau narasi. Terakhir, apa yang dibaca dalam sumber rujukan tidak dikutip dalam artikel kita. “Kalau hal-hal ini tidak ditulis, artikel akan dikira hasil karangan,” jelasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. IRWAN: TRADISIKAN 150 KATA SETIAP PAGI
Iffatunnida Senin, 21 September 2020 . in Berita . 198 views
2958_gubess.jpg
REKTOR UIN Malang membuka Bimtek yang dikhususkan bagi calon guru besar.

GEMA-Rangkaian Bimbingan Teknis Penulisan Artikel Jurnal Bereputasi Internasional yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Malang dimulai. Sebagai permulaan, Prof. Dr. Irwan Abdullah dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mempersiapkan calon guru besar untuk mulai merumuskan topik yang akan dibahas dalam artikel ilmiah, Senin (21/9). Workshop yang bertempat di Ruang Meeting Gedung Rektorat lt.3 dilaksanakan hingga sore hari.
Prof. Irwan mengatakan, untuk memulai menulis memang membutuhkan usaha yang sangat luar biasa. Pasalnya, tidak gampang menata niat apalagi merealisasikannya. Namun, bukan berarti kita tetap santai dan akhirnya tidak menghasilkan karya ilmiah.
Untuk mulai menghapus rasa malas, Prof. Irwan menyarankan agar ada hal yang harus dibiasakan, yakni menulis beberapa paragraf. “Kalau saya ajarkan ke mahasiswa, setiap pagi tulis satu paragraf. Itu sudah dapat sekitar 150 kata,” tuturnya. Jika dibiasakan, maka dalam sebulan, ada sekitar 4.000 kata yang akan terkumpul. “4.000-an kata itu sudah jumlah ideal bagi sebuah artikel ilmiah di jurnal terindeks Scopus,” lanjutnya.
Jika, masih kata Prof. Irwan, dalam sebulan seorang dosen bisa menghasilkan satu artikel, maka dalam setahun total 10 artikel. “Kalau ada banyak artikel begini kan kita tidak bingung misal satu atau dua artikel ditolak oleh redaktur jurnal,” ujar Guru Besar Ilmu Antropologi. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up