Daftar Kategori: Berita


IKHLAS BERAMAL, BUKAN PENCITRAAN
Iffatunnida Rabu, 19 Mei 2021 . in Berita . 153 views
3180_kiai.jpg

GEMA-Dalam agenda Halal Bihalal daring, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tak hanya mengundang Menteri Agama RI. Salah satu pemuka agama di Jawa Timur juga turut dihadirkan, yaitu KH. Agoes Ali Masyhuri. Memulai ceramahnya, ia menekankan pentingnya memupuk keikhlasan dalam hati, Rabu (19/5).
Ia menjelaskan, tanda seseorang benar-benar ikhlas dalam beramal ialah, segala yang dilakukan hanya diniatkan untuk meraih ridho Allah. Artinya, bukan pujian manusia yang diharapkan. “Mohon maaf, tidak ada pencitraan dan tidak dibungkus untuk kepentingan tertentu,” ia melanjutkan, “Orientasi mereka hanya akhirat sehingga ikhlasnya tinggi.”
Pengasuh PP. Bumi Sholawat, Sidoarjo ini menyatakan, dengan kadar ikhlas yang sangat tinggi ini, meski orangnya telah wafat, amalnya tetap dapat dirasakan. “Orang lain masih membahasnya,” imbuhnya.
Selain itu, KH. Agoes Ali Masyhuri juga menuturkan, sebaik-baik manusia ialah mereka yang hidup dan matinya keramat. Yang ia maksud adalah seseorang yang berjasa semasa hidupnya, sehingga ketika wafat, masyarakat masih mengenang dan membicarakan untuk waktu yang sangat lama. “Bukan hanya sekadar prestasi yang ditorehkan, tetapi ada prasastinya,” paparnya. (nd)

Lebih Lanjut »
MENTERI AGAMA JELASKAN HISTORI HALAL BIHALAL
Iffatunnida Rabu, 19 Mei 2021 . in Berita . 180 views
3179_menag.jpg

GEMA-Tak banyak yang mengetahui asal-usul Halal Bihalal, sebuah tradisi pasca Idul Fitri di Indonesia. Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas mengulas singkat sejarah tradisi tersebut. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan di agenda Halal Bihalal daring UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (19/5).
Halal Bihalal, kisahnya, adalah ijtihad salah satu Ulama pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Abdul Wahab Chasbullah. Pada Ramadhan tahun 1948, Presiden RI saat itu Ir. Soekarno merasa risau karena elit politiknya saling berseberangan dan tidak pernah bersepakat dalam majelis. Akibatnya, pertikaian terjadi di beberapa area di Indonesia, seperti Darul Islam, Tentara Islam Indonesia, dan PKI di Madiun.
Mendengar kekhawatiran presiden, KH. Wahab menyarankan untuk mengadakan silaturrahim untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun, menurut Presiden Soekarno, kata silaturrahim tidak akan menarik minat para elit politik. Ia pun meminta istilah lain. Setelah berpikir, KH. Wahab menjawab bahwa saling bertikai itu dosa dan termasuk haram. Jadi, agar tidak dosa dan menjadi haram, maka harus dihalalkan. Maka, muncullah istilah Halal Bihalal.
Menilik sejarahnya, sudah nampak bahwa tradisi Indonesia yang mencerminkan nilai keislaman ini hanya memiliki satu tujuan utama. “Halal Bihalal menyimpan makna bahwa penting sekali untuk merawat kebersamaan dan persatuan sesama manusia,” jelas Yaqut. (nd)

 

Lebih Lanjut »
PANLOK UM-PTKIN UIN MALANG GELAR SIMULASI UJIAN SSE
Abadi Wijaya Senin, 17 Mei 2021 . in Berita . 114 views
3178_umptkin.jpg

GEMA-Panitia Lokal UM-PTKIN Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan simulasi persiapan pelaksanaan ujian Sisitem Seleksi Elekteronik (SSE) Ujian UM-PTKIN 2021 di ruang pertemuan gedung Rektorat Lt.3, Senin (17/5).
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor Bidang Akadermik Prof. Dr. M. Zainuddin, MA, sekaligus Ketua Panlok UM-PTKIN UIN Malang, Kabiro AAKK Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag dan Koordinator SSE Lokal UIN Malang Imam Ahmad, M.Ag
Simulasi ini dilakukan untuk melihat persiapan panitia dalam proses pelaksanaan dan capaian selama masa seleksi mahasiswa. Output dari kegiatan ini lebih menitik beratkan kepada proses persiapan, pelaksanaan, dan capaian selama masa seleksi mahasiswa baru di PTKIN.
Prof. Dr. M. Zainuddin berharap dari proses pelaksanaan simulasi ujian UM-PTKIN ini setidaknya bisa mengukur kesiapan panitia lokal UIN Malang, meski begitu semoga pelaksanaan simulasi ini bisa berjalan dengan baik, jika menemukan kendala bisa segera di evaluasi dan dilakukan perbaikan demi lancarnya proses ujian di hari H.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator SSE Lokal UIN Malang Imam Ahmad, M.Ag. Semua Panlok se-Indonesia melakukan simulasi pelaksanaan ujian UM-PTKIN.
UIN Malang bersama panitia selama empat hari kedepan 17-20 Mei 2021 akan melaksanakan simulasi sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, sehingga saat pelaksanaan ujian UMPTKIN bisa meminimalisir kendala yang ada.
Meski begitu, Kepala Bagian Akademik dan Kemahsiswaan berharap melalui seleksi UM-PTKIN ini UIN Malang bisa menjaring mahasiswa yang unggul dan juga memiliki kemampuan dalam baca tulis Alquran. Pasalnya, semua mahasiswa UIN Malang dituntut tidak hanya pandai dalam disiplin ilmu umum saja, akan tetapi memiliki kemampuan tambahan terkait baca tulis Alquran tersebut.

Lebih Lanjut »
REKTOR APRESIASI KARYA DOSEN ASING
Abadi Wijaya Senin, 26 April 2021 . in Berita . 226 views
3175_as.jpg

GEMA-Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. menerima buku karya salah satu dosen asing yang mengajar di kampusnya. Penyerahan buku di Lt.1 Gedung Rektorat tersebut dilakukan pasca rekaman Syiar Ramadan 1442 H. Dosen asing yang menyerahkan karyanya ialah Prof. Dr. Sulaiman Hassan Suleiman asal Libya. Ia mengampu mata kuliah Sejarah Peradaban Islam (SPI), Senin (26/4). Prof. Haris menyatakan, buku itu merupakan karya pertama dosen asing yang ia terima. Buku tersebut berjudul "Al Afrikiyan Minal Hadharah ila At-Tabi’iyyah" (Afrika: Dari Peradaban Asli hingga Heteronomi [Sistem Politik Heteronomi]). Pembahasan utama buku tersebut yakni tentang hadharah atau peradaban Islam di Afrika dan juga kebudayaan yang membawa Islam masuk ke Indonesia. Rektor melanjutkan bahwa penulisan buku itu menggunakan perspektif politik dan partai. Isinya membahas topik penting tentang dampak dan konsekuensi kolonialisme bagi masyarakat pasca kemerdekaan. Terutama masyarakat Islam di Afrika yang berkaitan dengan sistem politik, hukum dan ekonomi-sosial serta gambaran terbalik buatan kolonialisme tentang bangsa yang dijajahnya. Selanjutnya, buku itu pun menjelaskan juga tentang wajah buruknya kolonialisme Eropa dan tindakan eksploitasi sumber daya manusia di benua Afrika. Misalnya, dalam bentuk perdagangan, perbudakan serta pencurian sumber daya alam berupa emas, uranium dan tambang berharga lainnya. Ia menambahkan, penjajahan lah yang merusak tatanan kehidupan karena adanya peperangan. Sehingga apa yang terjadi di Afrika itu mirip dengan yang dialami Indonesia. Penderitaan yang dialami penduduknya pun sama. "Oleh karena itu, Islam datang membawa peradaban dengan prinsip keilmuan dan pemikiran yang maju sehingga menuntun bangsa pemeluk Islam ikut maju," terang Prof. Haris. Rektor mengungkapkan betapa pentingnya kajian yang ada dalam buku itu. Ia berani mengungkapkan rahasia, intrik, dan pengaruh kolonialisme. "Saya berharap mahasiswa dan pembaca lainnya bisa mengambil manfaat dan bekal dari kajian luar biasa yang berharga ini, " tuturnya. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
KPPN KEMBALI APRESIASI KINERJA BAIK UIN MALANG
Iffatunnida Kamis, 15 April 2021 . in Berita . 210 views
3174_prest.jpg

GEMA-Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang kembali mencatat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Satuan Berkinerja Terbaik I, Kamis (15/4). Penghargaan PRISMA serupa pernah diterima di Triwulan ke-4 tahun 2020. Kini, kampus berlogo Ulul Albab tersebut menerima kembali penghargaan itu di Triwulan Pertama tahun 2021. Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Aula Sakura (Sinergi dan Kolaborasi untuk Negara), Gedung KPPN Kota Malang lt. 2.
Rektor Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. menerangkan bahwa UIN Malang tercatat dalam penghargaan untuk kategori Bidang Manajemen Badan Layanan Umum (BLU). Penghargaan PRISMA yang diterima ini tak sekadar prestasi namun sebagai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas. Ia pun ingin agar prestasi kinerja ini tak hanya diapresiasi di lingkup KPPN Kota Malang, “Namun juga bisa sampai pada institusi terkait yang lebih tinggi lingkupnya.”
Ia melanjutkan, capaian kinerja ini merupakan hasil kerjasama segala komponen di UIN Malang, dari staf hingga pimpinan. “Kami ingin agar manajemen BLU optimal dan pengguna jasa kampus mendapatkan layanan yang terbaik,” imbuhnya.
Prosesi penyerahan penghargaan PRISMA kali ini bertema Peningkatan Pemberdayaan UMKM dalam Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021 Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional. Peringkat kedua di kategori yang sama diraih oleh Universitas Negeri Malang. Sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Universitas Brawijaya Malang. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: STAF TERAMPIL = INSTITUSI UNGGUL
Iffatunnida Rabu, 7 April 2021 . in Berita . 444 views
3157_r.jpg

GEMA-Meski tak bisa tampil secara langsung dalam acara yang diadakan Pusat Studi Penelitian-LP2M UIN Malang, Rektor Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. masih menyempatkan membuka acara secara daring, Rabu (7/4). Sebagai pimpinan, ia menyambut baik Workshop Metode Penelitian Kebijakan Pendidikan bagi Tenaga Kependidikan yang ditujukan khusus bagi para staf kampus.
Prof. Haris menyatakan, untuk menuju impian UIN Malang menjadi Smart Islamic University, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil. Yang ia harapkan ialah SDM yang menguasai tugas dan fungsinya serta peka terhadap perkembangan di bidangnya masing-masing. “Para tenaga kependidikan harus paham, ada kebijakan baru apa di area kerjanya,” imbuhnya.
Selanjutnya, masih kata rektor, kebijakan yang dikeluarkan hendaknya dibahas dalam bentuk riset. Sehingga, ada bahasan apakah kebijakan tersebut memberikan efek positif atau malah memperburuk kinerja. “Memiliki staf yang giat dan aktif seperti ini akan menguatkan pengembangan UIN Malang di masa mendatang,” jelas Prof. Haris. (nd)

Lebih Lanjut »
PERTIMBANGKAN REVOLUSI TEKNOLOGI SAAT RISET
Iffatunnida Rabu, 7 April 2021 . in Berita . 331 views

 

3168_stafpen.jpg

GEMA-Pesatnya perkembangan teknologi menjadi hal yang ditekankan Prof. Dr. Imron Arifin, M.Pd. dalam pemaparan materi metodologi penelitian di hadapan para tenaga kependidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Makin banyaknya penggunaan teknologi di semua lini kehidupan, tentu harus dimanfaatkan untuk memberi kemudahan. Kehadiran Prof. Imron tak hanya untuk mengajarkan metode riset, namun juga membantu para staf untuk menemukan bahan yang diteliti di institusi pendidikan, Rabu (7/4).
Sebagai pakar yang sudah berkecimpung selama puluhan tahun di dunia pendidikan, Prof. Imron menyadari betapa teknologi adalah bagian dari perubahan zaman yang tak bisa dihindari. Ia mengambil contoh, saat ini, di beberapa perpustakaan, pengunjung tak memadati rak buku seperti dulu. “Justru mereka ke Perpustakaan, langsung menghadap komputer atau laptop untuk mengakses buku atau jurnal elektronik,” jelasnya. Mencari referensi dengan kata kunci tentu lebih mudah dibanding membolak-balik lembaran buku selama berjam-jam.
Layaknya contoh yang diberikan, ia berharap agar staf UIN Malang juga memberikan ide-ide yang memanfaatkan teknologi. “Manfaatnya akan sangat positif bagi kemajuan tempat kerja Bapak-Ibu sekalian,” imbuh Ketua Yayasan Pendidikan Anak Sholeh tersebut.
Ia memaklumi jika para tenaga kependidikan akan mengalami kesulitan di awal penelitian. Pasalnya, pekerjaan hariannya ialah berurusan dengan administrasi dan birokrasi. “Bisa mulai dari kebijakan-kebijakan di tempat kerja masing-masing. Yang di bidang pelayanan, mencari kebijakan yang memudahkan dalam melayani mahasiswa, begitu juga lainnya,” paparnya.
Prof. Imron juga mengatakan, meneliti kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan institusi pendidikan akan memberi wawasan mengenai efektivitas kebijakan tersebut. Jika bagus, maka kebijakan akan tetap dilanjutkan. Namun jika terbukti kurang efektif, maka penelitian selanjutnya yang harus dilakukan ialah evaluasi untuk memperbaiki kebijakan tersebut.
Kehadiran guru besar dari Universitas Negeri Malang itu merupakan pembukaan dari rangkaian Workshop Metode Penelitian Kebijakan Pendidikan bagi Tenaga Kependidikan. Program ini digagas Pusat Studi Penelitian yang digawangi Dr. Nur Ali, M.Pd. yang ada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. NUR KHOLIS: PERGURUAN TINGGI JADI BASIS MODERASI BERAGAMA
Abadi Wijaya Rabu, 7 April 2021 . in Berita . 287 views
3169_khol.jpg

GEMA-Dewan Pengawas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Phil. H. Muhammad Nur kholis Setiawan, M.A. hadir menjadi salah satu nara sumber dalam acara Pelatihan Teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) yang dihelat oleh Pusat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat bekerjasama dengan UIN Malang, Rabu (7/4).
Prof. Nur Kholis sapaan akrabnya menegaskan bahwa di era digital saat ini telah memberikan banyak perubahan terhadap gaya hidup dalam beragama dan kebangsaan. Kehadiran perguruan tinggi saat ini sangat dibutuhkan perannya di tengah masyarakat untuk bisa menginjeksikan nilai-nilai keislaman yang moderat. "UIN Malang harus bisa menjadi filter agar masyarakat memahami Islam secara moderat," harpnya.
Slain itu, tambah dia, UIN Malang harus mampu menelurkan sistem yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi, kampus berlogo ulul albab ini sudah menjalankan layanan berbasis Badan Layanan Umum (BLU). "Denga layanan BLU ini UIN Malang bisa lebih fleksibel dalam melakukan trobosan sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku," arahnya.
Sistem yang dikembangkan harus proporsional dan profesional, apa lagi yang menyangkut soal layanan publik. "Semua harus dilakukan secara transparan dan akuntabel," tegasnya.

3170_khol2.jpg


Oleh sebab itu, peningkatan layanan akademik yang sesuai dengan zamannya sangat dibutuhkan saat ini. Jika masih menggunakan sistem yang lama tentu akan ketinggalan dengan perguruan tinggi lainnya dan ini akan memberikan dampak menurunnya kepuasan terhadap stake holder di kampus ini. "Untuk itu, perguruan tinggi harus mampu membaca perubahan di masyarakat dengan cepat," ujarnya.
Masih kata Prof. Kholis bahwa pemerintah saat ini memerlukan peran perguruan tinggi dalam menjaga keutuhan NKRI ini, pemerintah melalui Kementerian Agama dan PTKIN mengajak untuk bersama membangun menguatkan bidang agama secara moderat. "Pembangunan bidang agama ini penting, karena menjadi basis menjaga NKRI," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nurdiana, M.SI merespon positif arahan Dewan Pengawas UIN Malang dengan salah satu cara memanfaatkan media sebagai sarana untuk publikasi informasi yang positif. "Sehingga keberadaan medsos bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan di perguruan tinggi," terangnya. (aj)

 

Lebih Lanjut »
LP2M GELAR WORKSHOP METPEN BAGI TENDIK
Abadi Wijaya Rabu, 7 April 2021 . in Berita . 272 views
3163_metpen.jpg

Penulis: Putut Wahyu Hardiyanto

GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan workshop metodologi penelitian (metpen) dengan tajuk Kebijakan Pendidikan bagi Tenaga Kependidikan ini dikhususkan untuk para tenaga kependidikan yang memiliki jabatan fungsional tertentu (JFT). Acara bertempat di ruang Aula Lt. 5, Gedung Rektorat, Rabu (7/4).

3165_met.jpg

Dalam sambutannya Ketua LP2M UIN Maliki Malang, Prof. Tutik Hamidah menyampaikan bahwa workshop kali ini memang benar-benar ditujukan kepada para tendik UIN Maliki yang merangkap sebagai JFT. Tujuannya tidak lain sebagai salah satu usaha menselaraskan pada visi besar kampus yakni mewujudkan smart Islamic university. "Jadi dengan adanya workshop metpen kali ini bisa secara langsung maupun tidak, nantinya bisa meningkatkan kualitas SDM para tendik di lingkungan UIN tercinta ini," ucapnya. 

3166_mett.jpg

Kemudian masih dari Prof. Tutik begitu sapaan akrabnya, ia menambahkan bahwa pelaksanaan workshop ini terbagi menjadi dua materi, yakni materi tentang teori dan kedua adalah materi praktik secara langsung. Oleh karena itu, Prof. Titik berharap pada kesempatan berharga tersebut, para tendik yang menjadi pesertanya bersedia mengikuti semua rangkaian acaranya sampai tuntas. Apalagi ia mengingatkan juga bahwa di tengah sesi pemaparan materi akan diberikan tugas dari narasumbernya. "Jangan khawatir, di sela acara inti nanti akan ada PR dan itu harus dikerjakan sebagai tindak lanjut proses pembelajaran menpen secara teknisnya, "ungkapnya. 

3167_mettt.jpg

Di akhir sambutan, Prof. Tutik pun memberikan suport agar para peserta selalu antusias dan semangat dalam mengikuti workshop tersebut. "Selamat dan sukses, semoga acara ini bisa memberikan banyak manfaat, khususnya peningkatan kualitas SDM para tendik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, " pungkasnya. (ptt)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up