Daftar Kategori: Berita


PROF. DJAKFAR: BUKU BUKTI KEDALAMAN ILMU
Iffatunnida Selasa, 13 November 2018 . in Berita . 93 views
1694_djkafar.jpg
Prof. Muhammad Djakfar

 

GEMA- Program 1000 Buku yang digagas UIN Press menjadi pecutan semangat bagi sivitas akademik UIN Malang untuk mempublikasikan karya tulisnya. Terutama bagi kalangan dosen. Prof. Dr. Muhammad Djakfar, M.Ag. menyatakan ilmu tidak untuk disimpan namun harus disebar salah satunya melalui buku.
Dalam wawancara singkat di momen AICIS 2018 bersama Gema, Prof. Djakfar menegaskan bahwa buku bermanfaat ke beberapa aspek. Pertama, ia adalah simbol kedalaman ilmu seseorang. Menulis buku berarti seseorang tak hanya memahami suatu ilmu di permukaan. “Dia pasti punya pemikiran yang dalam terkait ilmu tersebut sehingga harus diterbitkan melalui tulisan,” tambah Guru Besar Ekonomi Islam tersebut.
Kedua, lanjut profesor asal Pulau Madura itu, buku tentu bermanfaat bagi orang yang membaca. Di kalangan universitas, tentu akan membantu mahasiswa untuk mendapatkan literatur terkait perkuliahannya. “Bahkan tidak untuk kalangan kampus UIN Malang saja, buku-buku kita sudah dipakai di beberapa universitas di Indonesia,” paparnya.
Fakta ini pun menggiring pada aspek manfaat terakhir, yakni untuk reputasi kampus. Buku yang dipakai di kampus lain menunjukkan tingginya trust value terhadap UIN Malang. “Mereka sendiri yang menyatakan bahwa walau UIN Malang kampus Islam, namun literaturnya bisa juga dipakai di kampus berbasis umum,” tutur Bapak kelahiran 29 September ini.
Prof. Djakfar pun berpesan agar sivitas akademik UIN Malang, khususnya para dosen, memanfaatkan program apik dari UIN Press ini. Tak hanya akan bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan si penulis, tetapi buku tersebut nantinya akan menjadi bukti bahwa dunia literasi UIN Malang tidak pernah mati. Ayo semangat menulis! (nd)

Lebih Lanjut »
WAJAH SISTEM PARLEMEN INDONESIA BELUM KUAT
Iffatunnida Selasa, 13 November 2018 . in Berita . 69 views
1692_parlemen.jpg

GEMA–Senat Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang mengadakan seminar nasional Sekolah Parlemen dan Pelatihan Legislative Drafting di Gedung Rektorat Lt. 5, Senin (12/11). Acara ini bertema Menatap Wajah Baru Parlemen Indonesia 2019 Demi Mencetak Produk Hukum yang Aplikatif, Kualitatif, dan Aspiratif.
Abdul Malik, pakar Hukum, menyatakan Indonesia merupakan negara kesatuan penganut sistem parlemen bikameral. Hal ini bisa dilihat dari keberadaan DPR sebagai representasi partai politik dan DPD sebagai representasi perseorangan.
Meski demikian, sistem parlemen bikameral di Indonesia masih belum kuat. “Sistem bikameralnya masih soft karena masih ada dominasi dari satu kamar,” jelasnya.
Malik menjelaskan, ada dua sistem parlemen yang dikenal, yaitu unikameral dan bikameral. Bikameral merupakan sistem parlemen dengan dua kamar yang memiliki fungsi masing-masing. Sedangkan, unikameral hanya memiliki satu kamar.
Sistem parlemen dalam suatu negara, masih kata Malik, dapat dilihat berdasarkan sistem ketatanegaraannya. “Kalau negara kesatuan, maka sistem parlemennya unikameral. Kalau Negaranya federal, sistem parlemennya bikameral,” jelas dosen STIH Sunan Giri Malang tersebut.
Penentuan sistem parlemen, menurutnya, juga bisa dilihat dari prinsip lembaga perwakilan pada suatu negara. Ada tiga macam prinsip lembaga perwakilan, yaitu political representation, regional representation, dan functional representation. “Dari ketiga aspek itu kita akan tahu apakah negara tersebut menganut sistem unikameral, bikameral, atau multikameral,” ujarnya. (ich/zaw)

Lebih Lanjut »
AN NABA: AYO MENULIS SEKARANG JUGA!
Abadi Wijaya Selasa, 13 November 2018 . in Berita . 44 views
1693_jurnalis-arif.jpg
Moh. Arifudin, S.S., M.Pd. saat memberikan materi jurnalistik dalam Pelatihan Jurnalistik di Halaqoh HTQ, Sabtu (10/11)

GEMA-Devisi Humasy dan DakwahHTQ adakan Pelatihan Jurnalistik, kegiatan ini berlangsung di Halaqoh HTQ, Sabtu (10/11). Penyampaian materi ini diisi oleh tiga alumni HTQ yang pakar dalam bidangnya, Moh. Arifudin materi jurnalistik, Fuad Ibrahim materi desain grafis, dan Atho’illah materi entrepreneur.

Sesuai tema yang diangkat yaitu, Meningkatkan Kreatifitas Jurnalistik Untuk Mewujudkan Generasi Inovatif Yang Berlandaskan Al Quran diharapkan para peserta mampu memulai dirinya berkarya melalui tulisan-tulisannya.

Seperti yang disampaikan oleh Gus Atho’, dalam belajar menulis memang butuh paksaan untuk istiqomah. “Yang menjadikan beda antara siswa dengan mahasiswa adalah karyanya,” tutur Alumni S1 Pendidikan Agama Islam ini. Karena dengan karya inilah seorang mahasiswa akan lebih bermakna dalam kehidupannya.

Salah satu karya tulis nyata adalah di bidang jurnalistik. Ketika sudah memasuki ranah jurnalistik, seorang jurnalis perlu mengemban prinsip-prinsip jurnalistik yang terangkum dalam empat hal. Ke empat hal ini meliputi prinsip shiddiq, amanah, fathonah, dan tabligh.  “Seorang jurnalis harus mendapatkan narasumber yang aktual, karena jurnalis adalah penulis fakta, bukan pengarang berita,” jelas GusArif Pembina Jurnalistik An-Naba. Prinsip ini merupakan sebuah pedoman yang harus dipegang teguh oleh seorang jurnalis.

Kegiatan rutinan yang menjadi program kerja (proker) Huda ini diharapkan mampu mengasah skill para crew An-Naba dan juga mahasiswa Ulul Albab secara umum. “Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk mengasah bakat dan minat,” ungkap Ning Hana salah satu pengurus HTQ. (syf/nhl)

 

Lebih Lanjut »
SEMANGAT PAHLAWAN, TINGKATKAN KINERJA
Iffatunnida Senin, 12 November 2018 . in Berita . 71 views
1690_pahlawan.jpg
PATRIOTISME: Paskibraka bertugas dalam Upacara Hari Pahlawan di Lapangan Utama UIN Malang

 

GEMA-Sivitas akademik UIN Malang tetap melakukan upacara memperingati Hari Pahlawan meski tidak pada 10 November. Agenda pagi hari itu dibina oleh Wakil Rektor Dr. Isroqunnajah. Ia menegaskan pentingnya mencontoh semangat para pahlawan saat bekerja, Senin (12/11).
Menurutnya, semangat pahlawan yang ditanam di dada akan memotivasi diri. Hal tersebut dibutuhkan tak hanya bagi mahasiswa, namun juga bagi para pendidik dan staf. “Semangat yang positif seperti inilah yang kita butuhkan agar kelak bisa berkontribusi untuk negara kita,” jelasnya.
Gus Is, sapaan akrabnya, berharap agar seluruh sivitas akademik bekerjasama demi cita-cita besar Kampus Ulul Albab. “Siapapun penerus kampus ini nantinya harus tetap tekun dan menjadikan UIN Malang makin unggul dan bereputasi internasional,” pesannya.
Dalam sambutannya pula, ia mengucapkan rasa bangganya kepada pihak-pihak yang beberapa bulan belakangan menggagas acara-acara besar. Mulai dari festival yang dihelat tiap fakultas hingga konferensi internasional. “Animo masyarakat Indonesia hingga mancanegara di acara kita menunjukkan kepercayaan mereka pada nama UIN Malang,” ia melanjutkan, “Semoga segala usaha baik kita ini mendapat ridho Allah swt dan bernilai pahala.” (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
EKONOMI DIGITAL SESUAI SYARIAH
Iffatunnida Senin, 12 November 2018 . in Berita . 83 views
1689_ekosyariah.jpg
DIGITALISASI: Achmad Zaky menjelaskan sistem ekonomi digital dalam seminar nasional yang digagas HMJ Akuntansi

 

GEMA-Beralihnya semua sistem ke ranah daring (online), mengharuskan transaksi ekonomi pun berpindah lahan. Namun, masih banyak juga yang ragu apakah sistem ekonomi digital sudah sesuai dengan ajaran agama. Dalam Accounting Fair 2018, HMJ Akuntansi menghadirkan Achmad Zaky untuk menjelaskan hal tersebut, Jumat (9/11).
Menurutnya, praktik ekonomi digital yang beberapa tahun ini marak sudah sesuai dengan syariah. Ada beberapa akad yang diterapkan, seperti akad salam. “Kalau sering belanja di online shop, kita pesan, bayar, baru barang diserahkan. Itulah akad salam,” jelas dosen Universitas Brawijaya ini.
Pengisian electronic cash seperti Gopay dan OVO juga dipandang sesuai dengan akad qardh. Selain itu, praktik investasi seperti Reksadana dan perdagangan saham harian pun telah memenuhi konsep mudharabah. “Hal tersebut sudah diatur juga di PSAK No. 105,” imbuh pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.
Sebelum menutup materinya, ia pun menekankan pentingnya kehalalan harta yang menjadi objek ekonomi. “Karena dengan harta yang halal, kita akan merasa cukup dan hidup juga tenang,” lugasnya. (ir/nd)

Lebih Lanjut »
PESAN GUS MUS
Iffatunnida Jumat, 9 November 2018 . in Berita . 119 views
1688_gus-musthofa.jpg
KARISMA: Gus Mus saat mengisi seminar nasional Festival Jazirah Arab di Aula Gedung Rektorat Lt. 5

GEMA-Tak hanya membincang sastra, KH. Musthofa Bisri juga memberikan wejangan pada peserta seminar nasional Festival Jazirah Arab, Rabu (7/11). Wejangannya tak lepas dari tema Sastra Ilahi yang ia bahas malam itu di Aula Lt. 5 Gedung Rektorat.
Sastra Ilahi, menurut Gus Mus, merupakan ayat al Quran yang Allah turunkan pada Rasul-Nya. Ia kemudian diteruskan dan digunakan sebagai alat syiar pada umat. Karena telah ada sejak zaman Rasulullah, sastra ilahi sudah akrab dengan masyarakat.
Mengkaji ayat demi ayat dalam al Quran, selain tentu bernilai ibadah, juga merupakan praktik dari kajian sastra. Memahami makna tersirat suatu ayat akan memberi kemaslahatan pula bagi pengkaji dan orang lain. “Tidak ada ruginya mempelajari sastra Ilahi. Keberadaannya menenangkan dan menjadi petunjuk untuk seluruh umat manusia,” paparnya.
Dengan meresapi ayat Allah pula, lanjut sahabat karib Gus Dur ini, seseorang akan merasa kecil. Semua ayat Allah menunjukkan betapa Maha Besar dan Kuasanya posisi Allah dan manusia hanyalah setitik. “Baca dan terapkan isi kitab suci kita. Menangislah karena itu berarti kita memahami betul penafsirannya,” tutup sosok penerima Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden RI pada 2015 lalu ini. (na/mir/nd)

Lebih Lanjut »
EL JIDAL BOYONG 3 PENGHARGAAN
Iffatunnida Jumat, 9 November 2018 . in Berita . 136 views
1687_eljidal.jpg
CHAMPION: Tim komunitas debat El Jidal meraih tiga penghargaan di Festival Kebudayaan Arab 2018, UGM Yogyakarta

GEMA-Perwakilan El Jidal kembali mengukir prestasi. Komunitas debat besutan Jurusan Bahasa dan Sastra Arab ini meraih juara kedua di Lomba Debat Nasional dalam Festival Kebudayaan Arab (26-29/10) di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Komunitas ini diwakili oleh Aad Nur Sayyidus Syuruur, Muhammad Syahni Arja, dan Athifah Khairun Nisa.
Aad menuturkan, menurut penilaian juri, tim ini hanya selisi 0,2 poin dari pemenang pertama perwakilan Universiti Sains Islam Malaysia. Walau tidak meraih posisi pertama, timnya tidak ingin ada penyesalan. Perwakilan El Jidal tetap bangga dapat sekali lagi membawa nama baik UIN Malang di luar kampus.
Ia yakin, peringkat berapa pun yang diukir mahasiswa akan memberi kontribusi positif diri dan kampusnya. Ia pun memotivasi mahasiswa lain agar tidak takut menghadapi kegagalan saat berkompetisi. Karena menurutnya, kegagalan pun punya waktu. “Habiskan jatah gagal kita sampai kita meraih kemenangan,” imbuhnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu juga menganugerahi penghargaan pada lima best speakers. Dua perwakilan UIN Malang pun meraih posisi tersebut. Mereka ialah Muhammad Syahni Arja di posisi pertama dan Aad Nur Sayyidus Syuruur di posisi kelima. (aqa/nd)

Lebih Lanjut »
FJA HADIRKAN GUS MUS
Abadi Wijaya Kamis, 8 November 2018 . in Berita . 143 views
1686_kh-musthofa-bisri.jpg
Halimi Kajur BSA saat memberikan cendera mata untuk Gus Mus dalam Festival Jazirah Arab, Rabu (8/11)

GEMA-Festival Jazirah Arab menghadirkan KH.Musthofa Bisri sebagai pemateri seminar nasional. Kegiatan yang diinisiasi oleh HMJ Bahasa dan Sastra Arab ini berlangsung di Aula Lt. 5 Ged. Ir. Soekarno, Rabu (8/11).

Putra Alm.KH. Bisri Musthofa ini menyalurkan ilmunya melalui tema yang disediakan, Estetika Bahasa dan Sastra Wujudkan Perdamaian Nusantara. Menurutnya, sastra mampu mengajak seseorang untuk lebih mudah menerima suatu pendapat. “Ilmu itu esensinya adalah kebenaran, sedang seni esensinya adalah keindahan,” tutur Pengasuh Ponpes Roudhotut Tholibin.

Pemberian materi tersebut dirasa penting di zaman ini, dengan seni diharapkan dapat menjadi alternatif mewujudkan kedamaian. Al Quran adalah mukjizat yang balaghoh-nya mampu mengetuk hati Umar bin Khattab masuk Islam. Begitu pula dengan kekreatifan seninya walisongo dalam mengasimilasi rakyat terdahulu.

Beliau mengingatkan kepada peserta seminar, bahwa dakwah terbaik tetaplah melalui perilaku. “Sesuaikan perilaku kita dengan apa yang kita sampaikan,” ungkap Gus Mus dalam seminar berskala nasional ini.

Seminar yang dimoderatori oleh M. Faishol ini ditutup dengan pernyataan tentang pentingnya belajar sastra, sebab dengan keindahan sastra mampu menyatukan berbagai perbedaan. (syf/nhl)

Lebih Lanjut »
TIGA KOMUNITAS BEKAL SOFTSKILL
Iffatunnida Kamis, 8 November 2018 . in Berita . 236 views
1685_komunitas-pbs.jpg
BERTUGAS: Kajur PBS Eko Supriyanto melantik pengurus Komunitas Sahabat Pendamping, Komunitas Entrepreneur, dan Komunitas El Dinar Finance House

GEMA-Jurusan Perbankan Syariah (PBS) serius membina komunitas mahasiswa. Awal November ini, pengurus tiga komunitas sekaligus dilantik, Kamis (8/11). Ketiganya ialah Komunitas Sahabat Pendamping, Komunitas Entrepreneur, dan Komunitas El Dinar Finance House. Pelantikan tersebut diselenggarakan bersamaan dengan Family Gathering 2018 Jurusan PBS di Aula Rektorat Lt.5.
Fathul Arifin Muis, pengurus Komunitas El Dinar Finance House, memaparkan tiga komunitas ini memiliki tugas khusus. Komunitas Sahabat Pendamping bertugas mendampingi mahasiswa baru PBS di tahun pertama. “Biasanya di momen pemrograman KRS dan visiting company,” jelasnya.
Selanjutnya, Komunitas Entrepreneur bertugas memotivasi dan melatih jiwa kewirausahaan. Salah satu kegiatannya ialah membuka stan jual produk saat momen besar kampus. Terakhir, Muis menjabarkan Komunitas El Dinar, “Bertanggung jawab atas Laboratorium Perbankan El Dinar yang diasuh Jurusan PBS.”
Eko Supriyanto, Ketua Jurusan PBS, memaparkan bahwa tiga komunitas ini dibentuk atas hasil evaluasi alumni. Banyak yang merasa kurang bekal softskill dan kepercayaan diri saat kuliah. Selain itu, pihaknya melihat fenomena problem makro seperti tingginya pengangguran dan inflasi. “Hanya sekitar enam persen lulusan perguruan tinggi yang jadi pengusaha,” jabarnya. (ir/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up