Daftar Kategori: Berita


PRODI MANAJEMAN UIN MALANG MENUJU SERTIFIKASI INTERNASIONAL
Abadi Wijaya Senin, 19 Oktober 2020 . in Berita . 69 views
2992_asesment.jpg

Penulis & Foto: M. Khafid
GEMA-Dalam rangka meningkatkan kualitas manajmen dan mutu pelayanan, Jurusan Manajemen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang divisitasi oleh Tim Asesor ASEAN University Network QualiTY Assurance (AUN-QA) untuk mendapatkan sertifikasi Internasional. Kegiatan assesement ini dilaksanakan secara daring selama tiga hari senin sampai rabu mendatang (19-21/10).
Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Nur Asnawi, M.Ag menyampaikan bahwa assessment ini untuk mewujudkan program kampus bereputasi internasional. “Oleh sebab itu dengan adanya visitasi yang dilakukan AUN-QA menjadikan Podi manajemen sebagai awal untuk menuju World Class University yaitu Kampus bertaraf Internasioanl,” sambutnya.
Selain itu, Harapan kedepan dengan adanya sertifikasi AUN-QA ini, percepatan untuk menjadikan kampus yang bertaraf internasional akan lebih mudah,” harapnya.

Lebih Lanjut »
HEALTH IN BODY, WEALTH IN CREATIVITY SANTRI MSAA UNTUK KEMAJUAN NKRI
Abadi Wijaya Senin, 19 Oktober 2020 . in Berita . 95 views
2990_pong.jpg

Penulis & Foto: Syifa Oktania Elsa

GEMA-Dalam rangka peringatan hari santri, Musyrif/ah Ma’had Sunan Ampel Al – ‘Aly (MSAA) UIN Malang laksanakan kegiatan pra acara Hari Santri 2020 di Lapangan Utama UIN Malang, Sabtu (17/10).
Dengan kondisi yang terbatas seperti saat ini, kegiatan Hari Santri 2020 tahun ini tentu berbeda dengan tahun lalu, Gufran selaku Ketua Panitia Hari Santri 2020 menuturkan, di tahun ini event Hari Santri 2020 hanya ditujukan kepada musyrif/ah dan santri Ma’had Aly saja, sedangkan tahun lalu mahasantri turut memeriahkan rentetan kegiatannya, seperti perlombaan juga upacara hari santri.
Peringatan pra acara Hari Santri 2020 MSAA ini di awali dengan senam bersama kemudian disusul dengan kegiatan lomba masak bagi musyrifah dan futsal bersarung bagi kalangan musyrif.
Ustad Ghufron Hambali Ketua bidang Keta’liman dan Kesantrian dalam sambutannya juga menyampaikan, dengan diadakannya peringatan hari santri ini diharapkan agar mampu membangkitkan ruh-ruh kesantrian pada para generasi muda, juga agar tidak melupakan jasa perjuangan para ulama’ terdahulu yang turut andil dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

2991_msrif.jpg


Selama kegiatan berlangsung musyrif/ah tetap dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan, seperti tetap memakai masker juga physical distancing.
Meskipun tidak semeriah tahun sebelumnya yang di warnai dengan keseruan dan keramaian para mahasantri, Najmah Ahmad Murobiyah Mabna Khodijah Al Kubro menuturkan bahwa adanya peringatan hari santri ini cukup menghibur para musyrif/ah yang sedang bermukim di mabna.
Beliau juga berharap agar kedepannya situasi dan kondisi dapat lebih membaik, agar dapat merasakan keseruan di setiap kegiatan bersama para mahasantri. (syf)

 

Lebih Lanjut »
PPB INGIN RISET APLIKATIF UNTUK UPGRADE KUALITAS
Iffatunnida Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 161 views
2987_ppb.jpg

GEMA-Tim pengajar di Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) mendapat kesempatan dalam penelitian kompetitif yang diamanahkan oleh Project Management Unit (PMU) UIN Malang. Dalam program ini, beberapa tim dosen akan didanai khusus untuk melakukan proyek pendidikan tersebut. Direktur PPB, Dr. M. Abdul Hamid menyambut baik niat PMU karena ia yakin, nantinya hasil riset akan berguna bagi peningkatan kualitas belajar-mengajar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, khususnya bagi mata kuliah bahasa asing (12/10).
Ia menjelaskan bahwa PMU mendapat amanah dari The Saudi Fund for Development (SFD) untuk mendistribusikan dana penelitian di internal kampus. “Alhamdulillah, PPB mendapat dana penelitian yang selama ini memang kami perjuangkan untuk dosen-dosen Bahasa Arab dan Inggris,” tutur Hamid.
Nantinya, akan ada 10 penelitian yang akan didanai. Pihak PPB berharap agar penelitian yang dilakukan para dosen memuat segala hal yang aplikatif untuk pengajaran bahasa asing. “Kami tidak mau penelitian yang topiknya terlalu umum dan tidak memberi kontribusi apapun untuk PPB dan UIN Malang,” tegasnya.
Tak hanya dana penelitian, direktur PPB juga menyatakan, pihaknya mendapat dana khusus untuk pengembangan media pembelajaran. Alokasi dana ini akan digunakan untuk membuat media berupa video dan aplikasi yang pastinya akan digunakan dalam pengajaran bahasa asing, di bawah kendali PPB. “Ini benar-benar suatu hal yang patut kami syukuri karena kampus melalui PMU memberi kesempatan yang sangat besar bagi PPB untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar bahasa asing,” tutup Hamid. (nd)

Lebih Lanjut »
JIA TERINDEKS SCOPUS: KADO DIES MAULIDIYAH KE-59 UIN MALANG
Abadi Wijaya Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 1388 views
2986_jia.jpg
MEMBANGGAKAN: Ernaning Setiyowati, Ketua Redaksi JIA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

GEMA-Lagi, ada kabar menggembirakan bagi sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, kali ini Journal of Islamic Architecture (JIA) salah satu jurnal UIN Maliki terindeks di Scopus, terhitung sejak tanggal 6 Oktober 2020. Ernaning Setiyowati, Ketua Redaksi JIA menjelaskan bahwa proses pengajuan indeksing di scopus memakan waktu tidak kurang dari lima bulan saja, Rabu (14/10).
Total dari 34 pengelola juranl di lingkungan UIN Maliki Malang yang terindeks secopus hanya satu jurnal saja. Hal ini menunjukkan begitu sulit dan ketatnya aturan yang harus dipenuhi oleh pengelola jurnal. Setidaknya, untuk bisa terindeks di scopus pengelola harus menyiapkan reviewer ahli yang sesuai dengan disiplin keilmuannya masing-masing.
Menjadi reviewer tentu harus memilki kridit poin hasil riset yang cukup. Misalnya saja dia memilikikarya terbarunya yang juga terindek di scopus, sehingga nama reviwer tersebut terregister di scopus.
Tidak hanya itu, Dosen Arsitek ini juga menjelaskan bahwa, untuk bisa lolos di scopus pengelola juga harus menyiapkan server jurnal yang stabil. Pasalnya saat dilakukan proses akreditasi dibutuhkan server yang stabil sehingga tim pentelaah bisa mengakses jurnal yang diajukan dengan stabil dan lancar. “JIA pada tahun 2016 pernah mengajukan proses indeks ke scopus, namun dinyatakan gagal salah satu kendalanya server yang tidak stabil,” ceritanya.
Setelah itu, kata dia JIA sempat melakukan pembenahan diri, banyak hal yang dilakukan perubahan secara total baik persoalan editorial board yang dinilai kurang luas, hingga persoalan persoalan internet yang kurang stabil. “pada akhirnya JIA memutuskan untuk membenahi server dengan dibantu PTIPD UIN Malang agar lebih stabil,” terangnya.
Setelah itu, tambah dia, Juni 2020 dirinya mulai melakukan pembenahan kembali dan dilakukan submit kembali untuk proses indeks di Scopus. “Alhamdulillah tidak sampai lima bulan hasilnya muncul dan sudah terindeks di scopus,” ungkapnya bahagia.
Meningkatkan reputasi jurnal dari sinta 2 menjadi jurnal bersekala internasional tentu dibutuhkan tulisan atau artikel yang bermutu, penulisnya pun dalam satu terbitan harus dari berbagai negara. “Alhamdulillah, Sejak tahun pertama terbit JIA selalu didominasi penulis dari luar negeri,” jelasnya.
Ernaning berharap, pengelola jurnal di UIN Maliki Malang bisa segera menyusul JIA untuk menginternasionalkan jurnal yang dikelola di Scopus. “Semoga JIA bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan lahan bagi dosen dan guru besar dalam berkarya,” harapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag melalui pesan Whatsappnya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengelolah JIA yang sudah memberikan kado terbaiknya di hari ulang tahunnya UIN Maliki yang ke-59. “Terimakasih saya ucapkan, dan semoga UIN Maliki Malang bisa menggapai cita-citanya menuju world class university,” doanya.

Lebih Lanjut »
TIDAK SEMUA PENCURI BERSALAH
Iffatunnida Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 81 views
2983_saiful1.jpg

GEMA-Menanggapi konten orasi ilmiah Prof. Dr. Saifullah, SH., M.Hum., Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. memberikan beberapa contoh yang terjadi pada zaman Rasulullah saw., Rabu (14/10). Dalam salah satu sabdanya, Nabi Muhammad saw bahkan mengumumkan ia akan menghukum siapa saja yang bertindak kriminal, termasuk putri kesayangannya sekalipun. Hal ini dilakukan agar tanggung jawabnya kepada Allah swt. sebagai seorang pemimpin di masa itu dapat dilaksanakan. Pasalnya, menjadi pemimpin bukan berarti memberikan hak istimewa bagi orang-orang yang dikehendaki saja, namun menerapkan keadilan kepada seluruh rakyat.
Kisah lain yang dituturkan oleh Prof. Haris ialah yang terjadi di zaman Khalifah Umar. Di saat itu, ada salah satu rakyatnya yang dibawa ke hadapannya karena mencuri. Bukan lantas menghukum, Khalifah Umar justru membebaskan si Pencuri. Menurutnya, pencuri tidak selalu bersalah. “Justru beliau menganggap ini kesalahannya sebagai pemimpin karena membiarkan rakyatnya berbuat kriminal hanya demi sesuap makanan,” tuturnya. (nd)

Lebih Lanjut »
STOP INTERVENSI HUKUM UNTUK KEADILAN SEMPURNA
Iffatunnida Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 72 views
2984_saiful2.jpg

GEMA-Mengawali orasi ilmiah pengukuhan gelar guru besarnya, Prof. Dr. Saifullah, SH., M.Hum. memberikan satu pertanyaan besar. Mengapa banyak ketidakadilan di Indonesia? Ini berkaitan dengan begitu banyaknya kasus peradilan di Indonesia yang tidak tuntas ataupun tuntas dengan begitu banyak cacat. Setidaknya ada dua hal yang mengintervensi penyelesaian praktik peradilan di Indonesia, yakni politik dan ekonomi. Kedua faktor ini sering dicampuradukkan dalam penyelesaian hukum sehingga tak jarang keadilan hampir mustahil diwujudkan, Rabu (14/10).
Dengan pencampuran politik dalam penetapan keadilan, kata Prof. Saifullah, kualitas hukum menjadi tidak sempurna. Begitu banyak pihak yang merasa berkepentingan memasukkan pengaruhnya pada sistem peradilan negara. “Hal ini membuat hukum yang seharusnya memberi keadilan, jadi timpang,” jelas Bapak kelahiran Provinsi Kalimantan Timur ini.
Hal lain yang menyacatkan hukum ialah faktor ekonomi. Karena tidak ingin diribetkan dengan proses hukum, ada saja pihak yang memakai finansial untuk menyelesaikan kasus di luar prosedur. Keadaan ini menguntungkan pihak yang memiliki dana besar dan merugikan rakyat kecil yang murni pasrah terhadap lembaga hukum.

2985_saiful3.jpg


Karenanya, sebelum menutup orasi ilmiah, profesor Bidang Ilmu Hukum di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini pun menganjurkan agar menilik kembali Hukum Islam. “Nilai-nilai Islam itu universal dan tidak berpihak, bahkan ia netral untuk agama apapun,” ujar peraih gelar doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. DR. SAIFULLAH DIKUKUHKAN SEBAGAI PROFESOR BIDANG ILMU HUKUM
Abadi Wijaya Rabu, 14 Oktober 2020 . in Berita . 44 views
2982_prof-saifullah.jpg
GURU BESAR: Prof. Dr. Saifullah bersiap untuk dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu Hukum Fakultas Syariah UIN Maliki Malang


GEMA-Lagi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengukuhkan guru besarnya. Kali ini Prof. Dr. H. Saifullah, SH., M. Hum dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Fakultas Syariah UIN Maliki Malang, Rabu (14/10).
Melalui rapat terbuka senat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, secara resmi Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengetuk palu sebagai tanda dikukuhkannya Prof. Saifullah sebagai guru besar. Prof. Haris dalam rapat senat mengajak seluruh guru besar di UIN Maliki Malang lebih aktif lagi untuk memberikan perannya kepada masyarakat. Ilmu yang sudah diperoleh bisa memberikan kemaslahatan bagi bangsa dan negara ini. “Menjadi guru besar tentu memiliki beban dan tanggung jawab yang besar pula, untuk itu mari kita berikan yang terbaik untuk bangsa dan negara kita yang tercinta ini,” ajaknya.
Prof. Saifullah, kata dia dikukuhkan menjadi guru besar yang ke-19, dan insyaallah akan disusul lagi 30 calon guru besar yang insayaallah sebentar lagi juga akan dikukuhkan. “Semoga semua dilancarkan oleh Allah SWT untuk terus menambah jumlah guru besar di UIN Maliki dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Prof. Saifullah menjelaskan bahwa persoalan hukum di Indonesia mengalami kendala yang cukup ironis. Faktanya, berdasarkan data yang tercatat setidaknya sejak masa pendemi Covid-19 ini terjadi banyak kejahatan yang terjadi, mulai polemik persoalan Anak mengungat ibu kandungnya persoalan harta warisan, Guru dipolisikan akibat mencupit atau memukul anak didiknya untuk memberikan pendidikan, kasus gugat cerai di pengadilan agama juga semakin meningkat. “Apalagi di era pandemi ini banya terjadi kasus perceraian yang salah satu faktornya karena suami dirumahkan dari tempat kerjanya,” terangnya.
Semasa era pandemi ini, pada tiga bulan pertama kejahata terus meningkat hingga 29 persen dan angka tersebut terus naik hingga sekarang. Ditambah lagi, bangsa ini dihadapkan dengan UU Cipta Kerja yang dinilai masih kontrofersi dan tidak pro rakyat dan kaum buruh. “Hal ini juga menjadi PR bagi penegah hukum di negara tercinta ini,” jelasnya.
Di era yang serba digital saat ini, transfer data dibutuhkan filter yang berlipat ganda agar informasi yang diterima oleh masyarakat bukan informasi Hoax atau bahkan cenerung mengadudomba. Hal ini harus diantisasipasi tentunya melalui edukasi dan transparansi informasi yang tepat sasaran, sehingga info hoax bisa diminimalisir untuk mencegah terjadi perpecahan bangsa dan masyarakat yang ada di Indonesia. “untuk itu, semoga melalui beberapa kejadian ini bisa mengambil hikmah dan pembelajaran untuk kita semua agar setiap pengambilan keputusan bisa lebih adil dan bijaksana,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
REKTOR: CIPTAKAN ETOS KERJA DEMI SARJANA DOKTER YANG ULUL ALBAB
Abadi Wijaya Selasa, 13 Oktober 2020 . in Berita . 26 views
2988_kedokteran1.jpg

GEMA-"Perubahan atau pergantian pada posisi jabatan itu sebenarnya hal umum atau sudah biasa. Namun yang bukan umum dan yang luar biasa adalah perubahan etos kerja", ucap Prof. Dr. Abdul Haris, M. Ag, Rektor UIN Maliki Malang saat mengawali acara pelantikan Kepala Program Studi Pendidikan Dokter dan Sekretaris Program Studi Pendidikan Dokter di ruang Rektor, Lt. 1,Gedung (HC) Ir. Soekarno, Selasa (13/10).

2989_kedokteran2.jpg


Dalam arahannya, Prof. Haris, sapaan akrab rektor UIN Maliki Malang menyatakan bahwa dalam pergantian posisi jabatan mesti diiringi dengan adanya perubahan etos kerja. Sedemikian pentingnya perubahan etos kerja, yang dimaksud oleh rektor asal Lamongan ini adalah perubahan situasi dan kondisi pemangku jabatan baru yang mengarah pada hal positif dan menuju kebaikan. "Jadi etos kerja ini luar biasa apabila nanti pejabat yang dilantik bisa menjalankan tupoksinya dengan kesungguhan, ikhlas, secara totalitas, loyalitas, beretika, jujur dan tentunya tidak melanggar aturan yang berlaku, " ungkapnya.
Mengingat jua, pentingnya jabatan yang akan diemban oleh pertama dr. Anna Rahmawati, yakni sebagai Kaprodi Pendidikan Dokter di FKIK UIN Maliki. Sebelumnya ia diamanahi menjabat sebagai Sekprodi Pendidikan Dokter. Dan kedua, Yossy Indra Kusuma, S. Ked., M. Med.,Ed dari semula dosen diamanahi memangku posisi tambahan sebagai Sekprodi Pendidikan Dokter. Jadi ia menggantikan posisi dari dr. Anna Rahmawati yang sebelumnya.
Sehingga, Prof. Haris berharap kepada kedua pejabat dengan tambahan amanah yang baru ini mampu menciptakan etos kerja yang positif, lebih bersemangat, berkarakter kuat untuk pengembangan institusi demi terwujudnya salah satu misi dari UIN Maliki sendiri. Yakni, menghasilkan lulusan/sarjana yang berkarakter Ulul Albab. "Karena ini Prodi Pendidikan Dokter maka nanti tugas dari kedua pejabat baru ini adalah mengantarkan mahasiswa menjadi sarjana dokter yang Ulul Albab", pungkasnya.
Hadir saat acara, para Wakil Rektor, para Kabiro, Perwakilan Dekan, Ketua OKH beserta staf dan Unit yang terkait. (ptt)

Lebih Lanjut »
DONOR DARAH UNTUK SEHAT DAN BANTU SESAMA
Abadi Wijaya Selasa, 13 Oktober 2020 . in Berita . 62 views
2981_donor.jpg


GEMA-Meski saat ini seluruh dunia sedang dilanda virus korona atau yang akarb di sebut COVID-19, tak menyurutkan niat UIN Maliki Malang untuk terus melakukan penggalangan donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang. Donor darah kali ini sekaligus untuk memperingati Dies Maulidiyah ke-59 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (13/10).
Donor darah yang berlangsung di gedung perkuliahan B ini diikuti 58 pendaftar dan yang memenuhi syarat sebanyak 42 orang saja, sementara yang 16 orang ditunda karena kurang memenuhi syarat. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima jam itu berjalan dengan lancar.
Ketua pelaksana kegiatan donor darah dr. Christiyaji menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini untuk membantu saudara-saudara yang sedang membutuhkan darah di rumah sakit. Pasalnya, di era pandemi ini stok darah yang ada di PMI mengalami penurunan drastis. Sementara itu, kebutuhan darah di rumah sakit semakin hari semakin banyak. “Untuk itu, semoga dengan adanya kegiatan donor darah ini bisa membantu saudara kita yang saat ini sedang membutuhkannya,” terangnya.
Saat ditanya syarat mendonorkan darah, dr. Chris sapaan akrab dr. Christiyaji menjelaskan bahwa semua orang dapat mendonorkan darah jika memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan, yaitu sehat jasmani dan rohani dan berusia 17–65 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, memiliki tekanan darah dalam batas tekanan sistolik 100–170 mmHg dan diastolik 70–100 mmHg, memiliki kadar Hb normal, yaitu 12,5–17,0 g% dan pendonor tidak mendonorkan darahnya dalam 12 minggu terakhir. “Selama pandemi ini, jika pendonor mengalami demam, tidak enak badan, atau gejala yang mengarah pada COVID-19, seperti batuk, pilek, dan sulit bernapas, maka tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan transfusi darah,” terangnya.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up