Daftar Kategori: Berita


UIN MALANG BUKA CAKRAWALA PENGETAHUAN BERSAMA WIKIMEDIA INDONESIA
Abadi Wijaya Selasa, 28 Mei 2019 . in Berita . 126 views
2075_wikimedia.jpg
Rektor UIN Malang, Prof. Abd. Haris, M.Ag bersama Biyanto Rebin Ketua Umum Wikimedia Indonesia saat menandatangi MoU di Ruang Rektor, Lt.1 Gedung Ir. H. Soekarno Lt.1, Senin (27/5).


GEMA-UIN Malang kembali mengadakan kerja sama baru dengan pihak luar. Kali ini bukan sembarang instansi ataupun perusahaan bisnis namun lebih pada salah satu organisasi nirlaba yang sudah terkenal di Nusantara. Organisasi tersebut adalah Wikimedia. Nota kesepakatan bersama yang ditandai dengan adanya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua pihak dilaksanakan di ruang Rektor UIN Malang Prof. Abd. Haris, M.Ag, Gedung Ir. H. Soekarno Lt.1, Senin (27/5).

2076_wikimedia-2.jpg


Tim dari Wikimedia Indonesia berjumlah tiga orang. Mereka adalah Biyanto Rebin (Ketua Umum), Raisa Abdillah (staf Teknis) dan Raymond Sutanto (Koordinator bagian pendidikan). Dalam perbincangannya bersama Prof. Haris dan juga Wakil Rektor bagian kerjasama dan pengembangan lembaga Dr. Uril Bahruddin, MA., Biyanto menyatakan rasa takjub dan kaget atas respon dari pimpinan UIN Malang dalam menyambut sekaligus menerima kedatangan dari tim Wikimedia Indonesia itu. Pasalnya, pria asal Salatiga tersebut tidak menyangka akan welcome-nya para pimpinan UIN Malang ketika share dan diskusi membahas soal penyebaran akses pengetahuan yang semakin cepat, luas dan bebas di jaman sekarang ini.
“Ternyata UIN Malang ini cukup progresif dibandingkan dengan universitas-universitas negeri lainnya terutama yang berbasis Islami,” ungkap Ketua Umum Wikimedia itu. Menurutnya, selama ini PTN lain yang seperti UIN Malang pada umumnya lebih cenderung untuk kurang terbuka atau lebih menutupi akses produk pengetahuannya. PTN lain yang berbasis Islami itu merasa takut dengan akses informasi yang bebas karena dengan banyak alasan salah satunya, misalnya akan terjadinya plagiasi, dll.

2077_wiimedia.jpg


Harapan ke depan setelah adanya MoU ini adalah mampu saling bergotong royong, saling membantu menyebarluaskan akses produk pengetahuan dari UIN Malang secara cepat dan luas ke masyarakat dan dunia luar, misalnya hasil riset, temuan dosen, karya ilmiah, prestasi-prestasi mahasiswa, sampai pada tumbuh kembangnya kampus yang berlogo Ulul Albab ini. (ptt/nhl)

 

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: ANIMO PEMINAT MENINGKAT DRASTIS
Iffatunnida Jumat, 24 Mei 2019 . in Berita . 271 views
2071_rakor-pionir2.jpg

GEMA-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Malang Dr. Isroqunnajah mengumumkan jumlah peminat Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) ke-9. Ini disampaikan di hadapan undangan Koordinasi Persiapan Teknis di Hotel GETS, Kamis (23/5).
Menurut data, jumlahnya mencapai 3716 peserta. Melihat jumlah tersebut dan membandingkan dengan PIONIR sebelumnya di UIN Ar Raniry Aceh, tentu ini adalah jumlah yang fantastis. “Di PIONIR sebelumnya, jumlah peserta tidak mencapai angka 2000,” jelas WR yang sekaligus menjabat ketua panitia PIONIR ke-9 itu.
Sebagai tuan rumah, pihak UIN Malang sangat berbahagia karena animo dari PTKIN se-Indonesia yang begitu besarnya. Bahkan, ia mendapat kabar dari beberapa PTKIN di Pulau Sumatera, kalau rombongan akan berangkat menggunakan bus. “Mereka sangat bersemangat,” imbuh Gus Is, sapaan akrabnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peserta yang tiba di Jawa Timur via Bandara Juanda tidak perlu khawatir. Panitia akan mengusahakan transportasi dari Juanda ke Malang. “Sekarang sudah ada tol sehingga perjalanan bisa kurang dari sejam,” tuturnya.
Terkait kepesertaan, Kasubdit Sarpras Kementerian Agama Drs. Safriansyah, MBA. menekankan agar staf yang bertugas dalam pendaftaran peserta di setiap kampus peserta PIONIR lebih teliti. “Pastikan nama peserta fix dan resmi ditandai dengan tanda tangan wakil rektor tiga di setiap kampus,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, tidak akan ada penambahan deadline dan peserta di luar waktu yang telah disediakan. Pasalnya, ini akan berimbas pada penginapan dan jumlah konsumsi yang disediakan tuan rumah. “Pihak UIN Malang sudah mengatur ini semua, jadi jangan kita acak-acak lagi,” ujarnya mengingatkan. (nd)

Lebih Lanjut »
PIONIR 2019: FOKUS PENJURIAN DAN KEPESERTAAN
Iffatunnida Jumat, 24 Mei 2019 . in Berita . 141 views
2070_rakor-pionir1.jpg

GEMA-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Malang Dr. Isroqunnajah mengundang staf administrasi PTKIN selama dua hari di Malang (23-24/5). Undangan Koordinasi Persiapan Teknis tersebut ditempatkan di Hotel GETS untuk merembukkan hal-hal menjelang Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) Juli mendatang. Kasubdit Sarpras Kementerian Agama Drs. Safriansyah, MBA. mengawali pengarahan yang dimulai sore hari tersebut.
Menurutnya hal mendasar namun tingkat urgensinya tinggi ialah teknis penjurian serta kepesertaan. Penjurian adalah persoalan terbesar yang selalu menjadi sorotan. “Tidak cuma di PIONIR, namun di semua event kompetisi pasti hal ini jadi sorotan utama,” ujarnya. Untuk itu, panitia PIONIR mengatasinya dengan tidak sembarang memilih juri. “Kita menggunakan juri yang berlisensi untuk meminimalisir bias,” jelasnya.
Selain itu, Safriansyah menyoroti teknis terkait kepesertaan. Ada dua hal yang menurutnya harus dimatangkan yakni kualitas dan keabsahan peserta. Jangan sampai peserta yang dikirimkan dipilih asal-asalan. “Peserta lomba dan atlet-atlet yang dikirimkan harus melalui seleksi ketat setidaknya selama sebulan,” paparnya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa di PIONIR 2019 ini ada dua teknis registrasi peserta. Pertama ialah pendaftaran by number. Dalam tahap ini, panitia akan mengetahui animo di setiap cabang lomba. Jika terlalu sedikit, tentu lomba harus dibatalkan. “Minimal ada empat peserta yang bertanding di setiap cabang lomba,” tekannya.
Kedua ialah pendaftaran by name. Tahap ini dilakukan ketika suatu cabang lomba telah disetujui untuk dilakukan. Dalam tahap ini, setiap kampus harus mendaftarkan peserta dengan mengisi data yang diminta panitia. Staf yang bertanggung jawab di setiap kampus harus menaruh perhatian ekstra di sini. “Jangan sampai ada kesalahan identitas,” lugasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR SERAHKAN LANGSUNG SK CPNS 2018
Abadi Wijaya Kamis, 23 Mei 2019 . in Berita . 147 views
2067_sk-cpns.jpg
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. saat memberikan SK secara langsung kepada 107 CPNS di Masjid Ulul Albab, Kamis (22/5).


GEMA-Acara penyerahan Surat Keputusan (SK) di lingkungan kampus UIN Malang berbeda dengan yang umumnya. Pasalnya, sudah beberapa kali ini prosesi penyerahan SK tidak dilakukan di ruang meeting, aula bahkan auditorium melainkan di masjid. Seperti acara yang kali ini dilaksanakan di Masjid Ulul Albab. Sejumlah CPNS terdiri dari formasi dosen dan karyawan menerima SK yang secara langsung diserahkan oleh Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag, Kamis (22/5).

2068_sk-cpns-2018.jpg

Sebelum acara penyerahan SK dilaksanakan, diawali dengan Salat Dhuha berjamaah dilanjutkan istighosah. Meskipun ini bukan kali pertama, namun Prof. Haris senang dan memberikan apresiasi atas gagasan Kabiro AUPK tersebut. “Hal ini berati mendidik kita semua untuk mengawali sesuatu dengan yang baik,” ungkapnya. Melalui doa maka setiap apa yang nanti dikerjakan diawali dengan basmallah. “Apa pun itu sebelum mengerjakan tugas, mari kita mengucapkan bismillah,” imbuh rektor kelahiran Lamongan ini. Sehingga setiap pekerjaan yang diniati hanya untuk Allah SWT akan terwujud dalam bingkaian amal sholeh.
“Mari kita semua perbarui dan perbaiki niat kita bekerja selama ini,” ajak orang nomor satu UIN Malang ini. Terlebih bagi para CPNS, agar bisa bekerja sesuai tugas dan fungsinya. Namun sebenarnya itu saja belum cukup, masih menurut rektor yang pandai mencipta puisi ini bahwa setiap bertugas maka harus diawali niat yang benar dan ikhlas.
Hadir saat acara para Wakil Rektor, para Kabiro, para Dekan dan Kepala unit OKH dan para stafnya. Jumlah CPNS yang menerima SK kali ini ada 107 terdiri dari 106 orang di formasi dosen dan 1 orang staf atau tenaga kependidikan. Sedangkan jumlah CPNS terbanyak ada di FITK dan Fakultas Saintek yaitu 31 orang. (ptt/nhl) 

2069_sk-cpns-2018-ua.jpg
Lebih Lanjut »
PIAUD: AJAK CIPTA LAGU ANAK USIA DINI
Iffatunnida Rabu, 22 Mei 2019 . in Berita . 101 views
2066_piaud-uas.jpg

GEMA-Mengawali Ujian Akhir Semester (UAS), Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) menyelenggarakan panggung bebas. Kegiatan bernuansa seni dihelat sebagai bentuk UAS untuk mata kuliah Pembelajaran Seni Musik dan Seni Suara, Kamis (16/5). Penggung mahasiswa PIAUD semester empat ini digelar di Home Theatre Fakultas Humaniora Lt. 3.
Dosen pengampu Joko Prihatin menyatakan bahwa mahasiswa butuh wadah seperti kegiatan ini. Selain menambah pengalaman, mahasiswa secara tidak langsung membantu akreditasi jurusannya. “Jurusan PIAUD memang akan mengalami proses reakreditasi sebentar lagi,” imbuhnya.
Berbagai pertunjukan disuguhkan di atas panggung seni ini. Seperti musik angklung, pianika, jargon pembelajaran. Mahasiswa juga menampilkan musik kreatif yang berasal dari alat non musikal seperti kertas, batu, peralatan dapur, dan bambu.
Masih ada lagi, ada pula mahasiswa yang menunjukkan hasil karya lagu ciptaannya. Anto salah satu juri menyoroti hal ini. “Ini karya yang murni karena mahasiswa sendiri yang menggarap lirik hingga aransemen lagunya,” tuturnya.
Menciptakan lagu untuk anak usia dini, kata Anto, tidak mudah. Maka ia memberi apresiasi lebih bagi mahasiswa yang mau bersusah-payah melakukannya. “Ada sembilan lagu yang sudah ditulis. Saya sebagai musisi merasa kalah,” ujarnya.
Panggung seni ialah tahap kedua UAS. Tahap pertama dilalui dengan ujian praktik individu. Tak hanya mahasiswa Jurusan PIAUD, ada mahasiswa jurusan lain yang berpartisipasi karena juga memrogram mata kuliah yang sama. Selain itu, ada pula beberapa mahasiswa angkatan atas yang turut serta karena harus menempuh kembali mata kuliah tersebut. (aqa/nd)

Lebih Lanjut »
UKBI BANTU PAHAMI KAIDAH BAHASA INDONESIA
Iffatunnida Rabu, 22 Mei 2019 . in Berita . 69 views
2063_ukbi.jpg

GEMA-Unit Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UIN Malang bersama Balai Bahasa Jawa Timur mengadakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Acara berslogan Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah dan Kuasai Bahasa Asing ini diselenggarakan di Aula Lt.5 Gedung Rektorat UIN Malang, Jumat (17/5). 165 peserta didominasi mahasiswa semester dua Jurusan Pendidikan IPS.
Pembina BIPA Siti Annijat Maimunah, M.Pd. mengatakan UKBI diadakan agar mahasiswa lebih memahami Bahasa Indonesia sebagai bahasanya sendiri. Selain itu, dalam ranah akademik, UKBI bisa membantu mahasiswa dalam menguasai kaidah Bahasa Indonesia. “Khususnya nanti diterapkan ketika mahasiswa mengerjakan karya tulis ilmiah, seperti skripsi, esai, dan lainnya,” jelasnya.
Masih menurut Bu Anni, sapaan akrabnya bahwa mengikuti UKBI juga punya manfaat lain. Yaitu membantu para alumni ketika mencari pekerjaan. Pasalnya, mahasiswa yang telah ikut UKBI akan mendapatkan sertifikat yang telah memenuhi standar. “UKBI ini istilahnya ujian TOEFL-nya Bahasa Indonesia,” terangnya.
Annijat berharap, di kemudian hari tidak hanya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan saja yang mengikuti UKBI. Namun juga fakultas lainnya. “Kalau bisa diwajibkan setiap fakultas mengikuti ujian ini. Tentu semua tergantung kebijakan dari pimpinan,” pungkasnya. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR HARAP BAZAR TIDAK HANYA DI BULAN RAMADAN
Abadi Wijaya Rabu, 22 Mei 2019 . in Berita . 44 views
2064_sembako-murah.jpg
Prof. Dr. Abd Haris, M.Ag saat memberikan sambutan dalam Bazar Ramadan Baksos Sembako Murah, Rabu (22/5).


GEMA-Ramadan penuh berkah, apalagi jika diwarnai berbagi sedekah. Seperti halnya yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Malang yaitu mengadakan Bazar Ramadan dalam rangka Baksos Sembako Murah di teras depan Gedung Rektorat Ir. Soekarno, Rabu (22/5). Acara rutinan tiap Rulan Ramadan ini ditujukan kepada para karyawan non-PNS, security dan cleaning service UIN Malang yang kurang mampu mencukupi kebutuhan pokoknya.

2065_sembako-murah-2.jpg


Pada tahun ini, DWP UIN Malang mampu menyediakan lebih banyak paket sembako murah dibanding tahun lalu. “Alhamdulillah sekarang ini kami mampu menyediakan paket sembako murah sebanyak 230 bungkus sedangkan tahun lalu hanya 100 bungkus,” ucap Miftahul Rohmah Ketua Pelaksana Bazar Ramadan tahun ini.
Selanjutnya, dalam sambutannya Prof. Abd Haris mengatakan bahwa sebenarnya tradisi seperti ini memiliki makna mendalam tentang kepedulian dan kasih sayang. Peduli dan saling mengasihi terhadap sesama bisa menumbuhkan persaudaraan, persahabatan dan mempererat tali silaturahmi. Orang nomor wahid kampus hijau ini berharap, agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan konsisten, tidak hanya di Bulan Ramadan. “Kebutuhan mereka (keluarga, saudara, rekan kita yang kurang mampu) tidak hanya saat Ramadan saja tetapi setiap waktu,” jelasnya. (ptt/nhl)



Lebih Lanjut »
ADA PKPBI SETELAH LULUS PKPBA
Iffatunnida Rabu, 22 Mei 2019 . in Berita . 96 views
2062_sos-pkpbi.jpg

GEMA-Memasuki akhir perkuliahan semester genap, Program Khusus Perkuliahan Bahasa Inggris (PKPBI) menggelar sosialisasi program, Selasa (21/5). Mengawali kegiatan, Direktur Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) Dr. M. Abdul Hamid menekankan bahwa pihaknya mendukung penuh program dwi bahasa yang dicanangkan kampus.
Pasca mengikuti Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA) di tahun awal, ia menjelaskan, mahasiswa masih harus menempuh PKPBI untuk tahun kedua. “Jadi jangan dikira sudah selesai. Masih ada satu tahun lagi,” paparnya.
Namun, ia berharap, tidak ada mahasiswa yang merasa kedua program ini berat. Pasalnya, setiap kampus pasti memiliki kebijakan masing-masing, termasuk UIN Malang dengan PKPBA dan PKPBI.
Selama masih menjadi mahasiswa UIN Malang, lanjutnya, ia ingin agar program bahasa ini dimanfaatkan dengan maksimal. Apalagi mahasiswa tidak perlu membayar ekstra untuk kelas-kelas bahasa asing ini. “Coba kalian ke tempat kursus bahasa asing, biayanya tidak murah,” imbuhnya.
Sekretaris PKPBI Agwin Degaf secara khusus menjelaskan program unitnya. Sama halnya dengan PKPBA, program Bahasa Inggris juga memiliki lebih dari satu kelas. Yakni kelas reguler dan intensif. “Kelas reguler biasanya dilaksanakan pagi atau siang hari, sedangkan kelas intensif di sore hari,” ujarnya mengawali sosialisasi.
Fokus di tiap kelas, masih kata Agwin, berbeda. Di semester ganjil, mahasiswa mendalami kemampuan membaca (reguler), dan mendengar serta berbicara (intensif). Di semester genap, mahasiswa akan dilatih kemampuan menulisnya di kelas reguler. “Sedangkan di kelas intensif, mahasiswa akan dipersiapkan untuk menghadapi TOEFL,” jelas alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini.
Program persiapan TOEFL merujuk pada peraturan kampus yang mewajibkan mahasiswa untuk memiliki skor TOEFL dan TOAFL sebelum kelulusan. “Karena ini program yang baik, tentu harus didukung dan difasilitasi,” tambahnya.
Sosialisasi PKPBI dihadiri oleh perwakilan mahasiswa semester dua tiap jurusan. Mereka berkumpul di Aula Gedung PPB Lt. 3. Acara tersebut juga diisi dengan khotmul quran, ceramah agama, dan diakhiri dengan buka puasa bersama. (nd)

Lebih Lanjut »
DEKAN FE BERI WEJANGAN MAHASISWA PESERTA PKL
Iffatunnida Jumat, 17 Mei 2019 . in Berita . 120 views
2061_pklfe.jpg

GEMA-Fakultas Ekonomi (FE) memberikan orientasi terkait Praktik Kerja Lapangan (PKL) kepada mahasiswa semester enam, Kamis (16/5). Kegiatan ini sekaligus tanda dimulainya program PKL tahun 2019. Dekan FE Dr. Nur Asnawi meresmikan permulaan program PKL di Aula Gedung Rektorat Lt. 5.
Asnawi mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peserta PKL. Salah satunya adalah etika. “Masing-masing peserta adalah miniatur institusi kita, mencerminkan bagaimana kualitas lembaga,” jelasnya. Ia menambahkan almamater FE UIN Malang harus dijaga. Akreditasi A yang diraih Jurusan Akuntansi, Jurusan Manajemen, dan Fakultas Ekonomi harus dibuktikan dengan kualitas peserta PKL.
Sesi panel dinarasumberi oleh Dr. Ir. Masyhuri yang merupakan perintis penyusunan laporan di FE UIN Malang. Bersama tiga ketua jurusan di FE, ia memaparkan perbedaan PKL tahun ini dengan sebelumnya. “Istilah Praktik Kerja Lapangan Integrasi tahun ini hanya menjadi PKL saja,” tuturnya. Hal tersebut dikarenakan integrasi yang dimaksud merupakan pengabdian masyarakat yang tahun ini sudah dilaksanakan pada semester lima lalu. Buku pedoman, lanjut Masyhuri juga harus dimiliki oleh masing-masing peserta PKL.
Peserta, lanjutnya, harus memiliki program dan tujuan penelitian khusus selama pelaksanaan PKL. Beberapa kasus terjadi disebabkan peserta yang tidak memiliki program. “Saya sempat menemui mahasiswa diposisikan sebagai sekuriti,” tutur Masyhuri. Hal itu bisa diantisipasi dengan menentukan fokus penelitian, seperti akuntansi keuangan, manajemen sumber daya, dan sebagainya.
Setelah menentukan fokus, peserta membagi subfokus kepada masing-masing anggota. “Misalkan fokus di Manajemen SDM, subfokusnya ada job recruitment, placement staff, dan lainnya, itu dibagi ke masing-masing anggota,” jelas lulusan Ekonomi Pertanian itu. (ir/nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up