MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Galeri Investasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar kegiatan edukatif bertajuk Financial Literacy 101: Bijak Finansial, Tenang Spiritual pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang ini dihadiri oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa UIN Malang dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Ketua OJK Malang, Farid Faletehan, menyampaikan pentingnya literasi keuangan di tengah maraknya fenomena masyarakat yang masih takut sekaligus mudah tergiur hanya karena mendengar kata “investasi”. Ia menegaskan bahwa investasi yang aman harus dilakukan melalui lembaga yang legal dan terdaftar. Bahkan, untuk memulai investasi di pasar modal saat ini tidak memerlukan dana besar. Dengan modal mulai dari Rp100.000, masyarakat sudah dapat membuka rekening dan melakukan transaksi saham. Banyak pula pilihan saham dengan harga terjangkau yang bisa dimiliki investor pemula.K
Kegiatan ini menghadirkan Rizal Wicaksono dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai pemateri utama yang memberikan pemahaman teknis seputar pasar modal dan praktik investasi yang bijak. Turut hadir pula Avicena Raihan Kusuma, S.M., CTT., fresh graduate UIN Malang yang kini menjadi Duta Literasi Keuangan di OJK Malang. Kehadiran generasi muda dalam peran strategis ini diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus penggerak literasi keuangan di kalangan mahasiswa.
Direktur Galeri Investasi UIN Malang, Bu Laili, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang implementasi antara teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat berdiskusi dan bertanya langsung kepada para praktisi, ujarnya.
Ketua Umum Galeri Investasi, Aida Sandy Aulia, menegaskan bahwa mahasiswa tidak dituntut untuk langsung menjadi ahli, melainkan memiliki kesadaran dan kemauan untuk terus belajar mengenai literasi keuangan.
Melalui kegiatan Journey OJK Malang ini, Galeri Investasi UIN Malang berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya investasi legal dan terencana, sehingga mampu membangun masa depan finansial yang lebih stabil dan sejahtera.
Reporter : Faiqotul Himmah



