Daftar Penulis: Abadi Wijaya


SYAUQI XI KENALKAN SALAT TAQWIYAH AL HIFDZI
Selasa, 22 Januari 2019 . in Berita . 142 views
1797_syauqi-xi.jpg
KHUSYUK: Peserta Syauqi XI saat melaksanakan Salat Hajat Taqwiyah al Hifdzi di Masjid Ulul Albab, Kamis (17/1)

GEMA-Salat merupakan bentuk sebuah doa. Maka Syauqy XI mengadakan kegiatan rutin salat Taqwiyah al Hifzhi, Kamis (17/1). Program ini dilakukan dua pekan sekali pada hari Kamis. Kegiatan salat Hajat ini dilakukan secara berjamaah di Masjid Ulul Albab. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia Syauqy XI akan dipimpin oleh Ahmad Jaini alumni UIN Maliki Malang Jurusan Matematika angkatan 2011.

Tata cara salat Hajat untuk menguatkan hafalan ini serupa dengan salat Dhuha empat rakaat. Namun, pada rakaat pertama membaca Surah Yasin dan rakaat kedua membaca Surah ad Dukhan. Sedangkan rakaat ketiga membaca Surah as Sajdah dan terakhir rakaat empat membaca Surah al Mulk.

Salat ini berdasarkan hadits yang menerangkan bahwa sahabat Ali bin Abi Thaib mengadukan hafalan al Qurannya yang terlupa kepada rasul. Kemudian Rasulullah memerintahkan Ali untuk salat Hajat. Dari segi keshahihan hadits ulama berbeda pendapat beberapa mengatakan dhoif. Namun, menurut Imam Bukhori hadits ini shahih berdasarkan dalil al Quran yang menyatakan agar meminta pertolongan Allah melalui sabar dan salat.

“Tujuannya menunjukkan kepada teman-teman bahwa terdapat salat khusus, salat hajat, untuk meminta kepada Allah agar dikuatkan hafalannya,” terang Fadhil Agus Bahari. Sie Acara Syauqi XI ini menerangkan bahwa sebenarnya salat ini dilaksanakan selama tujuh hari, bahkan 15 hari. Namun menurutnya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan bahwa ada salah hajat untuk menguatkan hafalan al Quran. (br/nhl)

 

Lebih Lanjut »
BUPATI (PLT) MALANG LAUNCHING GREEN SMART LIVING
Senin, 21 Januari 2019 . in Berita . 100 views
1795_greenliving.jpg
Abd. Haris Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat lounching program KKM Kelompok 71 dan 208 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Green Smart Living, Minggu (20/1).
GEMA-Mahasiswa KKM kelompok 71 dan 208 menghadirkan Drs. H. M. Sanusi, MM Bupati Kabupaten Malang (plt) dan Rektor UIN Malang di desa KKM-nya. Program gagasan mereka Green Smart Living berhasil menarik kedua tokoh ini bertandang untuk me­-lounchingnya langsung, Minggu (20/1). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

“Kegiatan KKM ini harus diikuti dengan research di tempat KKM,” terang Prof. Haris dalam sambutannya. KKM yang diisiasi oleh UIN Maulana Malik Ibrahim ini memang berfungsi untuk mendampingi masyarakat dalam menyelesaikan masalah yang ada. Sehingga dengan research setidaknya akan diketahui dua hal. Yang pertama, lanjut orang nomor wahid UIN Malang ini, bahwa dengan research akan diketahui pengaruh KKM terhadap suatu desa. Dan yang kedua, akan diketahui bagaimana cara untuk mengembangkan desa menjadi desa unggul.

“Saya menyambut baik acara ini, karena untuk menjadi desa yang berkembang diperlukan campur tangan dari banyak pihak,” ujar Sanusi Bupati Kab. Malang (plt). Dalam sambutannya, teman satu almamater dengan Rektor UIN Malang ini memberikan contork Desa Pujon Kidul. Perkembangan desa ini sangat signifikan. “Sekarang omset desa ini mencapai 40 M dalam setahun,” jelasnya memotivasi.

Lawatan kedua tokoh di Malang ini adalah untuk me-lounching program KKM Kelompok 71 dan 208 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Green Smart Living. Semoga program ini dapat bermanfaat bai masyarakat dan menjadikan desa Duwet Krajan menjadi salah satu desa unggul di Indonesia. (nhl)

Lebih Lanjut »
MAHASISWA KKM GAGAS GREEN SMART LIVING
Senin, 21 Januari 2019 . in Berita . 85 views
1794_gsl.jpg
RAMAH: Plt. Bupati Drs. H. M. Sanusi, MM saat akan me-lounching salah satu program KKM Green Smart Living di Desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, Minggu (20/1)

GEMA-Kuliah Kerja Mahasiswa kelompok 71 dan 208 menggagas ide kreatif di tempat KKM-nya. Bertempat di Desa Duwet Krajan Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, mahasiswa UIN Maliki Malang ini mencoba menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat. Gagasan ini diberi nama Green Smart Living.

“Setelah datang kami bersilaturahmi ke warga desa untuk menanyakan masalah apa yang kerap dihadapi,” ujar Moh. Danu Zahidi. Ketua KKM Kelompok 208 ini menceritakan bahwa hampir 3 hari lebih anggota KKM tidak melakukan apapun selain mencari informasi dari masyarakat. Hingga akhirnya tercetuslah ide besar Green Smart Living untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat tersebut.

Ide ini memiliki empat tagline yang menjadi fokus dari ide ini. Tagline meliputi #desatanpasampah, #desahijaudanasri, #desamelekteknologi, dan #lembagakeuangansyariah. “Setelah melalui presentasi di depan Lurah, petinggi desa, dan Sekcam ide ini dapat dilaksanakan,” terang Danu. Mahasiswa semester 6 ini menerangkan bahwa ide ini merupakan penggabungan dari green smart dan smart living.

Program  KKM ini mendapat perhatian langsung dari Abd. Haris Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Sanusi Plt. Bupati Malang. Dan program ini akan secara resmi di-lounching bersama bupati, rektor, dan masyarakat desa. (nhl)

 

Lebih Lanjut »
PROF. DR. KADARSAH SURYADI, DEA: UIN MALANG SUDAH MASUK WCU
Jumat, 18 Januari 2019 . in Berita . 94 views

 

1793_ritb2.jpg
JELAS: Rektor ITB Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk Strategi Menuju World Class University, Jumat (18/1).

GEMA-Seluruh pimpinan di lingkungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti FGD dengan tajuk Strategi Menuju World Class University bersama Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, Jumat (18/1).

Dalam paparan materinya, Prof. Kadarsah mengajak sharing indikator apa saja yang harus dimiliki oleh perguruan tinggi untuk menuju WCU.

WCU merupakan adanya pengakuan secara internasional, baik dari aspek institusinya maupun lulusannya. "Apakah mutunya sudah sesuai dengan standar internasional atau tidak?" papar Rektor ITB Periode 2015-2020 ini.

Selain itu, kata rektor kelahiran 1962 tersebut, UIN Malang harus melakukan continous improvement secara internasional. Selain itu, miliki layanan berstandar internasional yang bisa dibuktikan melalui akreditasi institusi secara internasional juga harus dipenuhi.

"Saya kira UIN Malang sudah proses menuju WCU, dan salah satu buktinya kampus ini memiliki jumlah mahasiswa asing yang jumlahnya cukup banyak," papar rektor yang dilantik pada 20 Januari 2015 tersebut.

Selain itu, UIN Malang juga sudah melakukan banyak hal untuk mengantarkannya menuju WCU. Salah satunya, para dosen melakukan excellent in research. Melalui program menulis 1000 buku ini salah satu upaya Rektor UIN Malang untuk menggenjot publikasi research dari para dosen. "Langkah itu tentunya akan miliki nilai tambah yang signifikan untuk kemajuan UIN Malang," jelas rektor ke-16 ITB tersebut. (*/nhl)

 

 

Lebih Lanjut »
PROF. DR. KADARSAH SURYADI, DEA: UIN MALANG MILIKI BANYAK KEISTIMEWAAN
Jumat, 18 Januari 2019 . in Berita . 87 views
1792_ritb.jpg
SERIUS: Rektor ITB Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk Strategi Menuju World Class University, Jumat (18/1).

GEMA-Rektor ITB Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA kembali hadir di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang ketiga kalinya. Kedatangannya kali ini sebagai narasumber utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk Strategi Menuju World Class University, Jumat (18/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Gedung Rektorat Lt.4 itu dihadiri seluruh pimpinan di lingkungan UIN Malang.

Mengawali paparan materinya, Prof. Kadarsah banyak melontarkan pujian kepada UIN Malang. Dia mengagumi keberadaan kampus berlogo Ulul Albab ini yang memiliki konsep keilmuan  integratif.

Keistimewaan UIN Maliki Malang jika dibanding dengan UIN yang lain, memiliki gedung mahad. Kapasitasnya yang mampu menampung mahasiswa hingga 4500 inilah yang menjadikan UIN Malang memiliki nilai lebih dibanding yang lain. "Ini merupakan keistimewaan UIN Maliki Malang," tegasnya.

Selain itu, kampus yang asri dengan suhu yang sejuk juga menjadikan kampus ini cocok untuk iklim akademik. "Sehingga mahasiswa bisa lebih nyaman dalam belajar di kampus ini," terangnya. (*/nhl)

 

 

Lebih Lanjut »
GANDENG RST SOEPRAOEN, PROSPEK FKIK CERAH
Kamis, 17 Januari 2019 . in Berita . 90 views
1791_rst.jpg
Kakesdam VBrawijaya Malang Kolonel Ckm dr. Moh Arif Harianto Sp.B saat penandatangan MoU bersama Rektor UIN Maliki Malang, Rabu (16/1).

GEMA-UIN Malang eratkan kerjasama dengan Kesdam VBrawijaya Malang.Penandatangan nota kesepahaman ini bertempat di ruang Rektor Gedung Dr. Ir. Soekarno Universitas Islam Negeri Malang, Rabu (16/1). Momen penting dihadiri langsung oleh Kakesdam VBrawijaya Malang Kolonel Ckm. dr. Moh Arif Harianto Sp. B. bersama Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris M. Ag.

Penandatangan MoU ini merupakan tindak lanjutdari kerjasama yang telah dimulai sejak tahun 2015. Guna melindungi secara legal kedua lembaga, baik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang maupun Kesdam VBrawijaya Malang. Tak hanya itu,agendaini juga untuk peningkatan pelayanan kesehatan dan kesepakatan dengan RST Soepraoen sebagai rumah sakit pendidikan utama FKIK UIN Malang.

“Hubungan ini bukan hanya sekedar hubungan biasa, namun juga akan meningkatkan kualitas Kesdam kedepannya,” ungkap Ari Harianto Kakesdam V Brawijaya. Senada dengan ini, Prof. Haris mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan awal dimulainya hubungan kekeluargaan antara kedua belah pihak.“Kerjasama ini baik kedepannya, yaitu untuk membangun kekeluargaan," timpal pimpinan UIN Malang ini.

 Terakhir, rektor berharap agar suatu hari anak-anak dari hadirin melanjutkan studinya di FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.Menurutnya, dengan adanya perjanjian ini prospek fakultas ini akan lebih cerah. (gl/nhl)

 

Lebih Lanjut »
PELANTIKAN: 10 PEJABAT BARU 3 PESAN REKTOR
Rabu, 16 Januari 2019 . in Berita . 249 views
1790_10-pelantikan.jpg
SELAMAT: Rektor saat memberikan selamat kepada salah satu pejabat baru di lingkungan UIN Maliki Malang, Rabu (16/1).

GEMA-Pagi ini, rektor akan melantik 10 pejabat baru di lingkunagn UIN Malang, Rabu (16/1). Upacara pelantikan ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. Wakil Rektor dan sejumlah Dekan Fakultasturut hadir pada upacara pelantikan tersebut.

Acara yang dilsaksanakan di Ruang Rektor Gedung Rektorat Lantai Satu ini awalai dengan pembacaan Fatihah. Yang kemudian dilanjutkan dengan pemanggilan nama-nama pejabat. Di antara nama pejabat yang dilantik adalah Hj. Umi Hanik SE. sebagai Kepala Bagian Organisasi Kepegawaian dan hukum, Dr. H. Sutikno Edianto sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi, dan Abdul Ghofar A.S. Hi. sebagai Kepala Sub Bagian Organisasi dan Hukum Bagian Organisasi Kepegawaian dan Hukum, yang kemudian disusul tujuh penerima jabatan baru lainnya.

Setelah pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Rektor dan disaksikan oleh WR 1 dan WR 2, orang nomor wahid kampus hijau ini memberikan sambutan. Dalam kesempatan ini, Prof. Haris memberikan tiga pesan untuk 10 Pejabat Baru.

“Saya berpesan agar setelah pelantikan ini, masing-masing mengetahui peran dan tugasnya masing-masing,” jelasnya. Tentunya pesan pertama ini harus menjadi dasar bagi setiap pejabat baru untuk dapat segera beradaptasi dengan jabatannya. Kedua, dengan jabatan ini ada sebuah tuntutan untuk elakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi. “Dan yang terakhir adalah bekerja keras dan selalu ikhlas,” pesannya di akhir sambutan. (lg/nhl)

Lebih Lanjut »
DOSEN SYARIAH UIN MALANG RAIH GELAR DOKTOR TERMUDA DI UINSA
Rabu, 16 Januari 2019 . in Berita . 218 views
1789_muhammad-dr.jpg
BANGGA: Sesi foto bersama Dr. Muhammad sekeluarga dengan jajaran penguji sesaat setelah Ujian Terbuka di Gd. B Twin Towers Lt. 2 UIN Sunan Ampel Surabaya, Senin (14/01).

GEMA-Selain mengajar di Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Muhammad juga menyelesaikan studi S3-nya. Ujian terbuka Program Doktoral ini berlangsung di Gd. B Twin Towers Lt. 2 UIN Sunan Ampel Surabaya, Senin (14/01).

Doktor berusia 28 tahundi Fakultas Syariah tersebut mengangkat disertasi dengan tajuk Argumen Polemik Atas Autentisitas Teks al Quran.  Judul disertasi yang sempat mengejutkan pembimbing tersebut dilatarbelakangi sebab kegelisahan penulis ketika membaca beberapa kitab ‘Ulumul Quran.

“Banyak perbedaan, baik dari golongan ataupun riwayat sahabat yang berpendapat mengenai al Quran mengalami pengurangan dan penambahan,” tutur promovendus ketika menyampaikan sebagian disertasinya. Sedangkan, hal ini bersangkutan dengan kepercayaan umat Islam bahwa al Quran tidak akan mengalami perubahan hingga akhir zaman.

“Sejauh ini, menurut anda pribadi apakah Al Quran autentik atau tidak?”tanya Dr. Ahmad Nur Fuad, MA.Salah satu promotor dalam Ujian Terbuka ini mencoba menggali lebih dalam tentang disertasi ini. “Al Quran tetaplah autentik,” jawab Muhammad Promovendus Ujian Terbuka kali ini. Dosen Fakultas Syariah UIN Malang ini mendasarkan jawabannya atas riwayat sejarah.Menurut disertasi dan penelitiannya, pada masa sebelum wafatnya Rasul, Al Quran telah dibaca dua kali dan ditasmi’ langsung oleh sahabat Zaid bin Tsabit.

“Semoga ilmu yang saya dapatkan sejauh ini dapat bermanfaat dan bisa lanjut ke profesor,” harap doktor muda ini di akhir sidangnya. (syf/nhl)

 

 

Lebih Lanjut »
KOMITMEN LAKUKAN PERUBAHAN DEMI KEMAJUAN UIN MALANG
Rabu, 16 Januari 2019 . in Berita . 257 views
1782_prof-haris.jpg

GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malaik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag mengawali kinerjanya di tahun 2019 ini mengajak seluruh pimpinan baik ditingkat universitas, fakultas, unit dan lembaga berkomitmen melakukan perubaha demi kemajuan kampus berlogo ulul albab ini, Rabu (16/1).
Melalui ajakan yang disampaikan melalui WhatsApp itu, orang nomor satu di UIN Malang itu meminta para pemangku jabatan untuk berkomitmen bersama-sama melakukan perubahan. Perubahan itu bisa dimulai dari diri sendiri melalui prilaku disiplin, tepat waktu, efisien dan tidak menggunakan uang negara yang tidak tepat sasaran. “Kebutuhan kampus ini sangat banyak, dan semua membutuhkan anggaran yang cukup,” jelasnya.
Melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, tambah dia, tentu menjadi impian semua orang. Akan tetapi melakukan perubahan dan inovasi tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan, dalam prosesnya dibutuhkan komitmen yang kuat dalam menghadapi segala tantangan yang di hadapi. “Tanpa itu semua, jangan harapa ada perubahan,” tegasnya.
Di tahun 2019 ini, kata Prof. Haris, para pimpinan harus diikrar kembali untuk terus berupaya melakukan komitmen perubahan dalam rangka memajukan UIN Maliki Malang. “Memimpin adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya mengakhiri.

 

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up