MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menerima audiensi penjajakan kerja sama dari BAWASLU (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Kota Malang dan Kreasi Media Institute. Diselenggarakan di Ruang Senat lantai empat, pada Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas mengenai peluang kolaborasi dalam riset kepemiluan, seminar, serta edukasi jurnalistik bagi mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., MA menyambut baik kedatangan pihak BAWASLU Kota Malang dan Kreasi Media Institute. “Saya harap diskusi ini nantinya tidak hanya berujung pada MOU saja. Tetapi juga berlanjut pada PKS,” tegas Prof Hamid.
Dilanjut oleh anggota BAWASLU Kota Malang, Hasbi menjelaskan bahwa pihaknya menekankan pada kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kolaborasi ini nantinya berfokus pada konsolidasi demokrasi. “Hal ini mengacu pada evaluasi indeks kerawanan pemilu 2019, yang menunjukkan minimnya sosialisasi kepemiluan di kalangan mahasiswa,” tuturnya.
Bawaslu juga membuka peluang kerja sama dalam penyediaan narasumber seminar, riset akademik, serta program magang mahasiswa. Selain itu, penguatan peran mahasiswa sebagai agent of change dalam pengawasan partisipatif menjadi salah satu fokus utama.
Sementara itu, Perwakilan Kreasi Media Institute mengajukan program “Ngaji Jurnalistik” guna meningkatkan literasi media. Lebih dari itu program tersebut juga meningkatkan tingkat kepekaan mahasiswa terhadap maraknya hoaks.
Ketua Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Ita Hidayatus Sholihah, S. Ag., MM menegaskan bahwa seluruh tahapan dan kualifikasi sesuai mekanisme yang ditetapkan. “Secara prinsip kami terbuka, namun harus tetap mengikuti prosedur resmi,” ujarnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi strategis antara perguruan tinggi, lembaga pengawas pemilu, dan mahasiswa dalam memperkuat literasi demokrasi serta literasi informasi di lingkungan kampus.
Reporter: Zahwa



