HUMAS UIN MALANG-Malaysia, Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Hari Wanita Antar Bangsa, sebuah kegiatan bertajuk “Jilsah Ruhiyyah Ramadhan dan Hari Wanita Antar Bangsa” telah sukses diselenggarakan di Senawang, Negeri Sembilan, Malaysia. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri atas mahasiswi KKM Internasional UIN Malang dan para wanita wanita hebat lainnya. Minggu, 9 Maret 2025.
Kegiatan dimulai dengan tadarus Al-Qur’an bersama, di mana para peserta membacakan ayat-ayat suci dengan penuh khidmat. Suasana khusyuk kian terasa ketika sesi tadabbur ayat digelar, di mana peserta diajak merenungkan makna mendalam dari ayat-ayat yang dibacakan.
Selanjutnya, untuk menambah keceriaan dan mempererat kebersamaan, panitia menyelenggarakan beberapa game seru yang melibatkan semua peserta untuk ajang perkenalan satu sama lain. Tawa dan semangat terlihat jelas saat mereka berpartisipasi dalam berbagai permainan edukatif bernuansa Islami, yang sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.
Memasuki sesi utama, peserta menerima mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh narasumber Ustadzah Nur Najihah binti Abdul Muhaimin selaku Ketua Wanita IKRAM Seremban. Dalam tausiyah tersebut, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat spiritual selama Ramadhan serta peran penting perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat. Momentum Hari Wanita Antar Bangsa ini pun dijadikan refleksi bersama tentang pemberdayaan perempuan di ranah pendidikan, sosial, dan dakwah.
Menjelang penutupan, acara dimeriahkan dengan penampilan bernyanyi dan pembacaan sajak oleh para mahasiswi KKM Internasional UIN Malang. Dengan lantunan suara merdu dan untaian kata puitis, penampilan tersebut berhasil menggugah rasa haru dan semangat para hadirin. Suasana semakin hangat dan akrab saat seluruh peserta melakukan foto bersama di penghujung kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara penguatan ruhani di bulan suci Ramadhan dan apresiasi terhadap peran perempuan di berbagai bidang. Acara pun ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas terselenggaranya kegiatan yang inspiratif dan penuh makna tersebut.
HUMAS UIN MALANG-Paroi, Malaysia – Sebagai lanjutan dari seremonial pembukaan program Bingkisan Ramadan, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional UIN Malang melaksanakan pembagian bantuan sembako kepada ibu-ibu tunggal di Kampung Sentosa Jaya, Paroi, Malaysia, pada Sabtu (8/3/2025). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadan. Pembagian sembako dimulai pada pukul 10.30 siang hingga 12.00 siang waktu setempat.
Pelaksanaan program ini diawali dengan pembuatan bubur lambuk dan wajik yang dilakukan secara gotong royong antara mahasiswa dan warga jamaah Surau An-Nur. Setelah makanan tersebut selesai dimasak dan bingkisan bantuan telah siap, kelompok mahasiswa dibagi menjadi tiga tim untuk mendistribusikan bantuan ke berbagai penjuru kampung. Pembagian kelompok ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah distribusi bantuan agar dapat menjangkau penerima dengan lebih efektif.
Dalam proses pendistribusian, mahasiswa didampingi oleh warga setempat yang lebih mengetahui kondisi dan keberadaan ibu-ibu tunggal yang berhak menerima bantuan. Bantuan yang diberikan disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih kepada mahasiswa UIN Malang serta masyarakat yang telah turut berkontribusi dalam program ini.
"Saya sangat berterima kasih atas bantuan Bingkisan Ramadan ini. Hal ini sangat membantu saya dan keluarga," ujar Ibu Maryam, salah satu penerima bantuan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan mereka.
HUMAS UIN MALANG- Malaysia – Tiga Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berkesempatan menjadi imam shalat Isya, Tarawih, dan Witir di Surau An-Nur Paroi, Malaysia. Kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi mereka dalam ibadah Ramadhan serta rangkaian khidmat kemasyarakatan yang dilaksanakan di kampung tersebut.
Setelah menjalani kegiatan sosial pada pagi harinya, para mahasiswa laki-laki dari UIN Malang mendapat amanah untuk memimpin shalat di surau setempat pada malam hari. Dengan penuh kesiapan, mereka memenuhi permintaan tersebut.
Mahasiswa pertama, Muhammad SyahriRamadhan selaku ketua kelompok, diberi kepercayaan untuk menjadi imam shalat Isya. Dalam kesempatan ini, ia membaca Surah Ali Imran untuk memurajaah hafalannya. Lantunan ayat suci yang ia bacakan membawa suasana syahdu bagi para jamaah.
Shalat Tarawih kemudian dipimpin oleh Abdurrauf, yang membimbing jamaah dalam delapan rakaat dengan format dua rakaat sebanyak empat kali pengulangan. Suara merdunya menambah kekhusyukan dalam ibadah Ramadhan malam itu.
Sebagai penutup, Alfi Alfarizhi Hidayat, yang akrab disapa Fariz, memimpin shalat Witir. Dengan bacaan yang indah dan penuh ketulusan, ia menyempurnakan ibadah shalat malam tersebut.
Masyarakat setempat menyambut baik dan berterima kasih atas partisipasi para mahasiswa sebagai imam shalat. Lantunan ayat suci yang mereka bacakan menjadi angin segar bagi para jamaah. Bahkan, salah seorang ibu mengaku terharu hingga meneteskan air mata saat mendengar bacaan shalat yang begitu indah.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat setempat, tetapi juga menjadi sarana bagi mereka untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menebar manfaat selama bulan suci Ramadhan. Kehadiran mereka di Surau An-Nur Paroi menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan pengabdian terus hidup di tengah-tengah umat Islam.
HUMAS UIN MALANG-HUMAS UIN MALANG-Paroi, Malaysia – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Internasional, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malang melaksanakan pembukaan kegiatan Khidmat Masyarakat Bingkisan Ramadan di Kampung Sentosa Jaya, Paroi, Malaysia, pada Sabtu (8/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk membantu ibu-ibu tunggal dengan memberikan bantuan bahan pokok makanan. Acara seremonial berlangsung di Surau An-Nur Kampung Sentosa Jaya pukul 10.00 hingga 11.00 waktu setempat dan dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat.
Beberapa tokoh yang hadir dalam acara ini antara lain Encik Ahmad Shahir bin Shapie selaku Penghulu Dusun Paroi, Dr. Noor Azam bin Abd Aziz sebagai pengurus Masjid At-Taqwa Paroi, Encik Aswan Md Diah selaku Ketua Kampung Sentosa Jaya, serta Tuan Haji Abdullah bin Othman sebagai pengurus Surau An-Nur Kampung Sentosa Jaya. Turut hadir pula Tuan Haji Zaki Muda selaku YDP Ikram (Rembau) serta para jamaah Surau An-Nur yang tengah mempersiapkan bubur lambuk untuk dibagikan kepada warga sekitar.
Setelah acara seremonial, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bantuan bahan pokok kepada ibu-ibu tunggal yang membutuhkan. Mahasiswa UIN Malang secara langsung menyerahkan bingkisan kepada para penerima manfaat, yang disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat setempat, khususnya mereka yang kurang mampu dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Encik Ahmad Shahir bin Shapie dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan inisiatif mahasiswa UIN Malang di Kampung Sentosa Jaya. " Salam dari Paroi kampong Sontasa Jaya, Alhamdulillah kami mengalu-alukan (menyambut) kedatangan dari pada mehasiswa/i dari UIN Malang dan kami mendoakan semuanya dapat menjalankan amanah Allah ini dengan baik dan kami sangat senang bisa bertukar pikiran, saling mengenalkan budaya, dll, sebab Indonesia dan Malaysia ia seperti tangan kanan dan tangan kiri, ia tak bisa terpisahkan serta kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa/i sebelum mereka nantinya terjun dan benar-benar berkhidmat secara langsung dalam lingkup sosial yang lebih luas", Ujar Tok Penghulu.
Muhammad Syahriramadhan selaku ketua kelompok menyampaikan rasa terimakasih dan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Kampong Sentosa Jaya " Kami mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Tok Penghulu, Pengetua Masjid, pemuka agama, dll, serta kepada seluruh masyarakat kampung sentosa jaya yang menerima dan mengalu-alukan kehadiran kami di sini, kami sudah menganggap seluruh masyarakat di kampong ini adalah keluarga bahkan sudah seperti orang tua kami" ujarnya.
Kegiatan khidmat masyarakat ini merupakan salah satu dari program-program KKM Internasonal dan harapannnya tidak hanya pada program ini saja hubungan sosial dan kekeluargaan ini terjalin, telepas dari pada itu hubungan serumpun melayu Indonesia-Malaysia tetap harus digalakkan.
HUMAS UIN MALANG, (7/3) – Kegiatan Semarak Ramadan bertema "Penguatan Moderasi Beragama" sukses digelar di Surau Sungai Mulia 5, Gombak, Kuala Lumpur. Acara ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dan diikuti dengan antusias oleh anak-anak binaan sanggar bimbingan belajar.
Acara dimulai dengan sholawat bersama yang menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat ukhuwah Islamiyah. Setelah itu, para peserta disambut dengan berbagai perlombaan bertema keislaman yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini.
Rangkaian perlombaan yang digelar mencakup:
Lomba Adzan
Lomba Sholawat
Lomba Mewarnai Kaligrafi
Lomba Hafalan Surat Pendek
Lomba Hafalan Doa-Doa Sehari-hari
Menghias Kelas Bersama
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Anak-anak tampak sangat antusias, bahkan beberapa dari mereka ingin mengikuti seluruh cabang perlombaan. “Ibu, saya ingin ikut semua lomba! Saya sangat senang dengan kegiatan ini di bulan Ramadan,” ujar salah satu peserta dengan antusias.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah penampilan siswa kelas 4 yang berhasil menjadi juara lomba sholawat. Penampilannya yang memukau mendapat tepuk tangan meriah dari peserta dan panitia.
Para guru turut mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka melihat momen ini sebagai ajang penting untuk menanamkan nilai-nilai religius, toleransi, dan kebersamaan di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tak hanya memahami ajaran agama secara tekstual, tetapi juga meresapi nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian yang menjadi ruh moderasi beragama,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Kegiatan Semarak Ramadan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang religius, toleran, dan berakhlak mulia, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam bingkai kebhinekaan.
Kontributor: Amelia Nur Rochim Editor: Azman Fawwazi
HUMAS UIN MALANG-Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang merayakan Ramadan dengan penuh suka cita mulai acara buka puasa hingga shalat tarawih bersama yang bertempat di rektorat lantai 1. Jumat (7/3/2025).
Acara ini menjadi perwujudan nyata semangat kebersamaan dan toleransi, menyatukan civitas akademika dari berbagai fakultas, puluhan mahasiswa asing, hingga mahasantri dalam suasana penuh keakraban. Kehadiran Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, dan Direktur PTKI Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., semakin memperkuat nuansa kekeluargaan ini.
Suasana menjelang berbuka puasa bertambah meriah dengan cara unik dari acara ini yakni diberikannya kesempatan sesi QnA kepada mahasiswa asing untuk berbagi kesan dan pesan selama masa studi mereka di Malang. Dengan bahasa yang fasih, beberapa mahasiswa asing mengungkapkan rasa senang dan nyaman berkuliah di lingkungan UIN Malang. Ungkapan-ungkapan mereka disambut hangat oleh seluruh hadirin. "Saya senang berada di Malang!", ujar salah satu mahasiswa asing.
Setelah berbuka puasa, jamaah melaksanakan salat Magrib dan Isya hingga salat Tarawih secara berjamaah. Suasana khusyuk dan damai menyelimuti seluruh hadirin, menciptakan ikatan persaudaraan yang kuat di antara mereka. Tradisi ini menjadi momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Acara buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan rutin Ramadan, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen UIN Malang dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan multikultural. Dengan menghadirkan mahasiswa asing dan mahasantri dalam satu acara, UIN Malang berhasil membangun jembatan persahabatan dan saling pengertian antarbudaya. Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk lebih terbuka dan mengakomodasi keberagaman yang ada.
HUMAS UIN MALANG - Pada tanggal 7 Maret 2025, Universitas Islam Negeri (UIN) Malang mengadakan acara buka bersama bertempat di Rektorat lantai 1. Acara ini menjadi momen penuh kebersamaan dan kehangatan, di mana mahasiswa UIN Malang, Direktur PTKIN, serta mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di UIN Malang berkumpul dan berbagi pengalaman.
Dalam momen tersebut, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Zainuddin MA, memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur PTKIN atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan. Selain itu, Rektor juga akan mengapresiasi kehadiran mahasiswa UIN Malang yang ikut berpartisipasi dalam acara ini.
Direktur PTKIN, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A, yang juga hadir turut memberikan pesan yang penuh makna. Beliau menyampaikan rasa syukur karena dapat bertemu dengan mahasiswa UIN Malang serta mahasiswa asing yang berkuliah di UIN Malang.
"Kami berharap para mahasiswa dapat belajar sebaik-baiknya selama berada di Indonesia, sehingga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat di negara asal mereka," ungkapnya.
Hal ini menunjukkan komitmen PTKIN dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kerjasama internasional.
Sesi perkenalan juga menjadi bagian penting dalam acara buka bersama ini. Pada sesi ini, mahasiswa asal Libya berbagi pengalamannya selama berkuliah di UIN Malang. Ia menceritakan betapa ramahnya masyarakat Indonesia, khususnya di Malang, yang membuatnya merasa diterima dan nyaman selama menjalani studi di sini.
Dengan adanya acara buka bersama ini, UIN Malang tidak hanya memperkuat tali silaturahmi antar mahasiswa, namun juga menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan mendukung pertukaran budaya. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi tradisi yang terus berlanjut, sehingga semakin banyak mahasiswa dari berbagai negara dapat merasakan indahnya menuntut ilmu dan berinteraksi di UIN Malang
HUMAS UIN MALANG - Tahun 2025, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang akan kembali membuka dan menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026. Ada beberapa jalur yang dapat diikuti oleh para calon mahasiswa yang ingin berkuliah di UIN Malang. Beberapa jalur tersebut di antaranya adalah jalur SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan Jalur Mandiri.
Adapun jalur SNBP dan SNBT merupakan seleksi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan. SNBP adalah jalur prestasi yang terbuka bagi kelas 12 SMA/MA/Sederajat yang ingin berkuliah di jurusan umum di UIN Malang. Seleksi ini mengedepankan prestasi serta nilai rapor semester 1-5 di sekolah siswa.
Jalur SNBT yang tersedia di UIN Malang merupakan jalur seleksi berbasis ujian dimana para peserta yang dapat mengikuti adalah siswa lulusan 2023-2025. Seleksi ini hampir mirip dengan seleksi SNBP dikarenakan jurusan yang disediakan di UIN Malang melalui jalur ini adalah jurusan umum juga. Jalur ini masih terbuka untuk pendaftar hingga 27 Maret 2025.
Selanjutnya jalur yang tersedia di UIN Malang adalah jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN. Jalur ini berbeda dengan SNBP dan SNBT karena 2 jalur ini merupakan jalur yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Jalur yang tersedia pun berbeda, hanya ada tersedia jurusan keamaaan atau syariah pada jalur ini. Seleksi ini cocok bagi calon mahasiswa yang benar-benar tertarik berkuliah di jurusan keagamaan atau syariah.
Jalur terakhir yang dibuka di UIN Malang pada tahun 2025 ini adalah jalur Mandiri. Berbeda dengan SNBP,SNBT, SPAN, dan UM-PTKIN, jalur ini adalah jalur penerimaan Mahasiswa Baru yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) secara mandiri. Untuk program studi sarjana, jalur ini terbagi menjadi beberapa seleksi, yaitu seleksi Mandiri Tes, Mandiri Non Tes, Mandiri Prestasi, dan Admisi Internasional.
Dengan dibukanya kembali jalur pendaftaran mahasiswa baru tahun 2025, diharapkan dapat menjadi momen untuk mendapatkan calon mahasiswa terbaik yang dapat mendukung UIN Malang menjadi kampus unggul bereputasi Internasional.
HUMAS UIN MALANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mendapat kehormatan dengan kehadiran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. Kunjungan resmi ini disambut hangat oleh Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, beserta jajaran pimpinan universitas. Jumat, 7 Maret 2025.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Rektor, Prof. Suyitno menekankan pentingnya peran UIN Malang sebagai pilot project dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Ia menyatakan bahwa UIN Malang telah berada di jalur yang tepat (on the track) dalam mewujudkan visi sebagai universitas berkelas dunia.
Salah satu sorotan utama dalam pengarahan Dirjen Pendidikan Islam adalah pentingnya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berbicara secara terbuka dan menyampaikan gagasan serta inovasi mereka. "Ramadan ini menjadi momentum untuk klarifikasi, khususnya bagi mahasiswa. Berilah mereka kesempatan untuk berbicara lantang di atas panggung, menyampaikan pengalaman dan inovasi mereka dalam mengembangkan layanan pendidikan di kampus," ujar Prof. Suyitno.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya membangun kesadaran mahasiswa tentang berbagai peluang karir di masa depan. "Dunia kerja tidak hanya sebatas profesi kantoran, ASN, atau PPPK. Mahasiswa harus membuka wawasan bahwa mereka bisa berkarir di berbagai lini, termasuk dunia entertainment. Career Development Center (CDC) bisa menjadi jembatan bagi alumni untuk meraih karir sesuai dengan potensi mereka," tegasnya.
Dalam rangka menuju world class university, Prof. Suyitno menekankan bahwa setiap perguruan tinggi harus memiliki fokus utama, apakah sebagai teaching university, entrepreneur university, atau research university. "UIN Malang harus memiliki ciri khas yang kuat, agar kehadirannya dapat dirasakan oleh publik secara luas. Output kampus ini harus mencerminkan keunggulannya, misalnya dalam melahirkan lulusan pendidik yang kompeten," jelasnya.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi UIN Malang dalam memperkuat komitmennya terhadap inovasi akademik, peningkatan mutu pendidikan, serta sinergi dengan Kementerian Agama. Dengan arahan langsung dari Dirjen Pendidikan Islam, UIN Malang semakin optimis dalam menghadapi tantangan dan peluang di dunia pendidikan tinggi Islam.