MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat nasional dan internasional. Wakil Rektor Bidang Akademik, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., menerima Award of Participation and Intellectual Contribution dalam kegiatan Higher Education Advanced Leadership yang diselenggarakan di Monash University Indonesia, Jakarta, pada 29–31 Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menunjukkan partisipasi aktif, kontribusi intelektual, serta pemikiran strategis selama mengikuti forum kepemimpinan yang mempertemukan calon pemimpin perguruan tinggi dari berbagai institusi di Indonesia.
Program ini diikuti oleh perwakilan dari 15 perguruan tinggi dan menghadirkan akademisi serta praktisi pendidikan tinggi dari berbagai universitas bereputasi dunia, di antaranya Australian National University, University of Adelaide, Indiana University, dan sejumlah perguruan tinggi internasional lainnya.
Bagi Basri, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan bentuk pengakuan atas komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam membangun kepemimpinan akademik yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi.
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena kami tidak hanya mempelajari kepemimpinan perguruan tinggi, tetapi juga berdiskusi langsung dengan para pakar dunia mengenai strategi membangun universitas yang berkualitas dan berdaya saing internasional,” ujar Basri.
Selama mengikuti pelatihan, Basri turut aktif menyampaikan pandangan mengenai berbagai tantangan yang dihadapi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun reputasi di tingkat global. Menurutnya, internasionalisasi tidak boleh hanya berorientasi pada pemeringkatan dunia, melainkan harus diawali dengan penguatan kualitas akademik, tata kelola perguruan tinggi, serta penelitian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa reputasi internasional merupakan hasil dari proses peningkatan mutu yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Pesan paling kuat yang saya peroleh dari forum ini adalah bahwa peringkat dunia akan mengikuti ketika kualitas akademik dibangun dengan benar. Karena itu, perguruan tinggi harus terus berinvestasi pada pengembangan dosen, mahasiswa, riset, dan tata kelola yang profesional,” tambahnya.
Selain membahas strategi peningkatan kualitas perguruan tinggi, forum tersebut juga mengangkat berbagai isu penting, mulai dari penguatan kolaborasi internasional, pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi, hingga kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta melakukan kunjungan akademik ke Universitas Indonesia untuk mempelajari praktik tata kelola perguruan tinggi yang unggul serta kepemimpinan akademik yang responsif terhadap tantangan global.
Penghargaan yang diterima Drs. H. Basri, M.A., Ph.D. menjadi bukti bahwa kontribusi akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat pengakuan dalam forum kepemimpinan pendidikan tinggi berskala internasional. Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Malang untuk terus menghadirkan kepemimpinan akademik yang visioner, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kualitas pendidikan menuju universitas bereputasi dunia.