KAMPUS I | MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan Nippon Asia Halal Association (NAHA) Jepang menggelar Guest Lecture bertajuk "Aspects of Halal Industry: Religion, Science, and Business" di Information Literacy Room, Lantai 1 Social Area Library UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Saeed Akhtar, Director of Nippon Asia Halal Association (NAHA) Jepang, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Saeed mengajak mahasiswa untuk tidak sekadar menjalankan ajaran Islam sebagai rutinitas, tetapi memahami makna yang terkandung di dalam Al-Qur'an secara lebih mendalam. Menurutnya, banyak umat Islam yang membaca Al-Qur'an tanpa berusaha memahami isi dan pesan yang disampaikan Allah SWT.
Ia mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta merefleksikan seberapa jauh mereka memahami bacaan Al-Qur'an yang didengar setiap hari dalam salat berjamaah. Melalui pertanyaan tersebut, Dr. Saeed menegaskan bahwa pemahaman terhadap makna Al-Qur'an menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT.
Menurut Saeed, minimnya upaya memahami makna Al-Qur'an menyebabkan sebagian umat Islam menjalankan agama hanya sebagai tradisi yang diwariskan dari keluarga. Padahal, Islam mengajarkan umatnya untuk berpikir, mencari ilmu, dan memahami tujuan penciptaan manusia serta hikmah kehidupan secara mendalam.
Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis sebagai bagian dari proses pencarian ilmu. Menurutnya, bertanya kepada Allah SWT dengan niat mencari kebenaran bukanlah bentuk keraguan, melainkan jalan untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS ketika memohon kepada Allah agar diperlihatkan proses penciptaan kehidupan.
Lebih lanjut, Saeed menjelaskan bahwa Allah SWT merupakan sumber segala ilmu pengetahuan. Siapa pun yang bersungguh-sungguh mencari ilmu akan diberikan jalan untuk memperoleh pengetahuan, baik melalui wahyu, proses pembelajaran, teknologi, maupun melalui berbagai pengalaman kehidupan. Karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan pola pikir kritis yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui kegiatan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap mahasiswa memperoleh perspektif yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan agama, sains, dan industri halal. Guest Lecture ini juga menjadi wadah penguatan wawasan global sekaligus mendorong lahirnya generasi muslim yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur'an dengan perkembangan ilmu pengetahuan, riset, dan dunia industri halal.