Skip to Content

Menyusuri Luasnya Ilmu Al-Qur’an, Mahasiswa IAT UIN Malang Jalani PKL di LPMQ Jakarta

August 15, 2026 by
Menyusuri Luasnya Ilmu Al-Qur’an, Mahasiswa IAT UIN Malang Jalani PKL di LPMQ Jakarta
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Bagi mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, mempelajari Al-Qur’an tidak berhenti pada memahami kandungan ayat melalui kajian tafsir. Pengalaman berbeda dirasakan mahasiswa IAT UIN Maulana Malik Ibrahim Malang semester 6 yang berkesempatan menjalani Praktik Kerja Lapangan pada 1 - 31 Juli 2026 di Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Jakarta.

Sebanyak 17 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 10 mahasiswa laki-laki dan 7 mahasiswa perempuan. Selama menjalani PKL, mereka tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di lingkungan lembaga yang berkaitan langsung dengan Al-Qur’an, tetapi juga diajak menyelami berbagai disiplin keilmuan Al-Qur’an yang sebelumnya belum banyak mereka temui selama perkuliahan.

Rangkaian kegiatan di LPMQ diisi dengan berbagai pendalaman materi, mulai dari ilmu rasm, dhabt, waqaf dan ibtida’, hingga kajian manuskrip Al-Qur’an yang tersebar di Indonesia. Beragam materi tersebut membuka perspektif baru bagi mahasiswa mengenai proses panjang yang melatarbelakangi keberadaan mushaf Al-Qur’an yang digunakan masyarakat saat ini.

Pemahaman tersebut semakin kuat melalui keterlibatan mahasiswa dalam sejumlah proyek selama PKL. Mereka turut melakukan digitalisasi manuskrip Al-Qur’an serta mendeskripsikan identitas manuskrip-manuskrip tersebut. Dari kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bahwa keberadaan mushaf yang dikenal saat ini melalui proses sejarah dan keilmuan yang panjang.

Salah satu hal yang menarik perhatian mahasiswa adalah kajian mengenai perbedaan 'adad al-ay atau penomoran ayat pada sejumlah manuskrip Al-Qur’an. Kajian semacam ini memberikan pengalaman baru sekaligus memperlihatkan betapa kompleksnya khazanah keilmuan Al-Qur’an yang berkembang dari masa ke masa.

Pengalaman tersebut juga menjadi refleksi bagi mahasiswa setelah menjalani enam semester perkuliahan di UIN Malang. Jika sebelumnya pemahaman mereka lebih banyak terarah pada kajian tafsir, khususnya tafsir tematik, kegiatan PKL di LPMQ justru memperkenalkan ruang kajian yang lebih luas, seperti rasm, 'adad al-ay, hingga manuskrip Al-Qur’an kuno.

Menariknya, proses belajar selama PKL tidak selalu berjalan dengan mudah. Namun, mahasiswa tidak menghadapi tantangan akademik maupun adaptasi lingkungan yang berarti. Ketika menemukan materi yang sama-sama belum dipahami, proses belajar bersama justru menjadi pemantik semangat untuk saling melengkapi pengetahuan.

Dari pengalaman tersebut, PKL di LPMQ tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga menjadi pintu bagi mahasiswa untuk melihat kembali luasnya bidang keilmuan yang mereka tekuni.

“Yang awalnya pemahaman kami hanya terpatri pada tafsir tematik, akhirnya kami jadi tertarik untuk mengkaji banyak hal lainnya, seperti rasm, ‘adad al-ay, manuskrip kuno, dan sebagainya,” tutur salah satu mahasiswa. 

Kini, setelah kegiatan PKL berakhir, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan yang diperoleh selama berada di Jakarta. Mahasiswa berharap ilmu yang didapatkan dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat di masa mendatang.

Mereka juga berharap hubungan antara Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Malang dengan Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Qur’an dapat terus terjalin dan berlanjut. Sebab, bagi mereka, pengalaman belajar di LPMQ telah membuka satu kesadaran penting: mengenal Al-Qur’an berarti membuka pintu pada khazanah ilmu yang jauh lebih luas dari apa yang selama ini dibayangkan.


Editor:
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Menyusuri Luasnya Ilmu Al-Qur’an, Mahasiswa IAT UIN Malang Jalani PKL di LPMQ Jakarta
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah August 15, 2026
Share this post
Tags
Archive