MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memaparkan arah pengembangan fakultas dalam Rapat Dengar Pendapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang dihadiri Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si. Terlaksana pada Kamis, 06 Agustus 2026, forum tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan kesiapan akademik sekaligus strategi penguatan kelembagaan melalui visi baru FITK yang adaptif, inovatif, berdampak, dan berbasis digital.
Dalam paparannya, Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menegaskan bahwa visi fakultas telah diterjemahkan hingga pada indikator yang terukur sehingga dapat diimplementasikan oleh seluruh program studi.
"Visi sudah kita terjemahkan sampai pada indikator. Yang adaptif kita sudah punya ukurannya, begitu juga yang inovatif. Semuanya sudah memiliki indikator yang jelas sehingga arah pengembangannya dapat diimplementasikan secara nyata," ungkap Prof. Walid.
Ia menjelaskan bahwa implementasi visi tersebut diperkuat melalui pengembangan kurikulum berbasis Body of Knowledge (BoK) sebagai fondasi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kurikulum harus memiliki Body of Knowledge. Dari Body of Knowledge itulah program studi mengembangkan roadmap penelitian dan pengabdian, sehingga seluruh proses akademik tetap berakar pada bidang keilmuan yang jelas," jelasnya.
Lebih lanjut, Prof. Walid menekankan bahwa seluruh lulusan FITK diharapkan memiliki kompetensi sebagai pendidik profesional yang mampu mengembangkan sumber dan media pembelajaran berbasis teknologi terkini, sekaligus responsif terhadap persoalan pembelajaran dan psikologis peserta didik. Kompetensi tersebut menjadi karakter utama lulusan FITK di seluruh program studi.
Di akhir pemaparannya, Prof. Walid menyampaikan bahwa seluruh arah pengembangan fakultas telah dituangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) sebagai panduan pelaksanaan program hingga empat tahun ke depan.
"Rancangan ini kami siapkan hingga empat tahun ke depan dan seluruh arah pengembangannya telah kami tuangkan dalam Renstra fakultas," pungkasnya.