KAMPUS I | MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY-Momen khidmat menyelimuti agenda pelepasan calon jamaah haji tahun 2026 di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan kampus, mulai dari Rektor, Wakil Rektor satu sampai empat, Kepala Biro AUPK, Kepala Biro AAKK, Ketua LP2M, hingga para calon jamaah haji. Terlaksana pada Senin, 20 April 2026 di lobi lantai 1 Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim.
Acara dibuka dengan pembacaan tilawatil Al-Qur’an yang menghadirkan suasana penuh kekhusyukan. Momentum ini menjadi pembuka yang mengantarkan seluruh hadirin pada momen spiritual menjelang keberangkatan menuju baitullah.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan mendalam meski secara fisik tidak dapat membersamai para calon jamaah. “Mohon maaf secara fisik tidak dapat membersamai, namun insyaAllah doa saya selalu menyertai,” tuturnya.
Rektor mengingatkan bahwa doa memiliki waktu-waktu mustajab dan makbul. Karena itu, para calon jamaah haji diminta untuk menjalani ibadah dengan penuh ketaatan dan berserah kepada Allah. Ia menegaskan bahwa kesempatan menunaikan haji merupakan takdir yang telah digariskan Allah, bahkan sejak niat itu tumbuh dalam diri. Meski dalam kondisi merasa belum memiliki apa-apa.
“Niatan haji itu harus selalu diniatkan. Kita perlu memberikan penguatan pada diri kita sendiri,” pesannya.
Lebih jauh, Rektor menitipkan harapan besar kepada para jamaah agar membawa nama baik kampus di tanah suci. Ia meminta agar jamaah turut mendoakan kemajuan kampus, keberkahan bagi para lulusan, serta kemudahan bagi seluruh pimpinan dalam mewujudkan cita-cita besar universitas.
“Bawalah nama kampus kita di Baitullah. Doakan lulusan kami agar senantiasa bermanfaat dan berkah. Doakan pula agar seluruh pimpinan diberi kemudahan dalam menggapai cita-cita untuk kampus tercinta,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan simbol perjuangan, baik secara fisik, materi, maupun psikis. Oleh sebab itu, jamaah diharapkan senantiasa menyertakan sifat ikhtiar, ikhlas, dan tawakal dalam setiap rangkaian ibadah.
Kegiatan pelepasan ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua LP2M, menambah kekhusyukan suasana sekaligus menguatkan harapan agar seluruh calon jamaah haji diberikan kelancaran, kesehatan, dan kemabruran dalam menjalankan ibadah.
Momen ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi juga menjadi pengingat spiritual bagi seluruh civitas akademika tentang makna niat, perjuangan, dan kepasrahan dalam menapaki panggilan Ilahi.