MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di bidang publikasi ilmiah. Sebanyak lima jurnal ilmiah yang dikelola di lingkungan kampus berhasil meraih dan mempertahankan akreditasi nasional berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor: 295/C/C3/KPT/2026. Senin, 27 Juli 2026.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Dr. Isroqunnajah, M.Ag menegaskan bahwa capaian tersebut semakin mengukuhkan komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul di tingkat nasional maupun internasional. "Capaian ini tentu diharapkan membawa institusi ini semakin kokoh menuju kampus unggyul bereputasi internasional," harapnya.
Menurut mantan wakil Rektor 3 dan 4 ini, salah satu capaian paling membanggakan diraih oleh Ulul Albab: Jurnal Studi Islam yang kembali berhasil mempertahankan predikat SINTA 1, kategori akreditasi tertinggi bagi jurnal ilmiah nasional. Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi pengelola jurnal dalam menghadirkan publikasi ilmiah yang berkualitas, bereputasi, dan memiliki kontribusi signifikan terhadap pengembangan studi keislaman.
Selain itu, J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam juga menunjukkan peningkatan kualitas dengan berhasil meraih akreditasi SINTA 2. Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi jurnal sebagai salah satu rujukan penting dalam kajian pendidikan agama Islam di Indonesia.
Tidak hanya itu, tiga jurnal lainnya juga berhasil memperoleh pengakuan nasional melalui akreditasi SINTA 5, yakni Lugwiyyat, Jurnal Riset Mahasiswa Matematika, dan Journal of Research on Community Engagement. Keberhasilan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu pengelolaan jurnal sekaligus membuka peluang untuk terus meningkatkan peringkat akreditasi pada periode berikutnya.
Akreditasi SINTA merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Indonesia. "Penilaian dilakukan secara komprehensif, meliputi kualitas artikel, tata kelola editorial, proses peer review, konsistensi penerbitan, hingga dampak ilmiah yang dihasilkan," terangnya.
Keberhasilan lima jurnal tersebut menunjukkan keseriusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam membangun budaya akademik yang kuat melalui publikasi hasil penelitian yang berkualitas. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi para dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas jurnal ilmiahnya, memperluas jejaring kolaborasi penelitian, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan publikasi ilmiah bereputasi di Indonesia.