HUMAS UIN MALANG - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) telah sukses menggelar Workshop Peningkatan Publikasi Internasional Tahap II yang bertujuan untuk mendorong dosen-dosennya agar terus aktif dalam menghasilkan karya ilmiah yang dapat dipublikasikan secara internasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, dan diikuti oleh 17 peserta yang telah menghasilkan tulisan artikel berkualitas. Workshop yang berlangsung di The Hotel 101 Malang OJ ini menjadi wadah bagi para dosen untuk memahami lebih dalam tentang proses publikasi internasional, termasuk langkah-langkah untuk mengajukan artikel ke jurnal internasional. Peserta workshop telah menghasilkan tulisan-tulisan yang telah lolos seleksi awal dan dinilai layak untuk diproses lebih lanjut hingga akhirnya dilakukan proses review dan diharapkan bisa hingga tersubmit dan accepted di jurnal-jurnal bergengsi di tingkat internasional.
Prof. Umi dalam sambutannya, meminta agar peserta workshop peningkatan publikasi internasional bisa menyelesaikan artikelnya sesuai dengan arahan dari para reviewer. Sehingga artikel tersebut bisa disesuaikan dengan gaya selingkung atau template jurnal yang dituju sesuai dengan sekop bidang keilmuannya. "Tulisan yang terpublikasikan bisa memenuhi indikator kinerja individu dan sekaligus meningkatkan reputasi lembaga pendidikan tinggi UIN Maliki Malang," tegasnya. Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan para dosen dalam menulis artikel yang berkualitas, sehingga dibutuhkan keseriusan dalam proses coaching penulisan artikel ilmiah. menggarisbawahi pentingnya tugas tridharma dosen yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya para dosen untuk meningkatkan kompetensi diri yang bisa membawa dampak positif terhadap nilai akademik di kampus UIN Maliki Malang. "Sehingga, diharapkan kedepan para dosen di UIN Maliki Malang melalui tulisannya yang terpublikasikan di jurnal internasional bisa membawa lembaga ini menjadi unggul dan bereputasi di kancah internasional," harapnya
Untuk itu, tambah dia, dosen UIN Malang harus terus menulis karya ilmiah dan dipublikasikan di jurnal nasional maupun jurnal internasional. "Melalui upaya ini, kita ingin menciptakan lingkungan akademik yang mendorong para dosen untuk terus berkarya," kata Prof. Umi. Salah satu tujuan dari kegiatan workshop ini juga agar semua paper yang terpilih dapat diselesaikan dengan baik dan akhirnya bisa submit dan accepted di jurnal-jurnal internasional. Hal ini diharapkan akan meningkatkan nilai akademik UIN Malang dengan bertambahnya jumlah tulisan para dosen yang terpublikasikan di jurnal internasional. "Selain itu, juga untuk menambah poin dosen dalam kenaikan jabatan fungsional menuju jenjang karir tertinggi yaitu guru besar," jelasnya kepada peserta workshop. Kegiatan serupa diharapkan akan terus diadakan di masa depan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang lebih baik di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta memastikan kontribusi universitas ini dalam kancah ilmiah internasional tetap relevan dan berkelanjutan. "Saya ucapkan selamat mengikuti kegiatan workshop dan semoga 17 artikel ini bisa selesai sesuai target dan semuanya bisa accepted di jurnal internasional," harapnya.
HUMAS UIN MALANG- Prof.Dr.H.M Zainuddin,M.A mengundang tokoh agama dari berbagai aliran kepercayaan, termasuk Katolik, Konghucu, Kristen, hindu dan Buddha, bersatu dalam pertemuan yang dihadiri juga oleh para dekan dari berbagai fakultas di ruang Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A Rektor UIN Malang mengungkapkan kerja sama dengan tokoh lintas agama telah berlangsung sejak tahun 1998. Salah satu kegiatan penting adalah program Studi Intensif Kristen Islam (SKISI) Live In, di mana para mahasiswa non-Muslim tinggal di pesantren, sementara mahasiswa Muslim tinggal di gereja atau tempat ibadah lain selama satu bulan. “Program ini memberikan pengalaman yang luar biasa dan berdampak besar, menjadikan Malang kota yang damai dan harmonis tanpa konflik agama.” Kya'i Haji Taufik Kusuma, salah satu tokoh dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Malang, berbagi pengalaman selama periode kepemimpinannya. “FKUB Malang telah berkontribusi signifikan dalam memelihara kerukunan antaragama di kota ini. Selain itu, dekan humaniora juga turut berperan aktif dalam FKUB.” Tujuan mengundang tokoh agama adalah untuk memperkuat citra UIN Malang sebagai perguruan tinggi terbuka. Ustad Yahya, Pemimpin Pusat Studi Moderasi Beragama memberikan pelatihan untuk memahami dan menghormati keberagaman agama. “Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kegiatan yang lebih relevan dan bermanfaat bagi umat dalam memperkuat harmoni antaragama.”
Therisa Sebagai Duta Moderasi UIN Malang
Tahun ini, ada Mahasiswa Baru non-Muslim dari program studi Psikologi., Therisa namanya. Dia berasal dari NTT yang kini dinobatkan menjadi Duta Moderasi dari UIN Malang. Saat di forum, dia berbagi perasaannya tentang belajar di UIN Malang. “Awalnya, dia tidak mengetahui mengetahui bahwa kampus ini memiliki latar belakang Islam, namun dengan dukungan dan perlakuan yang adil, dia merasa dihormati tanpa ada perbedaan.” Pertemuan ini menandai langkah awal dalam memperkokoh harmoni agama dan keterbukaan pendidikan di UIN Malang, meneguhkan komitmen mereka untuk menjadi model pendidikan yang inklusif dan berorientasi internasional.
HUMAS UIN Malang—Ketua himpunan mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi (PSSF) dan timnya menyabet Juara 2 Pharmapreneur Design Competition dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (PIMFI) 2023 yang diselenggarakan oleh HIMAFAR Universitas Pakuan Bogor (Agustus – September 2023). Mereka adalah Efendi Haris Aszari (PSSF 2021), Renoven Pratama Putra (PSSF 2022), dan Badira Kamelin (PSSF 2022) mengusung ide sunscreen dari bahan alam. Mereka berkolaborasi sesuai bidang keahlian masing-masing guna efektifitas dan efisiensi persiapan lomba yang terbilang singkat, terlebih dengan agenda kuliah dan organisasi yang padat. Sistem kompetisi yang diterapkan adalah sistem gugur pada pengumpulan mini proposal tahap pertama, kemudian dijaring 5 tim dengan ide cemerlang untuk berkompetisi dan mempresentasikan pharmapreneur design-nya di babak final untuk merebutkan juara 1, juara 2, juara 3, juara harapan 1, dan juara harapan 2.
apt. Hajar Sugihantoro, MPH sebagai dosen Pembina tim berpesan, “Tetap semangat dan harus memaksimalkan waktu yang ada sebelum dilakukan babak final sehingga nantinya dapat memberikan yang terbaik pada saat persentasi hasil di babak final.”
Sebagai ketua himpunan sekaligus ketua tim, Haris membagi waktu dengan efisien dan tetap fokus menjalani keduanya. Pesan optimis yang ditekankan Haris kepada tim adalah, “Terus semangat karena jalan kita masih panjang sebelum kemenangan di tangan kita.“ Melalui koordinasi dan komunikasi yang efektif, Haris mempersiapkan lomba juga mengorganisir HMPSF Habbatussauda’.“Pesan saya untuk teman-teman Prodi Sarjana Farmasi,” tutur Haris dalam wawancara, “Teruslah berkembang dengan terus berinovasi, bukan hanya berhalusinasi, karena dengan tekad dan niat yang kuat, apa yang dicita-citakan bisa tercapai bahkan terlampaui.”
Narasumber: Efendi Haris Aszari (Ketua HMPSF Habbatussauda’) Reporter: Rara Belinda Editor: Edy Hyto
Mahasiswa Baru Program Studi Magister PAI Ikuti Perkuliahan Perdana
Humas UIN Malang – Setelah pekan lalu, sebanyak 180 mahasiswa baru (maba) magister jalur Fast-Track dari berbagai program studi mengikuti Orientasi Program Studi Pascasarjana, Senin lalu (4/9), seluruh mahasiswa baru mengawali hari pertama kuliah S2 di Kampus Pascasarjana Universiras Islam Negeri Malang dengan penuh motivasi dan semangat baru.
Program ini memasuki tahun (angkatan) ketiga di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang hanya bisa diikuti oleh mahasiswa UIN Malang yang sudah memasuki semester tujuh. Prof. Dr. Wahid Murni, M.Pd, selaku Direktur Pascasarjana UIN Malang, menyambut kedatangan maba, khususnya mahasiswa S2 via Fast-Track. “Selamat datang anak-anak, segera beradaptasi di sini. Biar gampang nanti prosesnya,” begitu sambutnya.
Maba Fast-Track Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Rizal Khoirul Umam, senang bisa berkesempatan kuliah S1 dan S2 secara bersamaan sebelum lulus sarjana karena salah satu motivasinya menghemat waktu dan biaya dengan tetap meningkatkan kualitas diri dalam perkuliahan. "Alhamdulillah, senang rasanya kuliah S2 jalur ini (Fast-Track), bisa hemat waktu dan biaya meskipun harus menjalani penuhnya jadwal kuliah. Kemudian saya juga berusaha memperbanyak bacaan referensi agar memudahkan kedepannya," kata mahasiswa asal Mojokerto itu. Iin Nur Indah Rahmawati, salah satu maba Prodi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) juga mengungkapkan cara belajarnya kini berbeda. Kini dia harus berusaha lebih berjuang keras, sebab di program magister kewajiban penelitian akan lebih banyak ditemui. "Awal-awal ini, masih perlu beradaptasi seperti belajar mengenali potensi diri dan menempatkan diri dengan teman-teman, dan lebih disiplin dari sebelumnya. Karena kita bertemu dengan orang-orang yang mungkin usianya terpaut sedikit jauh," ungkap mahasiswi berkacamata itu.
Kedua maba tersebut berharap agar dapat konsisten dalam pembelajaran, baik dalam hal keaktifan maupun giat menulis dan membaca kritis. Hal ini tak lain untuk menunjang perkuliahan magister yang lebih. “Semoga kami dapat kuat dan istiqomah di pasca ini,” tutupnya singkat. (sf)
HUMAS UIN MALANG - Rombongan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan yang diketuai Wakil Rektor Bidang Kerjasama Kelembagaan dan Humas Prof. Dr. H. Muzakki, M.Ag siang ini melakukan kunjungan ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk good governance dalam memperkuat Kerjasama antara UIN Sumut dengan UIN Malang pada Kamis (7/9/2023). Kegiatan yang dihelat di ruang Rektor tersebut dihadiri langsung para pimpinan yaitu Rektor UIN Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA, dan juga para wakil rektor para dekan dan ketua lembaga yang ada di UIN Maliki Malang. Sesuai dengan nomor surat B.579/Un.II.R/WR.IV/B.II2a/HM.01/08/2023, kedua universitas ini melakukan penandatangan kerjasama atau MoU untuk meningkatkan dan memperkuat urusan tata kelola universitas baik di sektor akademik maupun non akademik.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang itu menerangkan bahwa di UIN Malang ini distingsinya adalah integrated learning, dimana mahasiswa dibekali pembelajaran bahasa Arab, Inggris dan Al Qur'an. “Maka dari itu semua mahasiswa baru wajib masuk Ma'had selama satu tahun,” paparnya. Beliau juga menyampaikan bahwa UIN Malang saat ini terus berupaya mengembangkan sarana dan prasarana kampus khususnya pembangunan gedung ma’had yang pendanaannya dibantu oleh Saudi Fund for Development (SFD) melalu pemerintah Indonesia. Sebagai PTKIN terbaik, tentunya UIN Malang berharap UIN Sumut juga bisa terus berkembang dan maju bersama agar PTKIN menjadi lebih kuat dan maju. “Semoga UIN Sumatera Utara bisa segera mendapatkan izin untuk pembangunan gedung ma’hadnya," doanya.
Sementara itu, Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati M. Ag dalam sambutannya menerangkan bahwa di Sumatera walaupun banyak suku, tapi moderasi beragamnya sangat kuat hampir tidak ada perselisihan antar agama. Ia juga menjelaskan profil dari UIN Sumatera Utara yang memiliki delapan fakultas dan Program Pascasarjana. “42 program studi sarjana, 13 program magister, 7 program doktoral dan 1 program PPG,” jelas Rektor UIN Sumut di tengah ramah tamahnya. “Kami mohon doanya semoga pembangunan ma'had di UIN Sumatera Utara bisa segera terwujud," harapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan UIN Sumatera Utara oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainnuddin, MA dan Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati M. Ag. Selanjutnya Rektor UIN Malang menyerahkan cinderamata kepada Rektor UIN Sumatera Utara sebagai simbolis atas terjalinnya kerjasama antara kedua kampus. Kemudian Rektor UIN Sumatera Utara juga menyerahkan Cinderamata kepada Rektor UIN Malang sebagai bentuk apresiasi terhadap sambutan yang hangat dalam melakukan kerjasama.
Reporter: Sulpadli Fotografer: Meril Nabila Sari Editor: Edy Hyto
HUMAS UIN Malang- Saat ini masyarakat dihadapkan dengan perputaran teknologi yang begitu dinamis dan cepat. Masyarakat dituntut untuk mampu mengetahui bagaimana memanajemen keuangan digital sebab telah banyak penipuan yang terjadi, seperti halnya investasi bodong. Oleh karena itu, UIN Maliki Malang berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk menggelar acara seminar dengan mengusung tema "Ngopi Kuy" (Ngobrol Pintar Seputar Keuangan Yuk!" Pada Kamis pagi (07/09/23) di Aula lantai 5 Gedung Rektorat UIN Maliki Malang. Seminar tersebut diadakan secara hybrid yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi yang antusias untuk mengikuti serangkaian acara tersebut.
Wakil Rektor bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan, Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si turut hadir sebagai perwakilan Rektor UIN Maliki Malang. Pada sambutannya, beliau memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa yang berkenan hadir meramaikan seminar literasi keuangan tersebut. Di sisi lain, ia menyatakan bahwa saat ini manusia sedang dihadapi dengan distruksi teknologi, hal tersebut berdampak kepada struktur kehidupan sosial dari anak-anak hingga orang dewasa, seperti maraknya judi online, game online hingga prostitusi online. "Mahasiswa harus memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam rangka memberikan pendidikan kepada masyarakat, jangan sampai mahasiswa yang justru menjadi pendukung terhadap bisnis-bisnis illegal, karena banyak masyarakat yang terkena dampak dari penipuan bisnis ilegal." tegasnya.
Selain itu, Beliau juga berharap kegiatan pelatihan literasi keuangan tersebut terus diadakan demi mengembangkan literasi mahasiswa UIN Maliki Malang, khususnya mahasiswa Fakultas Ekonomi.
Kemudian, Perwakilan sambutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nilam Yunida, Kepala bagian IKNB, PM dan EPK., menyatakan bahwa seluruh generasi Z yang berada di usia produktif dituntut untuk mampu berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, penduduk yang berada dalam usia produktif harus mendapatkan perhatian khusus untuk menjadi masyarakat yang mampu mengakselerasi tingkat literasi dalam bidang keuangan, khususnya digital. Oleh karena itu, menurutnya, edukasi keuangan harus diakselerasi melalui program kebijakan dengan pemanfaatan teknologi yang baik.
Sehingga, tujuan dari pembekalan ini adalah untuk memberikan literasi tentang keuangan yang baik sebab mahasiswa berperan penting untuk menyebarkan informasi seputar produk jasa keuangan yang akan mendukung kegiatan masyarakat indonesia sehari-hari dan menjadi essential live skill yang penting untuk generasi muda demi menciptakan ruang yang tepat untuk bertransaksi dengan cepat dan aman. Sebab, jika ingin melakukan transaksi keuangan digital, faktor keamanan privasi serta data pribadi konsumen merupakan prioritas utama untuk dijaga.
HUMAS UIN MALANG - Pusat Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan Pekan Kunjung Perpustakaan 2023 yang telah berlangsung sejak tanggal 1 September lalu. Acara ini telah berhasil memikat minat peserta, khususnya mahasiswa, dengan antusiasme yang semakin meningkat setiap harinya.
Salah satu sorotan utama dalam Pekan Kunjung Perpustakaan ini adalah bedah buku berjudul "Epistemologi Pemikiran Hukum Islam Kontemporer". Antusiasme yang tinggi dari peserta pada hari pertama acara tetap bertahan, dan hal ini tercermin dari jumlah peserta yang mengikuti beragam kegiatan, seperti lomba dan bedah buku.
Dalam setiap harinya, antusiasme peserta semakin meningkat, bahkan pada hari kemarin, ratusan peserta hadir untuk ikut serta dalam acara ini. Hari ini juga tidak kalah dengan hampir seratus peserta yang tetap antusias, meskipun ada beberapa mahasiswa yang harus meninggalkan ruangan untuk mengikuti perkuliahan mereka.
Pentingnya Pekan Kunjung Perpustakaan ini tidak hanya terlihat dari antusiasme mahasiswa, tetapi juga dari respon positif para dosen. Acara ini menjadi dialog dan wadah yang sempurna untuk berbagi gagasan dan ide pemikiran hasil penelitian yang dipublikasikan dalam buku oleh para dosen UIN Malang, termasuk Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag, Wakil Rektor 1 UIN Maliki Malang, dan Prof. Dr. Ngainun Na’im, S.Ag., M.HI, seorang guru besar dalam bidang ilmu metodologi studi Islam di UIN Satu Tulungagung, yang juga menjadi pembedah.
Menariknya, Pekan Kunjung Perpustakaan ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa jurusan Hukum. Meskipun buku yang dibedah berkaitan dengan Hukum Islam, mahasiswa pasca juga turut hadir dalam acara ini.
Pekan Kunjung Perpustakaan ini merupakan bedah buku keenam dari serangkaian acara yang direncanakan, dengan tujuan untuk mencapai total 18 bedah buku dengan beragam topik selama berlangsungnya acara ini, yakni dari tanggal 1 hingga 14 September mendatang. "Semoga keberhasilan Pekan Kunjung Perpustakaan berlanjut pada bedah buku-buku selanjutnya." Ucap Bapak Mufid, M.Hum (Kepala Perpustakaan UIN Maliki Malang)
Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag, yang menjadi salah satu pemapar buku dalam acara ini, menjelaskan bahwa bukunya membahas analisis perdebatan di antara ulama dan sarjana yang memiliki perhatian khusus terhadap isu-isu Hukum Islam kontemporer, serta perspektif gender yang turut mewarnai diskusi para sarjana Muslim. Ia juga menekankan pentingnya memahami bahwa Islam dan Hukum Islam tidak dapat dijelaskan hanya dengan satu perspektif monolitik, melainkan perlu meminjam pendekatan lain, seperti interdisipliner dan multidisipliner.
Pekan Kunjung Perpustakaan 2023 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi kesempatan yang berharga bagi mahasiswa dan akademisi untuk mendalami dan berdiskusi tentang isu-isu penting dalam Hukum Islam kontemporer, serta mendukung keragaman pendekatan dalam pemahaman ilmu tersebut.
KERJASAMA: Rektor UIN Malang pose bersama dengan perwakilan dari Ondokuz Mayis University usai penandatanganan MoU di Hotel Rayz UMM Kota Malang, (6/9/2023).
HUMAS UIN MALANG-ICOLESS (International Conference on Law, Technology, Spirituality, and Society) merupakan kegiatan internasional tahunan (annual), yang digelar oleh Fakultas Syariah pada Rabu, 6 September 2023 di Hotel Rayz UMM, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan hingga tanggal 7 September 2023 besok. Dibuka secara langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan konferensi yang asumsi dasarnya adalah tantangan ekonomi dan perkembangan teknologi yang cepat di zaman ini.
Konferensi internasional ICOLESS Fakultas Syariah ini mengusung tema Family Resilience and Digital Economic Transition in The Global Recession Era. Tidak hanya dihadiri oleh peserta dari Indonesia saja, konferensi yang merupakan program international recognition reputation ini juga dihadiri oleh pembicara (speakers) dari Ondokuz Mayis University Samsun Turki, Universiti Malaya Malaysia, dan Universitas Islam Madinah Arab Saudi.
Sambutan Rektor UIN Malang
Output dari ICOLESS ini adalah publish jurnal international reputation, minimal adalah proceeding. Di samping itu, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari internasionalisasi, mengingat tagline dari kampus UIN Malang sendiri adalah Unggul Bereputasi Internasional. Beliau berharap, ICOLESS Fakultas Syariah ini dapat memperluas wawasan para peserta dan mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi bidang hukum, serta menginspirasi masyarakat untuk kemajuan teknologi dan spiritual.
Foto Bersama (Rektor, Dekanat, dan Pembicara) Dalam Konferensi AICOLLIM
HUMAS UIN Malang – Agenda tahunan Fakultas Humaniora digelar secara epic dan memukau dengan adanya persembahan tari emprak oleh para dosen dan staf Humaniora dalam acara AICOLLIM (Annual International Conference on Language, Literature and Media) ke-5. Konferensi yang digelar secara hybrid (Home Theater Fakultas Humaniora UIN Malang dan aplikasi zoom) ini dilaksanakan selama 2 hari ini (6-7/9) dihadiri oleh seluruh mahasiswa semester 5 dan 7 yang antusias dalam menggali pengetahuan di bidang bahasa, sastra, dan media.
Sambutan Rektor UIN Malang - 5th AICOLLIM
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainnuddin, MA. menyambut hangat dan bangga terhadap seluruh peserta dan pemateri AICOLLIM ke-5. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa ide-ide baru yang akan disajikan oleh para presenter akan memberikan manfaat berharga bagi semua peserta. "Saya yakin kita semua akan mendapat manfaat berharga dengan menemukan ide-ide baru di antara para presenter di konferensi ini." Rektor juga berharap bahwa makalah-makalah yang dipresentasikan dapat disubmit ke jurnal internasional. "Makalah-makalah yang dipresentasikan bisa disubmit di jurnal internasional, sehingga pengetahuan yang dihasilkan dapat disebarluaskan secara lebih luas,” harapan Pak Rektor saat ditanya output dari AICOLLIM ini.
Konferensi yang mengusung tema “New Directions in The Humanities Landscape Across Diverse Boundaries” ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah pembicara terkemuka, antara lain Professor Jerry Won Lee dari University of California, USA; Dr. Otared Haidar dari University of Oxford, UK; Dr. Annette Lieanu dari University of Harvard, USA; Professor Tariq Elyas dari King Abdul Aziz University, Saudi Arabia; Professor Manneke Budiman dari Universitas Indonesia; dan Professor I Dewa Putu Wijana dari Universitas Gadjah Mada. Turut berkontribusi sebagai pemateri.dosen dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Muassomah dan Ribut Wahyudi, Ph.D.