Malam Penentuan Menuju perubahan Ke arah kemuliaan Diturunkan Al-Qur'an
Malam Penentuan Menuju perubahan Ke arah kemuliaan Diturunkan Al-Qur'an
Aku baca Al-asma' ul-husma Berulang tanpa jedah Kupahami makna Sifat-sifat Yang Esa Terdapat di dalamnya Kuberusaha Infiltrasikan nilainya Ke dalam jiwa dan raga Agar menjadi seperti-Nya Takhallaqu bi akhlaqillah Dia Yang Rahmah Begitu sifat-sifat lainnya Kutiru Dia Sekuat tenaga Kemampuan manusia Menuju sempurna Mendekati-Nya Andai bisa Melakukan usaha Wujudkan diri kita Bersifat seperti al-asma ul- husna Pasti menjadi terbaik diantara Sekian juta ribu manusia Pemaaf tidak dendam sesama Hindari salah sangka Percaya pada diri dan lainnya Selalu menyapa siapa saja Tidak suka cari salah Jauhi suka menghina Sangat ramah Dan lain-lainnya Oh alah
Sering kali kita Bunuh para siswa Hakimi tidak bisa Bodoh dan lainnya Dengan indikasi logika Linguistik dan matematika Jangan ah
BacaHafal Firman-Nya
Tiga puluh juz saja
Usaha yang utama
Sediakan waktu untuknya
Cukup sederhana
Tiga puluh menit tiap hari kerja
Dengan metoda yang mudah
Mengapa tidak bisa
Karena bukan prioritas kita
Sibuk kerja
Seolah tidak ada
Waktu buatnya
Kita lena
Iblis siap siaga
Belenggu pikiran dan hati kita
Agar jauhkan dari Firman-Nya
Lupa dengan dzikir padanya
Selalu ingat pada dunia
Jauh dari yang semestinya
Aku berjanji
Mulai hari ini
Belajar memahami
Mengerti titah ilahi
Menghafal meski setua ini
Aku tidak gengsi
Membayangi
Memilih dan meniti
Metodologi yang berarti
Implementasi kitab suci
Di bumi yang kita pijak ini
Semoga
Aku, kamu dan kita
Bisa lakukan rencana
Bumikan kitab suci mulia
Hari ini dan seterusnya
'Abd al-Haris al-Muhasibiy
Senyampang ada
Waktu kita tersedia
Kerjakan yang berguna
Jangan lakukan sia-sia
Menyesal selamanya
Mungkin mahasiswa
Bahkan Pascasarjana
Kerjakan tugas semua
Menyusun makalah
Mengumpulkan data
Analisis dengan seksama
Simpulkan hasilnya
Menjadi teori scientica
Berguna untuk manusia
Jika pendakwah
Lakukan ceramah
Dimana dan kapan saja
Ubah keadaan semua
Ke arah yang utama
Jika engkau guru
Ajarkan yang engkau tahu
Didik siswa dengan kalbu
Jangan terburu-buru
Menilai tidak mampu
Tuntun dengan ajakanmu
Teladan agar tidak jemu
Dosen maha guru
Ajarkan yang perlu
Berbasis ilmu
Dengan metoda mutu
Biarkan mereka cari tahu
Dari sumber yang mereka mau
Jika engkau kiyai
Bimbing umat ini
Teladan yang mencukupi
Kehidupan penuh nilai
Halal haram jaga hati-hati
Jangan mencaci maki
Hindarkan pilih kasih
Engkau bak seorang nabi
Jika engkau pejabat tinggi
Usahakan selalu melayani
Semua rakyat tanpa kecuali
Hindari tebang pilih
Gunakan dan manfaatkan
Selama ada kesempatan
Implementasi pengabdian
Mencari ridla Tuhan
Satu meski tiga
Komponen bangsa
Sulit dipisah
Kuatkan diantara mereka
NuSanTara
NU, Santri dan Tentara
Sama-sama siap bela Negara
Negara bangsa
Tetap bernuansa Agama
Berdasar Pancasila
Ketuhanan Yang Maha Esa
Nusantara
Sebuah kata
Bermakna luar biasa
Penjaga kedaulatan kita
Berkembang tanpa jedah
Kita jaga bersama
Wariskan pada generasi muda
Dengan sebuah budaya
Ragam tapi satu jua
Bhenneka Tunggal Eka
NU manhaj utama
Pemahaman Agama
Berada di tengah-tengah
Tidak ekstrim yang mana
Tetap seperti ajaran Nabi Kita
Tawassuth dan tawazun sudah
Masuk kriteria dan ditambah
Ta'addul dan sebagainya
Santri komunitas sendiri
Pahami Agama penuh toleransi
Sangat santun didikan Ilahi
Konsep Aswaja mereka ikuti
Dengan pikiran dan hati
Amal sebagai realisasi
Pendiri negeri ini
Pantas membela sampai mati
Hubbul wathon minal imani
Tentara penjaga negeri
Terlatih sangat teliti
Bela negara dan bangsa ini
Siap mati untuk negeri
Sebagai perintah Rabbi
Menjaga NKRI
Tiga jalan lurus ini
Satukan aman pasti
NU dengan para Kiyai
Santri sepenuh hati
Tentara para pemberani
Pimpin negeri ini
InsyaAllah ada realisasi
Negeri baik sekali
Penuh ampunan Ilahi
Rakyat sejahtera tanpa henti
Semoga bisa
Menjadi nyata
Negara adidaya
Terus terang saja
Aku bahagia
Bertemu semua
BAP PAUD dan PNF se-Indonesia
Semua sangat ramah
Semangat menggelora
Dengarkan ceramah
Pak Afif Sekjen kita
Terpesona tiada tara
Cerdas dan gagah
Tidak pernah lelah
Sanga setia
Pak Budi Sang Ketua
Kalem penuh hikmah
Seperti gajah mada
Tidak banyak bicara
Tapi semua beres saja
Pak Yatim Pendekar kita
Semua disihir dengan logika
Sulit dibantah
Meski garang tapi indah
Seperti filsuf yaman kuna
Eeeh bisa joging juga
Mbak Yessy idola
Masih cantik meski sudah tua
Dulu sulit menemuinya
Sekarang bisa foto bersama
Kaget luar biasa
Ternyata turunan orang madura
Pengurus BAN yang lain luar biasa
Mendampingi kita
Dengan sangat ramah
Semoga rakor pertama
Membawa berkah
Membantu tingkatkan kualita
Pendidikan Indonesia
Menuju negara utama
Tanpa saya sadari, ternyata pemuda itu tetap menanti saya di pinggir lapangan hingga saya selesai beraktivitas. Karena penasaran dan ingin mengetahui lebih jauh tentang kehidupan para penjual minuman keliling, saya akhirnya memesan teh susu, walau sebenarnya saya tidak merasa haus. Pemuda dengan sigap memenuhi permintaan saya sambil berkata “panas atau hangat pak?”. “Panas, mas”, jawab saya.
Tiada mengira
Dia pergi tanpa diduga
Tanpa direncana sebelumnya
Kembali keperaduannya
Tuhan Yang Esa
Aku teringat suatu masa
Waktu memimpin lembaga
Perguruan tinggi IAIN SA
Di Surabaya
Pak Saiful selalu saja
Bercanda ria
Menghibur yang duka
Pak Nur Syam, saya dan Pak A'la
Pasti ketawa bersama
Dengarkan Pak Saiful cerita
Saling timpal diantara kita
Bahagia dan sentosa
Bersama ke Australia
Jerman, Turki dan Belanda
Kenangan yang sangat indah
Pak Saiful paling lucu diantara kita
Ke Mesir juga
Semua pergi bersama
Penuh kenangan sangat indah
Aku mengenal dia
Seperti masih panjang umurnya
Beda kenyataannya
Tuhan memanggilnya
Secepat bukan seperti yang dikira
Inilah manusia
Banyak yang direncana
Allah juga penentunya
Selamat jalan Pak Saiful
Engkau hadapi yang nyata
Bukan kira atau duga
Pasti sudah sebagai takdirNya
Semoga diterima
Di hadapan Tuhan Yang Esa
Sebagai firmanNya
Kembalilah wahai jiwa
Masuklah sebagai keluarga hamba
Masuklah surga
Pak Saiful
Bagaimanapun engkau teman saya
Semoga khusnul khatimah
Selamat jalan sampai jumpa