Guru bertemu
Istri di ruang tamu
Menjelang kematian yang ditunggu
Aku bekerja sosial penuh
Kata guru pada Ibu
Tuntas tanpa beban lagi di pundakku
Semua anak telah lalu
Aku masih ingat anakku
Meninggal lebih duluIstri membaca ada apa
Tak biasa berbicara
Sendu dan nestapa
Bahkan wasiat padanya
Agar berikan uang pada penjaja
Tempe di dekat rumah
Untuk pergi ke Ka'bah
Bersama istri tercintaUsai sudah guru bicara
Dengan istrinya
Lalu pergi ke kamar mandinya
Entah mengapa
Tak biasa
Tanpa suaraGuru telah tiada
Meradang nyawa
Tiada lagi nafasnya
Guru dibawa
Untuk diperiksa
Dinyatakan telah tiadaKisah
Dialog guru menjelang kematiannya
Mengubah orientasi hidup semula
Menjadi bekerja sosial belaka
Agar bermakna
Sungguh aku merasa
Inilah yang sesungguhnya
Hidup untuk ibadah
Penuh makna
Bungurasih, 8 Des 2015
Abd. Haris Al-Muhasibi



