Drs.H. M. Djumberansyah Indar, M.Ed Berpulang Di Akhir Ramadhan
Prof. Dr. H. Imam Suprayogo Minggu, 3 Juli 2016 . in Dosen . 995 views

Pada Hari Sabtu, tanggal 2 Juli 2016, Pak Drs. H. Djumberansyah Indar M.Ed, dipanggil dan telah mengahadap Allah dan Rasul-Nya, beliau wafat. Sebetulnya, usianya belum terlalu tua, sekitar 70 an tahun. Tapi sudah menjadi keyakinan bahwa taqdir tidak bisa dihindari oleh siapapun. Menyangkut lahir, jodoh, rizki, dan mati, adalah merupakan bagian dari rahasia Tuhan, dan kini rahasia itu telah ditunjukkan oleh pemilik-Nya. Menurut penuturan menantunya, beberapa hari sebelumnya, ia masih mengambil pensiunan sendiri. Tanpa didahuli oleh sakit, beliau menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Pak Djumberan, begitu sering disebut, atau sementara warga kampus IAIN Malang memanggilnya Pak Indar, pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Malang, yang kampus itu kini telah berubah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beliau adalah sebagai Dekan Fakultas Tabiyah IAIN Malang Cabang IAIN Sunan Ampel Surabaya periode terakhir, setelah itu perguruan tinggi Islam ini berubah menjadi STAIN Malang, dan akhirnya berubah lagi menjadi UIN Malang sebagaimana disebutkan di muka.

Dibanding dengan banyak dosen IAIN Malang lainnya, Pak Djumberansyah Indar, M.Ed, termasuk satu di antara dosen yang memiliki kelebihan. Pada saat belum banyak dosen perguruan tinggi Islam kuliah ke luar negeri, beliau berhasil berangkat ke Amerika Setrikat dan tepat pada waktunya berhasil memperoleh gelar M.Ed. Pada awal tahun 1980-an, gelar S2 dan apalagi diperoleh dari luar negeri, sudah sangat dihargai dan membanggakan. Pak Djumberansyah, berbekalkan kemampuannya berbahasa Inggris, selalu menjadi pendamping tamu-tamu asing yang berkunjung ke kampus.

Sebelum menjadi Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Malang, Pak Drs.H. Djumberansyah Indar, M.Ed pernah diperbantukan pada pusat jaringan penelitian pendidikan di Jawa Timur yang berkantor di Surabaya. Pada waktu itu, kegiatan penelitian sedang populer dan dipandang sangat bergengsi. Oleh karena itu, sebagai dosen lulusan luar negeri dan aktif di dalam kegiatan penelitian, maka ia menjadi sangat terpandang. Ketika itu, dan kiranya juga hingga sekarang, siapa saja yang memiliki aktifitas penelitian ilmiah, selalu mampu memberikan informasi dan konsep baru yang belum diketahui oleh orang lain. Tugas tambahan yang dipercayakan kepada Pak Drs. H. Djumberansyah Indar, M.Ed tersebut semakin memantapkan kelebihan yang disandangnya.

Berbekalkan kelebihan tersebut, beliau kemudian dipercaya oleh pemerintah, dalam hal ini Departemen Agama, memimpin Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Malang hingga akhirnya kampus tersebut, ----bersama semua Fakultas yang berstatus cabang IAIN di seluruh Indonesia, diubah menjadi STAIN Malang, yaitu pada tahun 1997. Memang pada kepemimpinan Pak Djumberansyah Indar, M.Ed., oleh karena statusnya hanya sebagai cabang dari IAIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Tarbiyah AIN Sunan Ampel Malang tidak terlalu banyak hal yang bisa dilakukan untuk perubahan. Pada masa itu, kebijakan apa saja masih tergantung pada IAIN induknya, yakni IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Sejarah yang kiranya perlu dicatat pada kepemimpinannya Pak Drs. H. Djumberansyah Indar, M.Ed., di antaranya adalah, beliau berhasil mengusulkan Pak A. Malik Fadjar, sebagai Guru besar Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Malang dan mengukuhkannya. Pada saat pengukuhan itu, menteri Agama, Dr. Tarbidzi Taher, diundang dan hadir. Mendengarkan pidato pengukuhan itu, melalui sambutannya secara langsung, Menteri Agama menyatakan akan mengajak A.Malik Fadjar pindah ke Jakarta, untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Jendral Bimbingan Kelembagaan Agama Islam, dan ternyata dalam waktu yang tidak terlalu lama, janji itu diwujudkan.

Setelah tidak menjabat lagi sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Malang, dan lembaga itu berubah menjadi STAIN Malang, Pak Djumberansyah Indar, M.Ed., menjadi dosen, baik di program S1, maupun S2. Kesan yang selalu saya ingat, beliau memiliki integritas yang tinggi terhadap bidang keilmuannya, beberapa buku dan karya ilmiah berhasil ditulis, dan di antara kelebihan lainnya, beliau selalu menunjukkan kebanggaannya berstatus sebagai Dosen IAIN Sunan Ampel Malang. Selain menunaikan tugas-tugas di kampus, beliau aktif pada berbagai kegiatan seminar, ceramah agama, dan lain-lain. Akhirnya, pada hari Sabtu, sekitar jam 09 pagi, di akhir Bulan ramadhan ini, beliau dipanggil oleh Allah swt.. Semua warga kampus IAIN/UIN Malang, dan siapa saja yang mengenalnya, insya Allah berdo'a, agar beliau khusnul khotimah, ditempatkan oleh Allah pada tempat terbaik dan mulia, yaitu di surga-Nya. amien.

(Author)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up