NIKOLAS CRUZ, Penembak Siswa di Amerika
Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag Jumat, 16 Februari 2018 . in Rektor . 986 views

17 siswa.

Mati di tangan pemuda.

Siswa yang dikeluarkan dari sekolah.

Hidup merana dengan adik lelaki berdua.

Tinggal di rumah sahabat orang tua mereka.

Ibu dan bapaknya sudah tidak ada di dunia.

Mungkin saja hidup jadi sepi tanpa keluarga.

 

Seringkali.

Orang jadi sakit hati.

Terus dihina dan dicaci maki.

Meski oleh orang yang dihormati.

Tetap akan balas dengan tanpa belas kasih.

Menunggu waktu yang tepat yang mungkin tersembunyi.

Fenomena dendam dengan celaan orang yang tak tahu diri.

 

Nikolas Cruz tanpa ibu dan ayah.

Hidup merana mungkin saja sering dihina.

Ditakut-takuti dan bisa saja direkayasa di mana-mana.

Meski tidak banyak bicara tetapi terpaksa membela.

Harga diri yang memang dimiliki sejak sangat lama.

Pelajaran buat manusia hati-hati kakau bicara.

Jangan seenaknya bercerita apalagi banyak media elektronika.

Biar tidak ada Nikolas Cruz di tanah Indonesia.

Bikin berani karena selalu dihina dengan gaya bicara.

 

Malang, 16-02-2018

'Abd Al Haris Al Muhasibiy

(Author)


Berita Terkait


UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up