Adalah Ciputra.
Mempunyai falsafah.
Pengembangan manusia.
Bahkan apa saja tentu bisa.
Dengan prinsip satu paradigma.
Mencari jalan dengan giat usaha.
Membaca potensi kemudian ditata.
Sampah tanpa guna jadi emas berharga.
Dengan tarbiyah.
Seharusnya jadi bisa.
Biasa-biasa jadi luar biasa.
Dengan cara selalu mengasah.
Asih dan asuh merubah fithrah.
Menjadi manusia sangat berguna.
Entahlah....
Pikiran mencari metoda.
Manajemen cara mengelola.
Terutama bantu para mahasiswa.
Menjadi manusia atau insan paripurna.
Skill dan kompetensi lampaui sebelumnya.
Dengan modal kuliah sambil kerja apa saja.
Mendidik menjadi para pengusaha ciptakan kerja.
Membantu pecahkan problem nusa dan bangsa.
Bukan sebaliknya hanya menjadi beban negara.
Pengangguran terdidik hanya bisa meminta-minta.
Aduhai....
Inikah temuan diskusi.
Dengan santai sambil minum kopi.
Mencari solusi tantangan yang terjadi.
Pengangguran terdidik dari perguruan tinggi.
Sangat membebani bahkan mungkin tanpa solusi.
Kegagalan pendidikan tanpa terasa dan tanpa ampun lagi.
Perlu evaluasi.
Orientasi perguruan tinggi.
Tidak hanya ribut masalah akreditasi.
Pecahkan persolan yang substansi dan esensi.
Perguruan tinggi tidak menyumbang pengangguran di negeri.
Justru bisa merubah sampah jadi emas bernilai tinggi.
Bukankah begitu bapak?
Malang, 27-02-2018
'Abd Al Haris Al Muhasibiy



