Sudirman
Pemuda kurus sangat budiman
Simbol ksatriaan dengan keberanian
Seorang Panglima TNI kerap masuk keluar hutan
Bergilya berperang perjuangkan kemerdekaan
Dengan berbangsa dan bernegara untuk kesejahteraan
Tentara Nasional Indonesia sangat berperan
Kini kita peringati dengan kesederhanaanUsai 72 tahun ini
TNI sudah matang sekali
Beribu kali pertahankan negeri
Berperang dan berdamai silih berganti
Amankan semua yang berpotensi disintegrasi
Dengan cara menyusun sebuah strategi
Seringkali hadapi sebuah kontradiksi
Seperti waktu menghadapi di era PKI
Bahkan lebih-lebih waktu bertugas di Timor Leste
Biar semua menjadi pengalaman bagi generasi
Masih teringat pula
TNI pernah masuk desa
Pendorong kemajuan dimana-mana
Menjadi pelopor modernisasi tani dan yang lainnya
Semua bisa untuk beri manfaat pada bangsa
Mengamalkan UUD 1945 dan nilai-nilai Pancasila
TNI kini
Terus berpartisipasi
Menjaga kedaulatan NKRI
Sembari ikuti rakyat tanpa diskriminasi
Menjadi bangsa dan Negara yang bernilai tinggi
Bisa bersaing dengan bangsa-bangsa di dunia ini
Saya sendiri
Merasa ikut memiliki
Ayahku tentara meski tidak pangkat tinggi
Seorang kopral dengan jiwa nasionalisme-santri
Selamat TNI
Ulang tahun yang ke-72 kini
Semoga terus berkiprah sampai nanti
Sebagai penjaga kedaulatan NKRI
Tuban, 05 Oktober 2017
'Abd Al Haris Al Muhasibiy
Syetan sulit menerima
Bahkan tidak sudi apalagi bangga
Terhadap Adam dan Hawa sebagai manusia
Merasa lebih hebat katimbang keduanya
Seolah lebih bersih dan lebih indah
Aku dijadikan dari nar dan dia dijadikan dari tanah
Kebanggaan syetan melihat asal usulnyaMungkin ini terjadi
Bibit iri dan dengki sampai kini
Menyulut manusia tanpa bisa menerima prestasi
Apalagi yang didapat orang lain bukan diri
Ini pula menjadi pendorong sebuah potensi
Peperangan blok barat dan timur kanan dan kiri
Sangat heran kini
Bagaimana bangunan filsafat moral islamiy
Mungkinkan terus dengan aksioma intuisi
Membalut iri dan dengki dengan agama seolah islamiy
Kontradiksi dengan risalah ajaran nabi
Nahnu nahkumu bi bidzawahiri
Bukan sampai ke relung hati sanubari
Mengapa harus susah
Orang memperoleh anugerah
Bahkan terus berusaha untuk enyakannya
Dengan bersekutu dengan syetan dimana-mana
Bahkan dengan dukun-dukun di rumah dan di sawah
Bukankah semua akan kembali menimpa
Pada diri orang-orang yang iri dan dengki saja
Etika
Menjadi utama
Sebagai sabda nabi kita
Hanyasanya aku diutus untuk akhlak utama
Beri apresiasi memanusiakan manusia
Dengan selalu percaya Allah Maha Kuasa
Memberi apa saja kepada yang diseja
Apakah kita sudah sempurna
Melihat sesuatu di sana selalu salah
Hanya diri di sini yang benar tanpa cela apa-apa
Syetan selalu menggoda biar manusia ke neraka
Malang, 4 Oktober 2017
'Abd Al Haris Al Muhasibiy
Senin hari ini
Seluruh pimpinan hadir sendiri
Dengan siapkan persepsi untuk diskusi
Berbagai persoalan di UIN Maliki
Melihat visi, misi dan tujuan perguruan tinggi
Kebijakan-kebijakan dengan program segera direalisasiAntusias semua
Rektor, para warek, ketua lembaga, dan direktur pasca
Ketua senat dan sekretarisnya, kabiro, para kepala bagian
dan para dekan semua
Para wakil dekan, para ketua pogram studi dan lain-lainnya
Mereka menyimak dan beri kontribusi ide-ide yang mengemuka
Berhasil berkat kerjasama dan dengan niat lillahi ta'ala
Enam kebijakan kita
Sebagai jabaran kebijakan kementerian agama
Memberi ruang detail sesuai dengan masalah
Masing-masing lembaga pendidikan tinggi agama
Termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim tercinta
Pendekatan dari bawah
Bisa memberi partisipasi semua
Mereka punya rasa memiliki yang sama
Bukan hanya pimpinan atas yang dianggap punya
Menjadi pelajaran manajemen lembaga apa saja
Meski belum sempurna
Berkat kerja keras LPM ternyata bisa
Anggap sulit ternyata menjadi mudah
Tidak seperti yang dibayangkan orang di sana
Terimakasih
Bapak ibu telah berkontribusi
Untuk menapaki lembah menjadi enjoy
Semua bisa memahami dan menindaklanjuti
Dengan program untuk direalisasi
Selamat sukses semua
Sampai ketemu di rapat kerja
Senin depan di kampus UIN Maliki Malang Raya
Malang, 02 Oktober 2017
'Abd Al Haris Al Muhasibiy