Eko Prasetyo Penulis dari gayogyokarto Kitab Pembebasan manungso Penindasan para penguoso Baik kini ataupun zaman kuno Menjadi inti ide tema buku sedoyo Para Nabi Adam mulai Muhammad akhiri Telah beri teladan diri Menjadi pejuang yang sejati Melawan dan juga memerangi Penindasan sesama manusia di bumi Saling nistakan sesama hak-hak asasi Penindas tidak pernah peduli sama sekali Ajaran yang datang dari Ilahi Rabbi Kini kita urai Semua yang menjadi isi Kaitkan dengan para akademisi Para mahasiswa dan mahasiswi Kisah-kisah Nabi, apakah ada relevansi Dengan perjuangan mahasiswa kini Kemudian terus dapat diteladani menjadi pendorong dan motivasi Agar para mahasiswa tidak menjadi mati suri Atau setidaknya tidak seperti orang sakit gigi Tidak tahu apa yang menjadi orientasi Kepada nasib tertindas sangat tidak peduli Biar bodoh yang penting tidak tahu diri Buku ini Menjadi kaca diri Apakah kita ini para nabi Atau para nabi itu ya kita ini Tidak lelah sampaikan hati nurani Jangan menjadi penipu teman sendiri Pengkhianat tidak pernah manusiawi Semua hanya untuk kepentingan sendiri Biar kuasa asal dengan menipu diri Mengagumi hisab darah dengan strategi Mahasiswa Sudah amat biasa Meniru perilaku mulia Para Nabi yang bijaksana Bebaskan orang yang teraniaya Para petani yang kehilangan tanah Sudah menjadi mall dan rumah-rumah Para nelayan di pantai yang jadi bangunan megah Super angkot yang dikejar-kejar pemiliknya Mahsiswa yang telah hilang kebesannya Dosen yang dipasung pikirannya Pegawai rendah yang tidak dipikirkan kesejahteraannya Semua perlu nabi-nabi mahasiswa Jika tidak ada tidak diakui keberadaannya Mungkin dianggap seperti sampah belaka Nabi itu adalah kita Semua para mahasiswa Sepanjang perjuangan ada Bebaskan yang selalu derita Tidak mampu lagi beraktualita Apalagi suarakan derita di dada
Mahasiswa Manusia luar biasa Menjadi harapan bangsa Pengganti para generasi tua Penerus perjuangan kita semua Penjaga Negara Republik Indonesia Student now Leader tomorrow Sekarang jadi pelajar Lalu jadi pemimpin wajar Terhindar dari kurang ajar Cerminan Mengambil peran Menyongsong masa depan Semua petanda akan ditentukan Apa saja yang akan dilakukan Mahasiswa Tidak boleh alpha Apa yang seharusnya Disiapkan sejak semula Bekal memimpin negara Menjadi seorang didamba Punya sikap kritis apa saja Menjadi idola bangsa Dengan prilaku utama
Bungurasih, 04 Oktober 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi
PenandaTahun HijriyahBerangkat berubahTerus tanpa rasa lelahMencapai harkat muliaDiantara kita para manusiaUtama di hadapan Tuhan EsaTahun baruPada hari mingguSemua orang menungguPencerahan para penghuluLakukan perubahan yang jituBangsa dan negara yang ditujuMenjadi bangsa pembaharuSeharusnyaBukan serimonial belakaUmat harus buat sebuah rencanaBangkitkan masyarakat yang utamaStrategi kebudayaan Islam IndonesiaMencerdaskan kehidupan bangsaTingkatkan kualitas pendidikan dan merataSumbangkan bagi bangsa dan negaraMana Madrasah dan sekolahMasjid dan pesantren semuaUIN, IAIN dan STAIN dan pendidikan tinggi swastaAda ide dan pembaharuan apaApakah cukup hanya lomba-lombaMana NU dan MuhammadiyahMana partai-partai yang berbasis agamaPKB, PKS, PAN dan PETIGAMana
Ragam Bukan seragam Pengakuan kenyataan Kebhinekaan keniscayaan Realitas keindonesiaan Tuhan ciptakan Sebuah perbedaan Suku dan kebangsaan Supaya saling pemahaman Bukan untuk penistaan Apalagi pentiadaan Jangan arogan Manusia Mahluk utama Dicipta untuk menjaga Perbedaan apa saja di dunia Agar bisa melakukan bersama Mengubah dunia menuju yang utama Hanya Dia satu-satunya yang bisa Menjadikan segalanya sesuai kudratNya Kita sebagai bangsa menerima apa yang sudah ada Indonesia dengan banyak suku, bahasa dan agama Bhineka Tunggal Eka Biar berbeda tapi satu jua Semboyan kita sebagai bangsa Perekat persatuan dan kesatuan kita Harus jaga supaya bisa damai sentosa Bukan dengan cara tonjolkan perbedaanya Semoga Semua bisa menjaga Konsep Bhineka Tunggal Eka
Lampung, 02 Oktober 2016 'Abd Al Haris Al Muhasibi
Umur bertambah Amal belum tentu bisa Dosa dilakukan tiada tara Bak lautan pasir di pantai utara Sepanjang tahun 1437 Hijriyah Kini tiba-tiba Akhir tahun juga Belum bisa melangkah Ke arah yang lebih dari semula Tetap tidak berubah menjadi mulia Sama saja bahkan lebih celaka Ya Allah! Ampuni semua dosa Maafkan semua salah Beri kesempatan hamba Kembali kepada fithrah Tetap suci dan beragama Lakukan amal ibadah Perbaiki akhlak karimah Agar menjadi manusia mulia Ya Allah! Kami telah rencana Gunakan waktu yang ada Untuk lakukan kebaikan saja Ternyata onak dan duri cegah Dari bangsa jin dan manusia Pengaruhi badan dan jiwa Lakukan keburukan belaka Tanpa sadar dan jaga Menjadi sangat cela Karena itu kuakui saja Dosa, salah dan cela Ampuni itu semua Ya Allah! Tuhan Yang Maha Esa Bimbinglah ke jalan tengah Jalan para nabi dan ulama Dengan menilai dan muhasabah Agar kami bisa kembali menata Hidup penuh dengan rahmah Kalau saja selama ini kami salah Tarik tangan kami dengan segera Jangan biarkan jadi mala petaka Sehingga Engkau imasukkan neraka Jauh dari Engkau Yang Maha Kuasa Ya Allah! Tuhan Yang Maha Rahmah Beri kesempatan untuk berusaha Dengan sekuat tenaga yang ada Membangun bangsa dan negara Dengan sangat sempurna Melalui apa saja yang seharusnya Bisa kita lakukan bersama Agar bisa menjadi sebuah karya Demi kejayaan kita semua Ya Allah! Malam ini kita jadi saksi Satu Muharam 1438 Hijri Kami berharap bisa mulai Kehidupan yang penuh nilai Jalankan kehidupan hati- hati Menjaga keimanan sampai mati
Mu'jizatLemahkan yang kuatBerkat kekuatan Yang Maha hebatBisa berupa barang dan zatSembuhkan orang sakit tanpa obatSemua diberikan pada orang tanda nubuwwatNabi Ibrahim, Musa dan Isa kerabatBeda dengan Nabi kitaJustru diberi wahyu nan indahAl Qur'an mampu kalahkan semuaPuisi dan sastra pada zaman jahiliyahMu'jizat dengan penuh keunggulan sastraSajak dan Puisi serupaTidak ada bandingnya satu sajaBelum lagi kehebatan isinyaCerita masa lalu sebagai sejarahPrediksi masa depan nun jauh di sanaSemua tanpa ada keraguan belakaKalahkan semua para futurelog Barat dan AsiaInilah mu'jizat kitab suci tanpa celaBelum lagi khasiatnyaBaca ayat-ayat Qur'aniyahBisa jadi berkualita pada hatinyaLembut dan indah bagai kain sutraMengandung sebuah mantraSembuhkan hati yang lukaIngatlahAl Qur'an kitab kitaSangat berharga bagi semuaAmalkan semua isi dan ajarannyaBisa peroleh hikmah dan jadi bijaksanaSeperti para nabi, filsuf dan ulamaKalahkan siapa yang menentangnyaYa
Sakitnya di sini Sulit diurai dengan teliti Sebab bisa terjadi berhari-hari Tanpa berhenti sama sekali Meski amat sangat sakit sekali Tetapi tidak ada yang peduli Apalagi yang menyambangi Jika belum merasakan pasti Tidak percaya sama sekali Cobalah sakit sehari Biar terbukti Ini bukti Tuhan beri nikmat banyak sekali Satu gigi sakit semua tak berarti Bahkan dunia ini seperti tak berguna lagi Padahal nikmat yang lain masih banyak sekali Jarang sekali kita semua syukuri Hingga Tuhan bertanya sering kali Nikmat Tuhan Yang mana lagi yang kalian ingkari Meski gigi Seperti tak berarti Tapi perlu kita disadari Dengan refleksi sepanjang hari Sekali lagi perlu kita syukuri Gunakan untuk lakukan kebaikan ilahi Dengan penuh keikhlasan dan hati-hati Gigi Jangan diketawai Tapi kita belajar syukuri Semua nikmat yang diberi Tuhan Yang Maha Tinggi
Surabaya, 28 September 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi
Semua manusiaCacat atau sempurnaBerhak dapat layanan primaTanpa diskriminasi dan berbedaPeroleh pendidikan yang utamaTumbuh kembangkan Fithrah manusiaPemberian Tuhan Yang Maha EsaPendidikan inklusiHarus berangkat dari hatiSemua harus mendapat nilaiSebagai manusia yang punya harga diriManusia tidak pernah rencanakanLahir dengan ada kekuranganBerkebutuhaan khusus kita sebutkanBeri atensi mereka dengan perhatianBimbing dengan penuh kerelaanJangan mereka disia-siakanPemerintah Pusat dan Daerah siapkan anggaranUntuk biaya operasional pelatihanPara guru dan kepala sekolah utamakanJangan hanya diam tanpa usulanSemua ini perlu pertanggungjawabanLP
Baru saja Aku dengar ceramah Denga perspektif ilmiah Urgensi studi Hadis atau sunnah Dengan pendekatan yang berbeda Sosiologi, antropologi dan lainnya Andai saja bisa dekati dengan falsafah Mungkin lebih tepat dan indah Sebab Tuhan ajarkan Al Kitab dan Al hikmah Ini yang lepas dari wacana kita Al Hikmah Ajaran Tuhan pada nabinya Redaksi manusia, subtansi dariNya Pasti logis dan seakar-akarnya Tanpa batas tempat dan masa Kebenaran terus tanpa jedah Bukankah pendekatan ini yang seharusnya Semua pendekatan absah Pendekatan falsafah atau hikmah Mungkin lebih bisa didamba Bisa sampaikan pada hakikat makna Tujuan ajaran agama yang mulia Dengan falsafah Bisa kembangkan sunnah Lebih dari qauliyah atau fi'liyah Interpretasi atau syarah berguna Bagi kehidupan manusia di dunia Semoga Bisa dikaji bersama Pendekatan falsafah Untuk Hadis atau sunnah
Surabaya, 28 September 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi