Kata hikmahTerkenal dimana sajaSebagai ungkapan biasaPadahal luar biasaSebagai Firman-NyaSiapa yang diberi hikmahDiberi kebaikan tak terhinggaHikmah berarti falsafahPengetahuan hakikat segalaYang ada dan yang mungkin adaSemuanya tanpa kecuali berapaFilsafat inilah seharusnyaAwal diketahui calon sarjanaSelain riset dan kemampuan bahasaBahasa inggris, Arab dan IndonesiaAgar bisa menjadi bijaksanaFilsafat atau hikmahHarus dipelajari dan dibacaSebagai instrumen berlogikaBiasa analisis seakar-akarnyaTanpa batas ruang dan masaSimpulkan dengan tertataMenjadi uraian sistematikaJika tidak kacau pikirannyaHikmah utamaSegera biasakan sajaSedari masih mudaYa
Sebuah nama Surah dari kitabNya Para penyair diantara Surah-surah dari lainnya Tanda profesi berharga Meski mulai dari cela Terhadap mereka Hanya mainkan kata Tanpa tujuan nyata Sebagian mereka Diikuti orang sesat belaka Tidak ada tujuan yang nyata Suka mengembara kemana-mana Tidak punya pendirian di dada Berkata indah tanpa dilakukannya Inilah penyair yang celaka Tetapi jangan salah Banyak penyair penuh percaya Pada Tuhan Yang Maha Esa Buat kebajikan dimana saja Selalu mengingat Tuhanya Pasti mereka sangat berharga Bahkan kalahkan yang tidak beragama Insya-Allah mereka masuk surga Semoga
Bungurasih, 26 September 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi
Ulumul Qur'anMembahas Kalam TuhanKapan dan sebab diturunkanTerkait apa yang hapuskanAyat jelas dan yang kemiripanPengumpulan dan penafsiranPembahasan terkait dengan Al Qur'anStudi Al Qur'anMenjadi landasanCara memahami islamDengan cara yang eleganTanpa banyak keraguanjelas menawanNESTAPA,Para Aktivis MudaBiasa aktivis mudaMereka diskusi bersamaDi pelataran kampus utamaMembahas berbagai beritaKemiskinan sampai negaraPemerintah yang kesulitan danaRumuskan formulaIsu-isu semua wacanaDengan bahasa merekaDengab kalimat sederhanaAgar mudah dipahami sajaMeski kacau dalam sistematikaTetapi tetap dalam karidor logikaNestapa menderaPara aktivis sangat dicelaDi sudut-sudut kampus merekaDianggap melanggar etikaMelampaui batas sahajaPemberontak tanpa arahMeski mereka produk lawannyaHasil asuhan para pendidik merekaMereka dua sisi yang sama-sama komaTanpa kesadaran dan tanpa rasaMuda dengan deritaHabis sudah harapan bangsaBukan lagi hasilkan Soekarno-HataTunai dan panen para suka kata ya
Biasa aktivis mudaMereka diskusi bersamaDi pelataran kampus utamaMembahas berbagai beritaKemiskinan sampai negaraPemerintah yang kesulitan danaRumuskan formulaIsu-isu semua wacanaDengan bahasa merekaDengab kalimat sederhanaAgar mudah dipahami sajaMeski kacau dalam sistematikaTetapi tetap dalam karidor logikaNestapa menderaPara aktivis sangat dicelaDi sudut-sudut kampus merekaDianggap melanggar etikaMelampaui batas sahajaPemberontak tanpa arahMeski mereka produk lawannyaHasil asuhan para pendidik merekaMereka dua sisi yang sama-sama komaTanpa kesadaran dan tanpa rasaMuda dengan deritaHabis sudah harapan bangsaBukan lagi hasilkan Soekarno-HataTunai dan panen para suka kata ya
Kita sebagai keluargaAlumni kajian dan dakwahDi bawah panji-panji YapesaSantri biasa dan para mahasiswaMengaji berbagai masalahPara yatim dan peran pemudaMenghadapi era globalisasi duniaGerakan para mudaBerjaket dengan lambang di dadaPergi bersama kemana-manaMencari pola dan metoda dakwahDengan tetap berpegang pada AswajaSemua dilakukan di rumah gang delimaKini sudah lamaKita tidak pernah bersuaBercengkerama di rumahMembahas apa sajaMulai rumah tanggaSekolah putra-putri kitaLanjutkan strategi dakwahMungkin saja masih bisaLuangkan waktu sejam sajaAndai saja bisaKita berembuk seperti dulu kalaInsya-Allah awet mudaSebab tambah ilmu kitaBerbagi pengalaman lamaYa
Sekali Aku menilai PMII sebuah organisasi Tidak ada lagi Imbang atau lebih Meski tidak ada evaluasi Dulu aku pernah Menjadi kader muda Pergerakan mahasiswa Penuh cita dan idea Berliput suka dan duka Hadapi orde angkara murka Tangan terkepal maju ke muka Kini aku teringat lagi Itukah PMII Dulu Aku di Situ Pernah haru biru Tanpa tahu tuju Tidak mengerti Apakah masih penuh bakti Untuk sebuah orientasi Jargon tulus dan berdikari Bebas dan menjadi pemberani Semoga rumah Tempat kita semua ditempa Menjadi kader sebuah bangsa Tidak pernah menjadi berubah Setia untuk agama dan negara Para pejuang Aswaja Semoga tetap bisa Teruskan cita
Bungurasih, 14 Agustus 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi
Sungguh tidak didugaPertemuan semesta kitaKiyai, Pengurus NU dan lainnyaDatang juga MuhammadiyahPartai politik banyak jumlahnyaPKB, Golkar, Demokrat, dan P3PDIP dan GerendraLuar biasaKiyai Mutawakkil bicaraDemokrasi di negeri kitaApa subtansi sesungguhnyaBukankah kita punya paradigmaTasharruful imami alarra'iyyati menutun bil mashlahahPenggunaan kewenangan pemimpin harus didasarkan pada kemaslahatan rakyatnyaAh
Kita mulai Hadapkan hati Sengaja dan peduli Kerjakan dengan fi'li Pasrahkan semua diri Hilangkan rasa memiliki Hanya Dia pusat orientasi Dia yang dituju Tempat mengadu Segala duka dan pilu Keresahan hidup penuh Ucapkan takbir Lalu bukalah tabir Kontak dengan zikir Audiensi dengan pikir Semua egomu tersingkir Buang yang masih mangkir Rundukkan kepala Buanglah rasa bangga Hanya Dia yang empunya Segala yang ada di dunia Kita milik penuh-Nya Berdiri tegaplah Seolah siap menerima Perintah dari Yang Kuasa Jalankan tugas apa saja Jangan kita membantah Terima dengan suka Dengan bangga Letakan kepala kita Di lantai sepenuh rasa Ketundukan luar biasa Duduk perpisahan Ucapkan kedamaian Janji untuk wujudkan Hidup penuh keamanan Semoga Salat dan ibadah Hidup dan mati kita Hanya sebagai ibadah Bekal menghadap pada-Nya
Bungurasih, 31 Juli 2016 'Abd al-Haris al-Muhasibi