HUMAS UIN MALANG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA secara resmi membuka kegiatan Student Mastery on Inter Faith Dialogue yang digelar di Auditorium Fakultas Humaniora, Rabu 16 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB), STAB Kertarajasa Kota Batu, dan Alethea Lawang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merawat semangat toleransi dan harmoni di tengah keberagaman.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menegaskan bahwa dialog lintas iman bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata membangun peradaban damai yang inklusif. “Mahasiswa harus menjadi agen perdamaian yang mampu menjembatani perbedaan dengan cara-cara yang bijak dan penuh empati,” tegasnya di hadapan peserta dari berbagai agama dan latar belakang.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini UIN Maliki Malang memiliki 19.129 mahasiswa, termasuk 460 mahasiswa asing dari berbagai negara. "Ini menunjukkan bahwa UIN Maliki adalah kampus inklusif yang terbuka bagi siapa saja, dari berbagai suku, ras, dan agama," ujarnya.
Dalam era digital yang penuh informasi simpang siur, Rektor mengingatkan pentingnya kebijaksanaan dalam bersosial media. "Jangan asal membagikan informasi. Mahasiswa sebagai cendekiawan harus menjadi penyebar kebaikan, bukan provokasi," pesannya.
Menariknya, Prof. Zainuddin juga membagikan pengalaman pribadinya yang sudah memulai inisiatif dialog Islam-Kristen sejak tahun 2000. “Dulu, orang Islam masuk ke gereja, dan orang Kristen tinggal di pesantren selama sebulan. Dampaknya luar biasa untuk membangun saling pengertian,” kenangnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lintas agama ini juga menjadi ajang diskusi interaktif yang memperkaya perspektif keagamaan lintas keyakinan. Tujuannya tidak hanya membangun pemahaman, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang moderat dan terbuka.
Dekan Fakultas Humaniora, Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag, menambahkan bahwa keberagaman adalah keniscayaan yang harus dirawat. “Kegiatan ini adalah cara kita menjaga sunatullah, menjaga harmoni untuk mengisi kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya.
Dialog ini menghadirkan empat narasumber dari lintas agama, termasuk perwakilan dari Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa, Kota Batu. Tak ketinggalan, pengurus Rumah Moderasi Beragama UIN Malang dan Ketua FKAUB Kota Malang turut diundang sebagai bagian dari kolaborasi lintas iman.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi miniatur "surga dunia" yang penuh kedamaian dan saling menghormati dalam keberagaman.
HUMAS UIN MALANG-Mahasiswa International Internship Program Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Maahad Tahfiz Ihya’ Al-Ahmadi sukses melaksanakan kegiatan Tanzhif Surau Bersama MIA. Acara ini melibatkan mahasiswa, santri, dan masyarakat dalam upaya membersihkan tempat ibadah, termasuk Masjid Sg Kelambu, Surau Hj Usap, Surau Ar-Ridhuan MIA, serta beberapa lingkungan rumah warga sekitar. Minggu, 13 April 2025, Selangor, Malaysia.
Kegiatan ini diawali dengan pembagian tugas di setiap lokasi. Para peserta bahu-membahu membersihkan tempat ibadah, menyapu, mengepel, dan merapikan perlengkapan ibadah. Suasana hangat penuh kebersamaan tercipta di tengah gotong royong ini. Selain bertujuan menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat ibadah.
Selain aktivitas kebersihan, acara ini diisi dengan tadarus bersama dan tausiyah singkat oleh Ustadzah Nur Najihah. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman serta membangun solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat. Momen kebersamaan ini semakin menguatkan hubungan antara mahasiswa, santri, dan warga setempat.
Kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama untuk mengenang momen kebersamaan yang penuh makna. Program ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa UIN Malang dan masyarakat, sekaligus sebagai inspirasi untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan sosial.
HUMAS UIN MALANG-Menjelang momen sakral pengukuhan tiga guru besar, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Barnoto, M.Pd.I, menggelar rapat koordinasi akhir bersama seluruh panitia, Selasa siang 15 April 2025. Dalam rapat yang berlangsung khidmat di ruang rapat Gedung Rektorat lt.3 tersebut, Barnoto menegaskan pentingnya kesiapan teknis dan non-teknis seluruh seksi agar acara pengukuhan yang dijadwalkan pada Selasa, 22 April 2025 mendatang, dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. “Tiap seksi harus melaporkan kesiapan terakhirnya. Meski kita menghadapi kebijakan efisiensi, marwah dan kehormatan acara ini tetap harus dijaga sebaik mungkin,” tegasnya. Adapun tiga guru besar yang akan dikukuhkan adalah Prof. H. Slamet, SE., M.M., Ph.D. sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Strategi, Prof. Dr. Esa Nur Wahyuni, M.Pd. sebagai Guru Besar Ilmu Bimbingan dan Konseling, serta Prof. Dr. Rohmani Nur Indah, M.Pd. sebagai Guru Besar Ilmu Psycholinguistics. Barnoto juga mengingatkan seluruh panitia untuk lebih cermat dalam memastikan segala kebutuhan acara terpenuhi. “Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum membanggakan, tidak hanya bagi para guru besar yang dikukuhkan, tapi juga bagi seluruh sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” harapnya. Pengukuhan tiga guru besar ini diharapkan menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan membangun atmosfer akademik yang unggul serta berdaya saing global.
HUMAS UIN MALANG – Semangat sinergi antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kembali terjalin erat. Kali ini, UIN Raden Intan Lampung yang dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Wan Jamaluddin Z, M.Ag, Ph.D beserta jajaran, hadir di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis di berbagai bidang, Selasa, 15 April 2025.
Kedatangan rombongan dari Lampung ini disambut hangat oleh Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. H.M. Zainuddin, MA bersama para wakil rektor, kepala biro, dan pimpinan lembaga kampus lainnya. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan semakin terasa dengan hadirnya mantan Rektor UIN Maliki periode 2013–2017, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si, yang turut menjadi saksi momen penting ini.
Dalam sambutannya, Prof. Wan menyampaikan bahwa kunjungannya ke UIN Malang bukan sekadar silaturahmi, namun membawa semangat kolaborasi nyata dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan kelembagaan. Ia mengaku kagum dengan pesatnya kemajuan UIN Malang, baik dari sisi kualitas akademik maupun tata kelola kelembagaan.
“UIN Malang ini luar biasa, secara geografis sejuk, secara kelembagaan sangat inspiratif. Maka kami ingin banyak belajar dan bersinergi,” ujar Prof. Wan. Ia pun menaruh harapan besar agar kerja sama ini dapat mendukung rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UIN Raden Intan Lampung.
Kerja sama ini, menurutnya, mendapat sambutan sangat positif dari Rektor UIN Maliki. “Prof. Zainuddin adalah senior sekaligus panutan kami di forum rektor PTKIN. Atas nama seluruh sivitas akademika UIN Raden Intan Lampung, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga kerja sama ini menjadi amal jariyah yang abadi hingga yaumil qiyamah,” doanya dengan penuh haru.
Sementara itu, Prof. Zainuddin dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus demi kemajuan bersama. Ia pun memaparkan roadmap pengembangan UIN Maliki yang kini telah meraih akreditasi unggul secara institusi dan internasionalisasi beberapa program studi melalui akreditasi FIBAA.
“Kami juga bersyukur, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Maliki Malang kini menjadi satu-satunya FK di lingkungan PTKIN yang telah terakreditasi unggul. Ini adalah capaian besar yang kami harap bisa menginspirasi kampus-kampus lain,” jelasnya.
Pertemuan ini pun menjadi momen nostalgia ketika Prof. Mudjia, mantan Rektor UIN Maliki, menyampaikan kebanggaannya atas terwujudnya cita-cita masa lalu: berdirinya fakultas kedokteran di UIN Malang. “Dulu kami hanya bermimpi, dan sekarang impian itu nyata. Alhamdulillah,” kenangnya penuh syukur.
Acara ditutup dengan penandatanganan MoU dan pemberian cinderamata berupa buku karya Prof. Zainuddin. Buku tersebut memuat kumpulan artikel yang pernah diterbitkan di Kompas dan Jawa Pos, serta refleksi perjalanannya ke berbagai negara. Sebuah kenangan intelektual yang menjadi simbol eratnya persahabatan dan kolaborasi antar dua kampus besar ini.
HUMAS UIN MALANG– Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang hari ini menjalani proses akreditasi oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2025, dengan menghadirkan dua asesor terkemuka: Prof. Dr. Kartono, M.Si dari Universitas Negeri Semarang dan Dr. Bambang Sri Anggoro, M.Pd dari UIN Raden Intan Lampung.
Pembukaan acara berlangsung khidmat dan penuh optimisme di Gedung Rektorat UIN Maliki Malang, dibuka langsung oleh Rektor Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA. Turut hadir mendampingi, jajaran pimpinan universitas: Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, Kepala Biro AAKK Dr. H. Barnoto, M.Pd, Dekan FITK Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd, Kaprodi Tadris Matematika Dr. Abdussakir, M.Pd, serta para kepala lembaga seperti Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd dari LP2M dan Ketua LPM Dr. H. Hilmy Syaifuddin, M.Phil.
Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin memaparkan roadmap pengembangan UIN Maliki yang berlandaskan visi besar untuk menjadi kampus unggul bereputasi internasional. Ia juga menegaskan peran strategis FITK sebagai cikal bakal semua fakultas di UIN Maliki. “Kampus ini adalah kampus inklusif. Siapa pun, dari latar agama apa pun, dapat menimba ilmu di sini. Ini adalah amanah dari Menteri Agama,” tegasnya.
Rektor juga berharap, proses akreditasi ini bisa menjadi momen refleksi untuk meningkatkan mutu layanan akademik. “Kami mohon tim asesor bisa melakukan kunjungan ke kampus dua dan kampus tiga di Kota Batu untuk melihat langsung perkembangan infrastruktur kami,” tambahnya.
Sementara itu, Prof. Kartono dalam sambutannya mengajak seluruh sivitas akademika menyambut proses akreditasi ini dengan santai namun tetap profesional. “Kami hanya ingin melakukan beberapa konfirmasi atas laporan yang sudah disampaikan. Tidak usah tegang, hadapi saja dengan luwes,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa LAMDIK memiliki peran vital dalam memastikan mutu pendidikan tinggi, khususnya program-program studi keguruan dan kependidikan. “LAMDIK hadir untuk menjamin kualitas pendidikan dan lulusan, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta,” jelasnya.
Sebagai penutup acara pembukaan, Rektor UIN Maliki menyerahkan cinderamata istimewa berupa buku karyanya yang monumental kepada kedua asesor sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan atas kunjungan mereka.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen menuju kualitas unggul, seluruh sivitas akademika berharap proses akreditasi ini membawa dampak positif bagi peningkatan mutu Tadris Matematika dan reputasi kampus di kancah nasional maupun internasional.
HUMAS UIN MALANG- Mahasiswa Asistensi Mengajar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi secara resmi membuka kegiatan Pekan Akademik 2025 pada Senin (14/4) dalam sebuah perhimpunan mingguan yang digelar di lapangan utama ma’had. Kegiatan diawali dengan penyampaian amanat oleh perwakilan pimpinan, disusul dengan lantunan nasyid Asmaul Husna, lagu kebangsaan, serta lagu mars Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi.
Acara dilanjutkan dengan peresmian Pekan Akademik oleh Ustazah Nurul Amirah yang menyampaikan pengarahan sekaligus meluncurkan roket rancangan siswa sebagai simbol dibukanya secara resmi kegiatan tersebut. Peresmian turut ditandai dengan penandatanganan spanduk oleh Mudir Ma’had, Ustaz Hazreen bin Ahmad. “Minggu akademik ini akan diisi dengan kegiatan-kegiatan edukatif dan kompetitif, seperti pameran subjek demonstrasi mulai dari sains dan matematik hingga pameran bahasa dan unit diniah, kemudian diiringi dengan pertandingan dari unit bahasa mulai dari bahasa melayu, arab, dan juga bahasa inggris, seperti pengucapan awam, spelling bee, orasi, imla’ dan bingo” ucap Ustadzah Nurul Amirah memberikan pengarahan.
Pekan Akademik ini dirancang untuk pelajar maahad dari semua tingkatan dan berlangsung selama lima hari mulai dari hari senin yang menjadi hari peresmian dan pembukaan, kemudian ditutup pada hari Jum’at, 18 April 2025. Kegiatan akademik dimulai pada pagi hari hingga pukul dua siang. Diawali dengan tebak jumlah gula-gula dalam balang pada hari selasa, kemudian dilanjutkan dengan pameran subjek demonstrasi pada hari rabunya, mulai dari mata pelajaran bahasa, matematik dan sains, geografi, dan juga pameran reka bentuk dan teknologi. Pada pameran ini, mahasiswa UIN Malang dari jurusan bahasa arab dan inggris turut serta dan ikut terlibat dalam memaparkan game atau tantangan yang berkaitan dengan bahasa, seperti deskripsi tokoh, mystery box, kata berantai, bintang keberuntungan dan juga beberapa game digital edukatif lainnya, seperti kahoot, jumble words, match the idioms, tongue twister, adaptation books to films, dan grammar quizzes. Setiap siswa akan dibagikan kupon yang memuat 3 kolom tantangan pada game unit bahasa. Siswa yang berhasil melewati tantangan akan mendapatkan tandatangan pada kupon yang diberikan dan bisa melanjutkan game pada pameran berikutnya. Kemudian kupon akan dipilih secara acak pada acara penutupan untuk mendapatkan hadiah.
Kemudian dilanjutkan pada hari Kamis yang menjadi puncak dari kegiatan kebahasaan, di mana berbagai lomba diselenggarakan, seperti pengucapan umum, lomba ejaan dalam tiga bahasa, dan permainan edukatif seperti bingo. Pada kegiatan ini, mahasiswa UIN Malang turut serta membersamai dan menjadi dewan juri pada beberapa lomba yang diselenggarakan, seperti pengucapan awam (Khitobah) untuk bahasa arab, speaking (orasi) untuk bahasa Melayu, dan juga spelling bee untuk bahasa inggris. Kegiatan tersebut berlangsung di Dewan dan beberapa Lokasi lainnya yang dimulai pukul 10.30 hingga 13.30. Guru-guru bahasa arab, ustadz Radzie dan Ustadz Yazid juga ikut membersamai pertandingan tersebut. Begitu juga Ustazah Faraha dan Ustazah Munirah yang terlibat dalam pelaksanaan pertandingan Bahasa Inggris, termasuk tantangan seperti crossword puzzle dan silang kata. Perwakilan dari setiap angkatan turut ambil bagian dalam berbagai perlombaan tersebut. Pertandingan berjalan dengan lancar disertai dengan semangat kompetitif para siswa.
Kegiatan ditutup pada Jumat pagi dengan rentetan upacara penutupan dan pembagian hadiah bagi para pemenang. Pelajar berkumpul di Dewan sejak pukul 07.30 sampai selesai. Kegiatan penutupan dimulai dengan persembahan qashidah dan pembagian hadiah dari masing-masing unit. Melalui Pekan Akademik ini, Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi berharap dapat menumbuhkan semangat belajar yang tinggi, memperkuat keterampilan akademik siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen ma’had dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik di bidang keagamaan maupun akademik.
HUMAS UIN MALANG — Semangat syukur dan kebanggaan membuncah di lingkungan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam rangkaian Halal Bihalal yang dikemas penuh kehangatan, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Sudirman Hasan, memimpin langsung acara tasyakuran atas dua capaian gemilang: penambahan lima guru besar dan keberhasilan meraih akreditasi jurnal nasional. Kamis, 10 April 2025.
“Semua ini adalah buah dari kerja keras kolektif, sinergi, dan ketulusan seluruh tim. Terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan jerih payah Bapak dan Ibu semua. Semoga dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT,” ujar Prof. Sudirman dalam sambutannya yang penuh haru.
Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA, beserta jajaran wakil rektor, kepala biro, dan seluruh civitas akademika Fakultas Syariah. Dalam sambutannya, Prof. Zainuddin menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut, terlebih menjelang akhir masa jabatannya sebagai rektor.
“Saya sangat bahagia. Banyak prestasi yang diraih selama masa kepemimpinan ini, termasuk dari Fakultas Syariah. Lima guru besar baru adalah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Zainuddin menekankan pentingnya kekompakan dan kekuatan doa dalam meraih kesuksesan. Ia juga mendorong para dosen yang telah memenuhi syarat untuk segera mengajukan diri menjadi guru besar, serta memotivasi dosen muda agar terus mengejar puncak karier akademik.
“Saya harap proses pengajuan guru besar tidak dipersulit. Mari kita doakan bersama, semoga seluruh civitas diberi kesehatan, kelapangan rezeki, kemudahan dalam segala urusan, dan husnul khotimah,” tuturnya yang langsung diamini para hadirin.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Syariah terus bergerak maju, mengukir prestasi demi prestasi, dan siap membawa UIN Malang ke level daya saing yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.
HUMAS UIN MALANG – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti Aula Micro Teaching Lantai 2 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kamis, 10 April 2025. Dalam momen Halal Bi Halal dan Tasyakuran Guru Besar Baru FITK, Dekan FITK Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd. menyampaikan rasa syukur mendalam atas bertambahnya jumlah guru besar di fakultas yang dipimpinnya. Kamis, 10 April 2025.
"Tahun ini adalah tahun penuh berkah bagi FITK. Enam guru besar baru akan segera dikukuhkan. Ini bukan hanya prestasi personal, tetapi juga pencapaian kolektif seluruh civitas akademika FITK," ungkap Prof. Nur Ali dengan mata berbinar.
Adapun enam guru besar yang siap dikukuhkan tahun ini adalah Prof. Sulalah, Prof. Abdul Aziz, Prof. M. Taufiq, Prof. Marno, Prof. Kawakib, dan Prof. Esa. Mereka berasal dari berbagai bidang keilmuan di FITK yang selama ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan dan riset di UIN Malang.
Acara ini turut menjadi spesial dengan kehadiran dua tokoh penting dalam sejarah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yakni Prof. Dr. H. Imam Suprayogo dan Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si., yang merupakan mantan rektor kampus tersebut. Kehadiran mereka menjadi simbol restu dan apresiasi atas keberhasilan FITK dalam mencetak dan mendampingi para akademisi hingga mencapai jenjang tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi.
Momentum tasyakuran ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idul Fitri, tetapi juga menjadi penegas komitmen FITK dalam menjaga tradisi keilmuan dan memperkuat peran strategisnya dalam mencerdaskan bangsa melalui jalur pendidikan.
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memanfaatkan momen pasca-Idulfitri untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan halal bi halal dan tasyakuran guru besar baru, Kamis, 10 April 2025. Bertempat di ruang Microteaching lantai 1, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan semangat akademik di lingkungan kampus. Acara ini dihadiri oleh para pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan. Sejumlah tokoh penting yang diundang dan memberikan refleksi inspiratif, di antaranya Prof. Imam Suprayogo, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si., Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag., Prof. Dr. H. M. Zainuddin, MA., serta Prof. Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag. Dalam sambutannya, Dekan FITK Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd menekankan bahwa arah pengembangan fakultas kini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola SDM dan sarana penunjang Akademik. “Saat ini FITK telah memiliki 24 guru besar (GB) dan berharap pada pertengahan tahun ini akan terbit lagi 8 SK sehingga GB FITK berjumlah 32 Orang. dengan 85 persen program studi sudah berakreditasi unggul, dan 15 persen proses menunggu hasil AL, serta produktivitas riset kolaboratif dan sinergis antara dosen dan mahasiswa, dalam dan luar negeri” jelasnya. Ia menambahkan, tak hanya meraih prestasi nasional, FITK juga terus menapaki level internasional. Dua program studi telah menyelesaikan proses akreditasi FIBAA, sementara tiga program studi lainnya sedang dipersiapkan untuk AL.
Mewakili para guru besar baru, Prof. Dr. Hj. Sulalah, M.Ag menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan civitas akademika. “Meraih gelar guru besar bukan perkara mudah. Dibutuhkan ketekunan, semangat pantang menyerah, dan proses panjang yang harus dilalui dengan konsisten,” ujarnya penuh makna. Sementara itu, Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si menggarisbawahi pentingnya semua dosen untuk terus melanjutkan studi hingga jenjang doktor dan mendorong capaian guru besar. Menurutnya, Fakultas Tarbiyah merupakan tonggak sejarah sekaligus kebanggaan UIN Malang yang harus terus dijaga kualitasnya. Mengakhiri rangkaian acara, Prof. H. Imam Suprayogo mengajak hadirin menengok kembali perjalanan berdirinya UIN Malang. Ia membagikan kisah perjuangan dalam membangun kampus, yang sarat dengan tantangan namun dilandasi semangat pengabdian dan komitmen kebersamaan. Sedangkan Prof. H. Ahmad Muhtadi Ridwan menambahkan bahwa pemberdayaan, kebersamaan dan saling memperkuat antar unsur dan komponen di kampus ini menjadi kunci dalam pengembangan UIN, dan hal tersebut menjadi salah satu "jimat". Sehingga pekerjaan menjadi ringan dalam suasana bahagia. Dan Tarbiyah sudah melakukan hal itu. Ujar ketua Senat ini. Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Dr. M. Samsul Ulum, MA dan ramah tamah bersama-sama. (gung)