HUMAS UIN MALANG- Mahasiswa Asistensi Mengajar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi secara resmi membuka kegiatan Pekan Akademik 2025 pada Senin (14/4) dalam sebuah perhimpunan mingguan yang digelar di lapangan utama ma’had. Kegiatan diawali dengan penyampaian amanat oleh perwakilan pimpinan, disusul dengan lantunan nasyid Asmaul Husna, lagu kebangsaan, serta lagu mars Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi.
Acara dilanjutkan dengan peresmian Pekan Akademik oleh Ustazah Nurul Amirah yang menyampaikan pengarahan sekaligus meluncurkan roket rancangan siswa sebagai simbol dibukanya secara resmi kegiatan tersebut. Peresmian turut ditandai dengan penandatanganan spanduk oleh Mudir Ma’had, Ustaz Hazreen bin Ahmad.
“Minggu akademik ini akan diisi dengan kegiatan-kegiatan edukatif dan kompetitif, seperti pameran subjek demonstrasi mulai dari sains dan matematik hingga pameran bahasa dan unit diniah, kemudian diiringi dengan pertandingan dari unit bahasa mulai dari bahasa melayu, arab, dan juga bahasa inggris, seperti pengucapan awam, spelling bee, orasi, imla’ dan bingo” ucap Ustadzah Nurul Amirah memberikan pengarahan.
Pekan Akademik ini dirancang untuk pelajar maahad dari semua tingkatan dan berlangsung selama lima hari mulai dari hari senin yang menjadi hari peresmian dan pembukaan, kemudian ditutup pada hari Jum’at, 18 April 2025. Kegiatan akademik dimulai pada pagi hari hingga pukul dua siang. Diawali dengan tebak jumlah gula-gula dalam balang pada hari selasa, kemudian dilanjutkan dengan pameran subjek demonstrasi pada hari rabunya, mulai dari mata pelajaran bahasa, matematik dan sains, geografi, dan juga pameran reka bentuk dan teknologi. Pada pameran ini, mahasiswa UIN Malang dari jurusan bahasa arab dan inggris turut serta dan ikut terlibat dalam memaparkan game atau tantangan yang berkaitan dengan bahasa, seperti deskripsi tokoh, mystery box, kata berantai, bintang keberuntungan dan juga beberapa game digital edukatif lainnya, seperti kahoot, jumble words, match the idioms, tongue twister, adaptation books to films, dan grammar quizzes. Setiap siswa akan dibagikan kupon yang memuat 3 kolom tantangan pada game unit bahasa. Siswa yang berhasil melewati tantangan akan mendapatkan tandatangan pada kupon yang diberikan dan bisa melanjutkan game pada pameran berikutnya. Kemudian kupon akan dipilih secara acak pada acara penutupan untuk mendapatkan hadiah.
Kemudian dilanjutkan pada hari Kamis yang menjadi puncak dari kegiatan kebahasaan, di mana berbagai lomba diselenggarakan, seperti pengucapan umum, lomba ejaan dalam tiga bahasa, dan permainan edukatif seperti bingo. Pada kegiatan ini, mahasiswa UIN Malang turut serta membersamai dan menjadi dewan juri pada beberapa lomba yang diselenggarakan, seperti pengucapan awam (Khitobah) untuk bahasa arab, speaking (orasi) untuk bahasa Melayu, dan juga spelling bee untuk bahasa inggris. Kegiatan tersebut berlangsung di Dewan dan beberapa Lokasi lainnya yang dimulai pukul 10.30 hingga 13.30. Guru-guru bahasa arab, ustadz Radzie dan Ustadz Yazid juga ikut membersamai pertandingan tersebut. Begitu juga Ustazah Faraha dan Ustazah Munirah yang terlibat dalam pelaksanaan pertandingan Bahasa Inggris, termasuk tantangan seperti crossword puzzle dan silang kata. Perwakilan dari setiap angkatan turut ambil bagian dalam berbagai perlombaan tersebut. Pertandingan berjalan dengan lancar disertai dengan semangat kompetitif para siswa.
Kegiatan ditutup pada Jumat pagi dengan rentetan upacara penutupan dan pembagian hadiah bagi para pemenang. Pelajar berkumpul di Dewan sejak pukul 07.30 sampai selesai. Kegiatan penutupan dimulai dengan persembahan qashidah dan pembagian hadiah dari masing-masing unit. Melalui Pekan Akademik ini, Ma’had Tahfiz Ihya’ al-Ahmadi berharap dapat menumbuhkan semangat belajar yang tinggi, memperkuat keterampilan akademik siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen ma’had dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh, baik di bidang keagamaan maupun akademik.
Editor: M.Syahri.R
Kontributor: Azizah



