Skip to Content

Panlok SSE UM-PTKIN 2026 UIN Malang Lakukan Koordinasi Akhir, Panitia Siapkan Layanan Prima dan Antisipasi Joki

June 4, 2026 by
Panlok SSE UM-PTKIN 2026 UIN Malang Lakukan Koordinasi Akhir, Panitia Siapkan Layanan Prima dan Antisipasi Joki
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY– Pagi ini, Kamis, 4 Juni 2026. Panlok SSE UM PTKIN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan koordinasi akhir persiapan pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026. Sebanyak 1.078 peserta dijadwalkan mengikuti ujian yang berlangsung secara serentak pada Senin-Selasa depan, 8–9 Juni 2026.

Menjelang pelaksanaan ujian, Panitia Lokal (Panlok) SSE UM-PTKIN UIN Malang menggelar rapat koordinasi akhir guna memastikan seluruh aspek teknis dan pelayanan berjalan optimal. Ketua Panlok SSE UM-PTKIN UIN Malang, Imam Ahmad, menegaskan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh calon mahasiswa yang mengikuti seleksi.

Menurutnya, seluruh panitia, penanggung jawab ruang, hingga petugas keamanan harus bekerja maksimal dalam memberikan kenyamanan kepada peserta. Hal tersebut menjadi penting karena setiap layanan yang diterima peserta dapat dievaluasi secara langsung melalui aplikasi yang telah disediakan panitia nasional.

“Setiap layanan akan terekam. Peserta memiliki kesempatan untuk memberikan laporan maupun penilaian kepada panitia nasional. Karena itu, seluruh petugas harus memberikan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.

Dalam arahannya, Imam Ahmad juga mendorong seluruh pimpinan dan panitia untuk menghadirkan berbagai inovasi layanan prima yang mampu memberikan pengalaman positif bagi para peserta dan orang tua yang mendampingi.

“Kita ingin para calon mahasiswa dan wali mereka pulang dengan membawa kesan baik tentang UIN Malang. Pelayanan yang ramah, informatif, dan profesional menjadi bagian penting dalam membangun citra kampus,” ujarnya.

Selain aspek pelayanan, kesiapan infrastruktur teknologi juga menjadi perhatian utama. Imam Ahmad meminta tim Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Malang memastikan stabilitas jaringan selama pelaksanaan ujian berbasis komputer tersebut.

Untuk itu, simulasi jaringan dan sistem SSE dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, guna mendeteksi potensi kendala sekaligus menyiapkan langkah antisipasi sedini mungkin.

“Simulasi ini penting untuk memastikan seluruh perangkat dan jaringan berjalan normal. Jika ditemukan kendala, solusi dapat segera disiapkan sebelum hari pelaksanaan ujian,” jelasnya.

Panitia juga memperketat proses verifikasi identitas peserta guna mengantisipasi praktik perjokian. Langkah ini dilakukan menyusul temuan kasus joki pada seleksi masuk perguruan tinggi tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapai ribuan kasus secara nasional.

Karena itu, seluruh peserta diwajibkan membawa kartu peserta dan dokumen identitas yang sesuai. Panitia akan melakukan pemeriksaan secara ketat untuk memastikan peserta yang mengikuti ujian adalah yang bersangkutan.

“Kami berharap tidak ada praktik perjokian dalam UM-PTKIN tahun ini. Identitas peserta akan diperiksa dengan cermat demi menjaga integritas seleksi,” katanya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ujian, Imam Ahmad menjelaskan bahwa setiap sesi SSE UM-PTKIN berlangsung selama 140 menit. Materi yang diujikan meliputi bakat skolastik 40 menit/30 item, Bahasa Indonesia 10 menit/8item, Bahasa Arab 10 menit/8 item, Bahasa Inggris 10 menit/8 item, numerasi, ajaran Islam 25 menit/30 soal, serta kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) 10 menit dengan 6 soal.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, UIN Malang optimistis pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi ribuan calon mahasiswa yang tengah berjuang meraih kursi di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.


Editor:
Reporter:
Fotografer:
Panlok SSE UM-PTKIN 2026 UIN Malang Lakukan Koordinasi Akhir, Panitia Siapkan Layanan Prima dan Antisipasi Joki
Ajay June 4, 2026
Share this post
Tags
Archive