Skip to Content

BSSN Tertarik Pelajari Transformasi Digital UIN Malang, Smart Campus Tak Hanya Soal Teknologi

June 3, 2026 by
BSSN Tertarik Pelajari Transformasi Digital UIN Malang, Smart Campus Tak Hanya Soal Teknologi
Ajay
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY – Transformasi digital di perguruan tinggi kini tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis teknologi. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan integrasi data dan keamanan siber, perguruan tinggi dituntut membangun ekosistem digital yang terencana, terhubung, dan aman.

Upaya itulah yang tengah dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Komitmen tersebut menarik perhatian Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang melakukan kunjungan kerja ke Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Malang. Rabu 3 Juni 2026.
Kunjungan ini menjadi ruang diskusi mengenai pembangunan infrastruktur teknologi informasi kampus, khususnya pengembangan *Enterprise Architecture* atau Arsitektur Perusahaan yang saat ini sedang disusun UIN Malang sebagai fondasi transformasi digital jangka panjang.

Di banyak institusi pendidikan, sistem informasi sering berkembang secara parsial sesuai kebutuhan masing-masing unit. Akibatnya, muncul berbagai aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri, sulit terintegrasi, bahkan berpotensi menimbulkan duplikasi data. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang ingin diatasi melalui pengembangan *Enterprise Architecture*.

Ketua PTIPD UIN Malang bersama tim memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan dalam menyusun peta jalan transformasi digital kampus. Dalam prosesnya, UIN Malang menggandeng Brainmatics, perusahaan konsultan yang memiliki pengalaman dalam pengembangan *Enterprise Architecture* di berbagai institusi.
Perwakilan Brainmatics, Mulyana, menjelaskan bahwa *Enterprise Architecture* merupakan pendekatan strategis yang menghubungkan proses bisnis, data, aplikasi, dan infrastruktur teknologi ke dalam satu kerangka yang terintegrasi.

"Pengembangan Enterprise Architecture di UIN Malang ini bukan sekadar membangun sistem IT baru, melainkan menyelaraskan seluruh proses bisnis akademis dan non-akademis agar saling terintegrasi. Dengan blueprint yang matang, kita memastikan tidak ada lagi sistem yang berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih, sehingga pelayanan kampus menjadi jauh lebih efisien," ujarnya.

Menurut dia, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga kesesuaian antara kebutuhan organisasi, tata kelola, serta kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya.

Dalam diskusi tersebut, aspek keamanan siber juga menjadi perhatian utama. Kehadiran BSSN dinilai strategis karena lembaga tersebut memiliki mandat dalam menjaga keamanan ruang siber nasional.

Bagi perguruan tinggi yang semakin bergantung pada sistem digital, perlindungan terhadap data akademik, data mahasiswa, hingga berbagai layanan daring menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Karena itu, pembangunan arsitektur teknologi harus berjalan seiring dengan penerapan standar keamanan informasi yang kuat.

Pertemuan antara PTIPD UIN Malang dan BSSN tidak hanya membahas perkembangan teknologi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam penguatan tata kelola keamanan siber di lingkungan kampus.

Langkah yang ditempuh UIN Malang menunjukkan bahwa konsep *Smart Campus* bukan sekadar menghadirkan aplikasi dan layanan digital. Lebih dari itu, *Smart Campus* membutuhkan fondasi yang terintegrasi, tata kelola yang baik, serta sistem keamanan yang mampu menjamin keandalan layanan di era digital.

Melalui sinergi antara PTIPD, BSSN, dan Brainmatics, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berupaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga aman dan tepercaya sebagai penopang layanan pendidikan tinggi di masa depan.



Editor: Humas
Reporter: Abadi Wijaya
Fotografer: Ajay
BSSN Tertarik Pelajari Transformasi Digital UIN Malang, Smart Campus Tak Hanya Soal Teknologi
Ajay June 3, 2026
Share this post
Tags
Archive