Skip to Content

Kuliah Perdana Malang Mbois Tekankan Pentingnya Kecerdasan Finansial bagi Generasi Z

September 14, 2026 by
Kuliah Perdana Malang Mbois Tekankan Pentingnya Kecerdasan Finansial bagi Generasi Z
Faiqotul himmah
MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY - Kemampuan akademik tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran kesiapan mahasiswa dalam menghadapi kehidupan setelah lulus. Di tengah perubahan zaman dan tantangan yang semakin kompleks, mahasiswa, khususnya Generasi Z, perlu memiliki kecerdasan finansial agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Pesan tersebut disampaikan oleh anggota komisi XI DPR RI Dr. M. Hasanudin Wahid, M.Hum. dalam kegiatan Kuliah Perdana Malang Mbois yang berlangsung di Ruang SC Lantai 2, Senin, 14 September 2026.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang lebih kompleks dari sekadar pencapaian akademik. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi merupakan sebuah pencapaian, tetapi kemampuan dalam berpikir, mengambil keputusan, serta mengelola keuangan menjadi bekal penting untuk menghadapi kehidupan yang semakin dinamis.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Generasi Z berbeda dengan generasi sebelumnya. Perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, serta kemudahan transaksi digital membuat mahasiswa perlu memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mengelola keuangan sejak dini.
“Khas mahasiswa adalah kemandirian. Bukan hanya kemandirian secara fisik, tetapi juga kemandirian dalam berpikir dan kemandirian finansial,” ujarnya.

Ia mengajak mahasiswa untuk merefleksikan bagaimana mereka menggunakan sumber daya finansial yang dimiliki. Apakah lebih banyak digunakan untuk belanja daring, berjalan-jalan, atau sekadar nongkrong. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu mulai disadari dan dikelola agar mahasiswa mampu membangun pola keuangan yang sehat.

Pembelajaran mengenai pengelolaan keuangan menjadi penting karena mahasiswa akan dihadapkan pada berbagai keputusan finansial setelah menyelesaikan pendidikan. Mulai dari menentukan pekerjaan, memilih tempat tinggal, mengambil kredit, hingga memutuskan apakah pendapatan akan digunakan untuk konsumsi, ditabung, atau diinvestasikan.

“Ketika habis kuliah, kalian akan menjawab pertanyaan: kerja di mana, mau mengambil kredit di mana, mau tinggal di mana. Kalau punya uang, mau disimpan, diinvestasikan, ditabung, atau dihabiskan dalam sekejap?” tuturnya.

Dalam penyampaiannnya Ia juga menggambarkan keputusan finansial jangka panjang yang kelak akan dihadapi mahasiswa, termasuk pilihan antara mengontrak atau membeli rumah. Berbagai keputusan tersebut membutuhkan kemampuan untuk mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, risiko, serta kondisi keuangan secara matang.

Karena itu, kecerdasan finansial dinilai menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Pada akhirnya, ia mengingatkan mahasiswa bahwa masa depan bukan sesuatu yang hanya ditunggu, melainkan perlu dipersiapkan sejak sekarang.
“Mimpi kalian didesain hari ini,” pungkasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan mahasiswa bukan hanya tentang menyelesaikan pendidikan dengan prestasi akademik, tetapi juga tentang mempersiapkan kemampuan berpikir, mengambil keputusan, dan mengelola kehidupan secara mandiri, termasuk dalam aspek finansial.

Editor: Humas
Reporter: Faiq
Fotografer: Humas
Kuliah Perdana Malang Mbois Tekankan Pentingnya Kecerdasan Finansial bagi Generasi Z
Faiqotul himmah September 14, 2026
Share this post
Tags
Archive