Skip to Content

Mahasiswa Pendidikan Dokter UIN Malang Raih Medali Perunggu MHQ 20 Juz Putra di PORSI Jawara 2026

September 11, 2026 by
Mahasiswa Pendidikan Dokter UIN Malang Raih Medali Perunggu MHQ 20 Juz Putra di PORSI Jawara 2026
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah

MALIKI ISLAMIC UNIVERSITY- Kesibukan di penghujung masa sarjana tidak menyurutkan langkah Abubakar, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter semester 7, untuk kembali menguji hafalan Al-Qur’an dalam kompetisi. Setelah sempat ragu karena persiapan yang terbatas, ia justru berhasil membawa pulang medali perunggu cabang Musabaqah Hifzil Qur’an 20 juz Putra dalam PORSI Jawara tingkat nasional.

Kompetisi antarkampus Islam negeri se-Indonesia tersebut digelar pada 9–13 September 2026. Pada cabang MHQ 20 juz putra dan putri, terdapat 26 peserta yang turut berkompetisi.

Perjalanan Abubakar dalam perlombaan tersebut tidak langsung berjalan mulus. Pada babak penyisihan, ia tampil urutan ke-23, dan final tampil urutan ke-8 pada babak final.

Rasa panik dan gugup sempat muncul ketika ia tampil. Maklum, kompetisi MHQ 20 juz kali ini menjadi pengalaman pertamanya di kategori tersebut. Sebelumnya, Abubakar lebih sering mengikuti lomba pada kategori 5 juz maupun cabang tartil. Ia juga terakhir mengikuti lomba MHQ pada 2022.

“Ini pertama kali ikut lomba MHQ kategori 20 juz, yang mana sebelumnya hanya berani ikut kategori 5 juz ataupun cabang tartil. Pengalaman terakhir pada tahun 2022 sejak terakhir kali ikut lomba MHQ, jadi perasaan panik muncul kembali sehingga lumayan mengacaukan fokus saat penampilan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut semakin terasa karena persiapan yang dilakukan tidak maksimal. Padatnya perkuliahan dan berbagai kewajiban lain membuatnya kesulitan menemukan waktu khusus untuk murojaah. Meski demikian, ia tetap berusaha menjaga hafalan dengan meluangkan waktu untuk mengulang Al-Qur’an, minimal satu juz setiap hari.

Menjelang dan saat menghadapi perlombaan, Abubakar berusaha mengelola kegugupannya dengan memperbanyak istighfar, berdoa, dan menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah. Ia juga mengambil waktu untuk menarik napas dalam-dalam agar dapat kembali menenangkan diri dan menjaga fokus.

Kurangnya persiapan serta beberapa kesalahan ketika tampil sempat membuat Abubakar pesimis dapat meraih juara. Namun, hasil akhir justru memberikan kejutan. Ia berhasil menduduki posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu. 

“Alhamdulillah sangat bahagia bisa turut membawa baik nama kampus, apalagi di masa akhir sarjana ini, walaupun awalnya sempat ragu untuk bisa mendapatkan juara karena kurangnya persiapan,” ujarnya.

Bagi Abubakar, pengalaman tersebut bukan sekadar tentang mendapatkan medali. Ia memandang proses menghafal Al-Qur’an sebagai perjalanan yang perlu dibangun dengan niat yang ikhlas dan tidak berhenti pada hafalan semata.

Ia berpesan kepada siapa pun yang sedang menghafalkan Al-Qur’an agar senantiasa mengiringi hafalan dengan memahami maknanya. Menurutnya, pemahaman terhadap ayat dapat membantu proses menghafal sekaligus menjadi bekal untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Ikhlaskan niat dalam menghafal Qur’an, selalu iringi dengan memahami maknanya karena akan memudahkan dalam menghafal dan mengamalkannya, dan jangan lupa berdoa agar mendapatkan syafaat Al-Qur’an nanti di hari kiamat,” pesannya.


Editor: Humas
Reporter: Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah
Fotografer: Istimewa
Mahasiswa Pendidikan Dokter UIN Malang Raih Medali Perunggu MHQ 20 Juz Putra di PORSI Jawara 2026
Mawa Noviana Nadiyatus Sholichah September 11, 2026
Share this post
Tags
Archive